Selasa, 7 Desember 2021 | 02.56 WIB
Regal Springs
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>DPC FIKEP KSBSI Deliserdang Minta Bupati Rekomendasikan Kenaikan UMK 10 Persen

DPC FIKEP KSBSI Deliserdang Minta Bupati Rekomendasikan Kenaikan UMK 10 Persen

Reporter : Fani Ardana | Jumat, 26 November 2021 - 13:16 WIB

IMG-110887

DPC FIKEP KSBSI Deliserdang usai pertemuan dengan Dinas Tenaga Kerja. (ist/metro24jam.com)

MGID Sky Scrapper
Loading...

DELISERDANG, metro24jam.com – DPC Federasi Industri Kesehatan Energi dan Pertambangan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FIKEP KSBSI) Kabupaten Deliserdang meminta bupati untuk merekomendasikan kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) tahun 2022 sebesar 10%.

Hal itu disampaikan Ketua DPC FIKEP KSBSI Deliserdang, Donal Pardamean Sitorus, didampingi Sekretaris Evilinus Gea dan pengurus lainnya, saat melakukan pertemuan dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Deliserdang, Kamis (25/11/2021).

Pertemuan itu juga dihadiri Sekretaris Disnaker Norma Siagian didampingi Mustamar.

Donal Pardamean Sitorus juga menyatakan menolak Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibuslaw) no 11 tahun 2020, PP 34, 35, 36, 37 tahun 2021 dan Surat Edaran Mentri Dalam Negeri No:561/6393/sj.

Dikatakannya bahwa hal ini berdasarkan Statemen arahan ketua umum DPP KSBSI johannes darta pakpahan SH.MA dan Ketua korwil KSBSI sumut Nicholas Sutrisman SH MH.

“Sehubungan dengan disahkannya UU No. 11 tahun 2020 dan ditetapkannya PP No. 36 tahun 2021 Tentang Pengupahan yang mana sebagai acuan dasar Pemerintah Pusat menetapkan Upah Minimum Provinsi dan Upah Minimum Kabupaten/Kota. Bahwa rumusan perhitungan upah dengan menggunakan PP 36 tahun 2021 Tentang Pengupahan sangat merugikan buruh untuk memenuhi kebutuhan hidup layak, yang mana begitu pentingnya peranan upah sebagai pedoman untuk mewujudkan Masyarakat Adil, Makmur dan Sejahtera sesuai dengan amanah Undang-undang Dasar 1945,” kata Donal.

“Bahwa Surat Edaran Menteri Dalam Negri No:561/6393/sj dengan Perihal Penetapan Upah Minimum Tahun 2022 yang disampaikan kepada seluruh Gubernur di Indonesia dianggap telah menabrak undang-undang yang diatasnya yaitu UU RI Nomor 32 tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah pasal 1 ayat 5 yang berbunyi: Otonomi Daerah adalah hak, Wewenang, dan kewajiban Daerah Otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” lanjutnya.

Donal menambahkan, Kepala Daerah dipilih langsung oleh rakyat secara demokrasi, bukan diangkat maupun dipilih oleh menteri. Maka atas dasar itu kami meminta kepada guberbur, bupati dan walikota tidak harus mematuhi Surat Edaran yang dikeluarkan oleh menteri.

“Semoga pernyataan sikap ini yang kami sampaikan kepada Bapak Bupati Kabupaten Deli Serdang, Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang dan Bapak Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Deli Serdang agar dapat menindaklanjuti sebagaimana mestinya,” tandas Donal.

Sementara sekretaris Disnaker Deliserdang Norma Siagian menyambut baik kedatangan dari pihak DPC FIKEP KSBSI DS. Pihaknya akan segera berkoordinasi dan menindaklanjuti hal ini. (*)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Aksi Sadis Viral di Medsos, 4 Anggota Geng Motor ‘Simple Life’ Ditangkap, 2 di Antaranya Ditembak

Aksi Sadis Viral di Medsos, 4 Anggota Geng Motor ‘Simple Life’ Ditangkap, 2 di Antaranya Ditembak

Personel Polsek Medan Timur meringkus empat anggota geng motor, yang menamakan diri sebagai 'Simple Life', Senin (6/12/2021). Penangkapan itu merupakan ...
Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada Sergai 2020, Mantan Sekretaris KPUD dan 2 Kolega Jalani Sidang

Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada Sergai 2020, Mantan Sekretaris KPUD dan 2 Kolega Jalani Sidang

Kasus korupsi dana hibah Pilkada 2020 Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) senilai Rp32,2 miliar berlanjut ke meja hijau, Senin (6/12/2021). Tiga ...
2 Kali Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel di Rumah Tetangga, Kosmas Tarigan Tewas

2 Kali Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel di Rumah Tetangga, Kosmas Tarigan Tewas

Seorang pria tewas setelah 2 kali tersengat arus listrik dalam waktu beberapa menit di Desa Suka Mulia Hulu, Kecamatan Namorambe, ...
Kecamatan STM Hilir Dan Biru-Biru Jadi ‘Lahan Subur’ Judi Tembak Ikan

Kecamatan STM Hilir Dan Biru-Biru Jadi ‘Lahan Subur’ Judi Tembak Ikan

Wilayah Kecamatan Biru-Biru dan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara, kini marak dengan perjudian mesin ketangkasan yang biasa disebut ...
Kasus Dugaan Korupsi Pengalihan Fungsi Kawasan Suaka Margasatwa Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Dugaan Korupsi Pengalihan Fungsi Kawasan Suaka Margasatwa Naik ke Tingkat Penyidikan

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) IBN Wiswantanu secara resmi telah meningkatkan kasus dugaan korupsi pengalihan fungsi kawasan Suaka ...
1 Unit Rumah di Simpang Penara Terbakar, Bocah 6 Tahun Nyaris Gosong

1 Unit Rumah di Simpang Penara Terbakar, Bocah 6 Tahun Nyaris Gosong

Satu unit rumah di APDM Simpang Penara, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Tanjung Morawa terbakar, Minggu (5/12/2021) sekira pukul 16.00 Wib. ...
Horas Laundry
MGID

Loading…


Awie
AdvertNative 320 x 200