Selasa, 7 Desember 2021 | 04.26 WIB
Regal Springs
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Ditangkap Bareng Sekda Nias Utara, Dua Terdakwa Akui Jual Ekstasi ke Manajemen Bosque KTV

Ditangkap Bareng Sekda Nias Utara, Dua Terdakwa Akui Jual Ekstasi ke Manajemen Bosque KTV

Reporter : Reza D | Rabu, 24 November 2021 - 19:59 WIB

IMG-110829

Kedua terdakwa saat menjalani sidang. (ist/metro24jam.com)

MGID Sky Scrapper
Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Terdakwa Marson Ronaldo Pasaribu dan Bambang Darmadi Putra yang sempat ditangkap bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nias Utara, Yafeti Nazara, di tempat hiburan malam, Bosque KTV, memberikan keterangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (24/11/2021).

Dalam sidang yang digelar secara online tersebut, keduanya mengakui bahwa puluhan pil ekstasi yang ditemukan tersebut dijual di Bosque KTV. “Untuk dijual pak,” ucap kedua terdakwa.

Terkait uang yang ditemukan di lokasi, kedua terdakwa juga mengakui bahwa uang tersebut adalah hasil penjualan ekstasi. “Iya pak, uang hasil penjualan ekstasi,” kata keduanya.

Namun, saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Septian Napitupulu menanyakan siapa yang membeli ekstasi tersebut, kedua terdakwa mengatakan pihak manajemen.

“Manajemen pak,” jawabnya. Mendengar hal tersebut, hakim anggota, Abdul Hadi Nasution melirik jaksa.

“Catat ya Pak Jaksa, kalau di Jakarta udah ditutup itu tempat,” cetus hakim. Usai mendengar keterangan kedua terdakwa, Hakim Ketua, Ulina Marbun menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda tuntutan.

Dalam dakwaan JPU Septian Napitupulu, perkara tersebut berawal saat adanya razia gabungan dari petugas Polrestabes dan Pemko Medan atas adanya laporan masyarakat terkait dengan tempat hiburan malam Bosque KTV yang beroperasi selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Lalu, petugas gabungan mendatangi Bosque KTV. “Ketika dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan di Bosque KTV, ditemukan satu buah tas warna hitam berisi 18 butir pil ekstasi warna biru merk roles dan 7 butir pil ekstasi warna kuning merk monclear,” ujar JPU.

Selain itu, juga ditemukan dua buku catatan penjualan pil ekstasi di dalam gudang minuman. Saat dilakukan interogasi kepada beberapa karyawan, diketahui bahwa kedua terdakwa yakni Marson Ronaldo Pasaribu dan Bambang Darmadi Putra keluar masuk ke gudang minuman tempat ekstasi ditemukan.

Selanjutnya, petugas mencari dan mengamankan kedua terdakwa di lobi KTV. Kepada petugas, kedua terdakwa mengakui kepemilikan dan memperjualbelikan ekstasi tersebut di Bosque KTV. Kedua terdakwa juga mengakui menyimpan uang hasil penjualan ekstasi tersebut.

“Atas tunjukan kedua terdakwa, petugas menemukan uang tunai Rp17.500.000, di dalam ruangan kecil yang bersebelahan dengan gudang minuman. Lalu, kedua terdakwa dibawa ke Polrestabes Medan untuk proses hukum lebih lanjut,” cetus Septian.

Saat pemeriksaan di Polrestabes Medan, ternyata diketahui masih ada barang bukti ekstasi yang masih disimpan Marson di Bosque KTV. Selanjutnya, petugas membawa Marson ke lokasi.

“Marson menunjukkan tempat pil ekstasi disembunyikan yakni di bawah tumpukan sampah ruangan yang sedang direnovasi. Di situ, ditemukan 260 butir pil ekstasi yang terdiri dari 60 butir pil ekstasi warna biru merk roles dan 200 butir pil ekstasi warna kuning merk monclear serta uang tunai sebesar Rp 4 juta,” pungkas JPU dari Kejari Medan itu.

Perbuatan kedua terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (*)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Aksi Sadis Viral di Medsos, 4 Anggota Geng Motor ‘Simple Life’ Ditangkap, 2 di Antaranya Ditembak

Aksi Sadis Viral di Medsos, 4 Anggota Geng Motor ‘Simple Life’ Ditangkap, 2 di Antaranya Ditembak

Personel Polsek Medan Timur meringkus empat anggota geng motor, yang menamakan diri sebagai 'Simple Life', Senin (6/12/2021). Penangkapan itu merupakan ...
Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada Sergai 2020, Mantan Sekretaris KPUD dan 2 Kolega Jalani Sidang

Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada Sergai 2020, Mantan Sekretaris KPUD dan 2 Kolega Jalani Sidang

Kasus korupsi dana hibah Pilkada 2020 Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) senilai Rp32,2 miliar berlanjut ke meja hijau, Senin (6/12/2021). Tiga ...
2 Kali Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel di Rumah Tetangga, Kosmas Tarigan Tewas

2 Kali Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel di Rumah Tetangga, Kosmas Tarigan Tewas

Seorang pria tewas setelah 2 kali tersengat arus listrik dalam waktu beberapa menit di Desa Suka Mulia Hulu, Kecamatan Namorambe, ...
Kecamatan STM Hilir Dan Biru-Biru Jadi ‘Lahan Subur’ Judi Tembak Ikan

Kecamatan STM Hilir Dan Biru-Biru Jadi ‘Lahan Subur’ Judi Tembak Ikan

Wilayah Kecamatan Biru-Biru dan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara, kini marak dengan perjudian mesin ketangkasan yang biasa disebut ...
Kasus Dugaan Korupsi Pengalihan Fungsi Kawasan Suaka Margasatwa Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Dugaan Korupsi Pengalihan Fungsi Kawasan Suaka Margasatwa Naik ke Tingkat Penyidikan

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) IBN Wiswantanu secara resmi telah meningkatkan kasus dugaan korupsi pengalihan fungsi kawasan Suaka ...
1 Unit Rumah di Simpang Penara Terbakar, Bocah 6 Tahun Nyaris Gosong

1 Unit Rumah di Simpang Penara Terbakar, Bocah 6 Tahun Nyaris Gosong

Satu unit rumah di APDM Simpang Penara, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Tanjung Morawa terbakar, Minggu (5/12/2021) sekira pukul 16.00 Wib. ...
Horas Laundry
MGID

Loading…


Awie
AdvertNative 320 x 200