Rabu, 19 Januari 2022 | 05.46 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Sidang Dugaan Korupsi Pemeliharaan Jalan Rp2,4 M, Mantan Kadis BMBK Sumut Dituntut 4,5 Tahun Bui

Sidang Dugaan Korupsi Pemeliharaan Jalan Rp2,4 M, Mantan Kadis BMBK Sumut Dituntut 4,5 Tahun Bui

Reporter : Reza D | Jumat, 14 Januari 2022 - 09:19 WIB

IMG-111811

Para terdakwa saat menjalani sidang tuntutan. (ist/metro24jam.com)

MGID Sky Scrapper
Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mohammad Junio Ramandre menuntut Muhammad Armand Effendy Pohan selama 4 tahun 6 bulan (4,5 tahun) penjara dan denda sebesar Rp100 juta subsider 6 bulan kurungan.

Mantan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sumut, dianggap terbukti korupsi kegiatan pemeliharaan rutin Jalan Provinsi di Kabupaten Langkat yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran (TA) 2020 sebesar Rp2.499.769.520.

“Meminta majelis hakim supaya menjatuhkan hukuman pidana kepada terdakwa Muhammad Armand Effendy Pohan selama 4 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan,” ujar JPU dalam sidang virtual di Ruang Cakra II Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (13/1/2022).

Selain itu, JPU dari Kejari Langkat tersebut juga menuntut Effendy Pohan untuk membayar Uang Pengganti (UP) kerugian negara sebesar Rp 1.070.000.000.

Dengan ketentuan, apabila terdakwa tidak mampu membayar uang pengganti dan harta bendanya tidak mencukupi, maka diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun 3 bulan.

Tiga terdakwa lain dalam perkara sama yakni Irman Dirwansyah selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Agussuti Nasution selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Tengku Syahril selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu dituntut masing-masing selama 1 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan. 

“Ketiga terdakwa tidak dibebankan membayar uang pengganti karena telah mengembalikan kerugian negara sebesar Rp 897 juta,” cetus Junio.

Perbuatan para terdakwa dianggap terbukti melanggar Pasal 3 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Usai mendengarkan tuntutan, Hakim Ketua, Jarihat Simarmata memberikan kesempatan kepada penasihat hukum para terdakwa untuk menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pada sidang pekan depan.

Dalam dakwaan JPU Mohammad Junio Ramandre, terdakwa Effendy Pohan menyetujui pelaksanaan kegiatan rehabilitasi/pemeliharaan rutin di Kabupaten Langkat tanpa ada perencanaan dan pekerjaan yang tidak sesuai dengan DPA-SKPD.

“Memerintahkan pembayaran tanpa melakukan pengujian dan penelitian kebenaran materiil terhadap Surat Pertanggungjawaban (SPJ), melakukan pengeluaran atas beban anggaran daerah untuk tujuan lain dari yang telah ditetapkan dalam APBD dan melakukan pengeluaran atas belanja beban APBD tanpa didukung dengan bukti yang lengkap dan sah,” ujar JPU.

Selain itu, terdakwa juga tidak melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran SKPD yang dipimpinnya, menerima sesuatu yang bukan haknya yang patut diketahui atau diduga berkaitan dengan pengadaan barang/jasa.

“Melakukan pengelolaan keuangan daerah yang tidak taat pada peraturan perundang-undangan serta tidak memperhatikan rasa keadilan menunjuk PPTK dalam kegiatan rehabilitasi/pemeliharaan Jalan Provinsi di Kabupaten Langkat tidak sesuai dengan kopetensi jabatan,” pungkas Junio.

Perbuatan Effendy Pohan memperkaya diri sendiri sejumlah Rp1.070.000.000, Ir Dirwansyah Rp732.274.000, Agussuti Nasution Rp105 juta dan Tengku Syahril Rp60 juta. Sehingga total kerugian negara sebesar Rp1.987.935.253. (*)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
3 Rumah Terbakar di Porsea, Tim TPL Bantu Unit Damkar Pemkab Toba Padamkan Api

3 Rumah Terbakar di Porsea, Tim TPL Bantu Unit Damkar Pemkab Toba Padamkan Api

Tiga unit rumah warga yang di Desa Simpang Sigura-gura, Kecamatan Porsea rusak parah setelah terjadi musibah kebakaran, Senin (18/01/2022) malam.Untuk ...
Curi Motor di Hotel Alam, 2 Tersangka Ditangkap, 1 Ditembak, Temannya dan Penadah Buron

Curi Motor di Hotel Alam, 2 Tersangka Ditangkap, 1 Ditembak, Temannya dan Penadah Buron

Unit Reskrim Polsek Medan Area berhasil meringkus 2 tersangka pelaku pencurian sepedamotor, Senin (10/1/2022). Seorang di antaranya, dilumpuhkan polisi dengan ...
Dinyatakan Tidak Terbukti Lakukan Pemalsuan Akta, Pengusaha Minuman Vigour Divonis Bebas

Dinyatakan Tidak Terbukti Lakukan Pemalsuan Akta, Pengusaha Minuman Vigour Divonis Bebas

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan memvonis bebas pengusaha minuman vigour, David Putranegoro alias Lim Kwek Liong (64) Senin (17/1/2022). ...
Otak Pelaku Pembunuhan di Kafe 77 Dituntut Hukuman Seumur Hidup Penjara

Otak Pelaku Pembunuhan di Kafe 77 Dituntut Hukuman Seumur Hidup Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chandra Priono Naibaho menuntut Edi Fananta Ginting hukuman seumur hidup penjara. Pria 21 tahun ini dianggap ...
Bersama Forwakum Sumut, Kejari Medan Bagikan 200 Paket Bahan Pangan

Bersama Forwakum Sumut, Kejari Medan Bagikan 200 Paket Bahan Pangan

Forum Wartawan Hukum Sumatera Utara (Forwakum Sumut) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan 200 paket ...
HBM Consultant Siap Bantu Urus Manajemen Pajak di Siantar-Simalungun

HBM Consultant Siap Bantu Urus Manajemen Pajak di Siantar-Simalungun

Harmonisasi Bisnis Management (HBM), menggelar Soft Opening di Jalan Raya, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Senin (17/1/2022) siang.Alfiando Jayali ...
Horas Laundry
MGID

Loading…


Awie
AdvertNative 320 x 200