Selasa, 7 Desember 2021 | 03.11 WIB
Regal Springs
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Kasus Kredit Macet Rp35,1 M di Bank Sumut KCP Galang, Mantan Pimpinan Sebut Dana Dicairkan Melalui Salikin

Kasus Kredit Macet Rp35,1 M di Bank Sumut KCP Galang, Mantan Pimpinan Sebut Dana Dicairkan Melalui Salikin

Reporter : Reza D | Selasa, 23 November 2021 - 08:40 WIB

IMG-110768

Saksi dan terdakwa di persidangan. (ist/metro24jam.com)

MGID Sky Scrapper
Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Pimpinan Cabang PT Bank Sumut Kantor Cabang Pembantu (KCP) Galang Deliserdang periode 2017-2020 mengungkapkan, bahwa sejumlah nasabah yang mengajukan berbagai jenis kredit, dananya dicairkan kepada debitur bernama Salikin.

Hal itu disampaikan Martin saat menjadi saksi dalam kasus dugaan kredit macet di bank plat merah tersebut yang mengakibatkan kerugian keuangan negara senilai Rp35,1 miliar di Ruang Cakra II Pengadilan Tipikor Medan, Senin (22/11/2021).

Tiga terdakwa dalam perkara ini adalah Legiarto dan Ramlan, mantan Pimpinan dan Wakil Pimpinan Bank Sumut KCP Galang serta seorang debitur bernama Salikin.

“Dari sekitar 125 debitur, ada juga yang sudah lunas pinjaman pokoknya dan ada juga sama sekali tidak membayar cicilan kredit seperti atas nama Mulyadi dan Suhadi,” ucap Martin menjawab pertanyaan hakim anggota, Ibnu Kholik.

Fakta lain terungkap di persidangan yakni beberapa surat tanah yang diagunkan ke PT Bank Sumut KCP Galang, sudah dialihkan atas nama orang lain.

“Rata-rata SK jual beli di hadapan Kades. Rata-rata non sertifikat, Yang Mulia,” pungkas Martin.

Saksi lainnya, Erwin Zaini selaku legal Bank Sumut mengatakan, dirinya juga pernah ditugaskan dalam proses analisa kredit dan diberi tugas ke lapangan. “Ada debitur lain tapi sesungguhnya atas nama debitur, Salikin. Iya, ada permohonan kredit yang bermasalah. Ada permintaan pimpinan bank agar proses kreditnya dibantu,” cetus Erwin

Sepengetahuan saksi, para debitur memiliki usaha. Seperti pedagang ayam, bisnis isi ulang air minum kemasan dan lainnya. Saksi selanjutnya, Agung Guliono selaku analis Bank Sumut menegaskan, bangunan maupun tanah yang diagunkan harus lebih besar dari nilai kredit (pinjaman) yang diajukan.

“Ada kita lakukan survey ke lapangan. Biasanya 2 orang. Melakukan penaksiran harga akad yang akan diagunkan. Hasilnya kami teruskan ke pimpinan. Bisa juga pimpinan menyetujui diberikan kredit walau tim penaksir harga mengatakan yang bersangkutan tidak pantas diberikan kredit,” papar Agung.

Usai mendengarkan keterangan para saksi, Hakim Ketua, Syafril Pardamean Batubara melanjutkan persidangan hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan dari saksi lainnya. (*)

BACA JUGA:
Dilimpahkan JPU, Sidang Kasus Korupsi Mantan Pejabat Bank Sumut KCP Galang Digelar 8 November

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Aksi Sadis Viral di Medsos, 4 Anggota Geng Motor ‘Simple Life’ Ditangkap, 2 di Antaranya Ditembak

Aksi Sadis Viral di Medsos, 4 Anggota Geng Motor ‘Simple Life’ Ditangkap, 2 di Antaranya Ditembak

Personel Polsek Medan Timur meringkus empat anggota geng motor, yang menamakan diri sebagai 'Simple Life', Senin (6/12/2021). Penangkapan itu merupakan ...
Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada Sergai 2020, Mantan Sekretaris KPUD dan 2 Kolega Jalani Sidang

Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada Sergai 2020, Mantan Sekretaris KPUD dan 2 Kolega Jalani Sidang

Kasus korupsi dana hibah Pilkada 2020 Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) senilai Rp32,2 miliar berlanjut ke meja hijau, Senin (6/12/2021). Tiga ...
2 Kali Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel di Rumah Tetangga, Kosmas Tarigan Tewas

2 Kali Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel di Rumah Tetangga, Kosmas Tarigan Tewas

Seorang pria tewas setelah 2 kali tersengat arus listrik dalam waktu beberapa menit di Desa Suka Mulia Hulu, Kecamatan Namorambe, ...
Kecamatan STM Hilir Dan Biru-Biru Jadi ‘Lahan Subur’ Judi Tembak Ikan

Kecamatan STM Hilir Dan Biru-Biru Jadi ‘Lahan Subur’ Judi Tembak Ikan

Wilayah Kecamatan Biru-Biru dan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara, kini marak dengan perjudian mesin ketangkasan yang biasa disebut ...
Kasus Dugaan Korupsi Pengalihan Fungsi Kawasan Suaka Margasatwa Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Dugaan Korupsi Pengalihan Fungsi Kawasan Suaka Margasatwa Naik ke Tingkat Penyidikan

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) IBN Wiswantanu secara resmi telah meningkatkan kasus dugaan korupsi pengalihan fungsi kawasan Suaka ...
1 Unit Rumah di Simpang Penara Terbakar, Bocah 6 Tahun Nyaris Gosong

1 Unit Rumah di Simpang Penara Terbakar, Bocah 6 Tahun Nyaris Gosong

Satu unit rumah di APDM Simpang Penara, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Tanjung Morawa terbakar, Minggu (5/12/2021) sekira pukul 16.00 Wib. ...
Horas Laundry
MGID

Loading…


Awie
AdvertNative 320 x 200