Rabu, 19 Januari 2022 | 05.32 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Tak Terbukti Penipuan, PN Medan Vonis Lepas Manager PT BAS

Tak Terbukti Penipuan, PN Medan Vonis Lepas Manager PT BAS

Reporter : Reza D | Rabu, 12 Januari 2022 - 20:58 WIB

IMG-111795

Sidang dengan terdakwa Irno. (ist/metro24jam.com)

MGID Sky Scrapper
Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan memvonis lepas (onslag) terhadap Manager PT Buana Aceh Sejahtera (BAS), Irno, dalam sidang virtual di Ruang Cakra VII, Rabu (12/1/2022).

Warga Jalan Kapten Sumarsono, Komplek Amari, Nomor 991 Kecamatan Medan Sunggal ini dinyatakan tidak terbukti melakukan penipuan pada pengerjaan proyek di Pemko Pematang Siantar terhadap atasannya sebesar Rp550 juta.

“Mengadili, menyatakan terdakwa Irno terbukti melakukan perbuatan. Akan tetapi, perbuatan tersebut bukan merupakan tindak pidana,” tandas Hakim Ketua, Phillip Mark Soentpiet.

Majelis hakim meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) agar melepaskan terdakwa dari segala tuntutan. “Melepaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum (onslag),” pungkas Philip.

Atas putusan tersebut, JPU Rahmayani Amir menyatakan akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Sebelumnya, JPU dari Kejatisu tersebut menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 3 tahun 3 bulan penjara karena dinilai melanggar Pasal 378 KUHPidana Tentang Penipuan.

Sementara itu, penasehat hukum terdakwa mengapresiasi putusan majelis hakim.

Dalam dakwaan JPU Rahmayani Amir, pada tanggal 30 Juni 2020 lalu, terdakwa Irno menghubungi Handrianto alias Ko Asiong (korban) dan mengatakan bahwa dia ada proyek PL di Siantar. Adapun pelaksana pekerjaan tersebut bersama Iswanto.

“Terdakwa mengajak korban untuk investasi di proyek yang berada di Kota Siantar. Yang mana pemiliknya merupakan teman terdakwa bernama Iswanto,” ujar JPU.

Saat itu, terdakwa dan Iswanto mengatakan apabila korban investasi untuk proyek tersebut, maka setelah 3 bulan modal korban akan dikembalikan dan mendapatkan keuntungan sebesar 30 persen.

Terdakwa mengatakan ada 4 paket proyek PL Pemko Siantar. Di mana, terdakwa selaku kuasa Direktur CV Ancabell mengatakan bisa untung 30 persen, yang akan dibagi dua masing-masing 15 persen. Terdakwa juga menyebutkan kalau Iswanto merupakan pelaksanaan proyek tersebut.

“Dikarenakan terdakwa merupakan manajer di perusahaan milik korban yaitu di PT Buana Aceh Sejahtera, korban percaya memberikan investasi modal kepada terdakwa,” cetus Rahmayani. Selanjutnya, terdakwa memberikan 4 dokumen proyek sebesar Rp 772.910.000.

Adapun proyek tersebut salah satunya yakni pembaharuan interior di Kantor Walikota Pematangsiantar. Pertama, korban mentransfer sebesar Rp 550 juta. Kemudian, terdakwa menghubungi korban kembali dan mengatakan ada tambahan proyek Siantar lagi 5 paket dengan janji keuntungan 30 persen dibagi dua.

“Sekitar November 2018, terdakwa menghubungi korban kembali untuk proyek PL di Kantor BPBD Pemko Medan, sebanyak 9 paket dan keuntungannya sebesar 30% sampai 40% dibagi dua dengan terdakwa. Sehingga jumlah keseluruhan proyek yang ditangani oleh terdakwa dan Iswanto berjumlah 18 proyek,” jelas JPU.

Singkat cerita, kenyataanya terdakwa  mengatakan kepada korban bahwa keseluruhan 18 proyek tersebut setelah dicek di Pemko Siantar dan Pemko Medan tersebut fiktif. Bahkan, Iswanto telah kabur. Pada 30 Juni 2020, korban melakukan penagihan dan menanyakan Iswanto. Namun, terdakwa mengatakan belum dibayarkan.

Korban juga menanyakan barang-barang meubel yang dikerjakan di rumah terdakwa.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian uang sebesar Rp 550 juta, beserta barang bahan material untuk membuat meubel seperti lemari dan meja yang telah diantar ke rumah terdakwa,” ucap Rahmayani. (*)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
3 Rumah Terbakar di Porsea, Tim TPL Bantu Unit Damkar Pemkab Toba Padamkan Api

3 Rumah Terbakar di Porsea, Tim TPL Bantu Unit Damkar Pemkab Toba Padamkan Api

Tiga unit rumah warga yang di Desa Simpang Sigura-gura, Kecamatan Porsea rusak parah setelah terjadi musibah kebakaran, Senin (18/01/2022) malam.Untuk ...
Curi Motor di Hotel Alam, 2 Tersangka Ditangkap, 1 Ditembak, Temannya dan Penadah Buron

Curi Motor di Hotel Alam, 2 Tersangka Ditangkap, 1 Ditembak, Temannya dan Penadah Buron

Unit Reskrim Polsek Medan Area berhasil meringkus 2 tersangka pelaku pencurian sepedamotor, Senin (10/1/2022). Seorang di antaranya, dilumpuhkan polisi dengan ...
Dinyatakan Tidak Terbukti Lakukan Pemalsuan Akta, Pengusaha Minuman Vigour Divonis Bebas

Dinyatakan Tidak Terbukti Lakukan Pemalsuan Akta, Pengusaha Minuman Vigour Divonis Bebas

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan memvonis bebas pengusaha minuman vigour, David Putranegoro alias Lim Kwek Liong (64) Senin (17/1/2022). ...
Otak Pelaku Pembunuhan di Kafe 77 Dituntut Hukuman Seumur Hidup Penjara

Otak Pelaku Pembunuhan di Kafe 77 Dituntut Hukuman Seumur Hidup Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chandra Priono Naibaho menuntut Edi Fananta Ginting hukuman seumur hidup penjara. Pria 21 tahun ini dianggap ...
Bersama Forwakum Sumut, Kejari Medan Bagikan 200 Paket Bahan Pangan

Bersama Forwakum Sumut, Kejari Medan Bagikan 200 Paket Bahan Pangan

Forum Wartawan Hukum Sumatera Utara (Forwakum Sumut) bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan 200 paket ...
HBM Consultant Siap Bantu Urus Manajemen Pajak di Siantar-Simalungun

HBM Consultant Siap Bantu Urus Manajemen Pajak di Siantar-Simalungun

Harmonisasi Bisnis Management (HBM), menggelar Soft Opening di Jalan Raya, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat, Senin (17/1/2022) siang.Alfiando Jayali ...
Horas Laundry
MGID

Loading…


Awie
AdvertNative 320 x 200