Selasa, 7 Desember 2021 | 03.31 WIB
Regal Springs
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Oknum Perangkat Nagori Bandar Siantar Disebut Bantu Urus Identitas Palsu DPO Kasus Curanmor

Oknum Perangkat Nagori Bandar Siantar Disebut Bantu Urus Identitas Palsu DPO Kasus Curanmor

Reporter : Agus Suhendra | Kamis, 28 Oktober 2021 - 19:47 WIB

IMG-110259

Kantor Pangulu Nagori Bandar Siantar, Kecamatan Gunung Malela, Simalungun. (Suhendra/metro24jam.com)

MGID Sky Scrapper
Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Penyebab kematian seorang terduga pelaku pencurian sepedamotor yang sempat dipertanyakan, menyeret banyak pihak dan menyisakan banyak cerita bagi warga Nagori Bandar Siantar, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.

Salah satunya disebut, seorang oknum perangkat nagori Bandar Siantar berinisial S. Ia terseret kasus tersebut karena diduga telah mengurus surat domisili dan identitas palsu berupa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada terduga pelaku MN alias Lampung, yang saat ini sudah meninggal dunia.

Hal itu disesali S, salah seorang kerabat dari teman MN. Kepada Metro24jam.com, S menyampaikan kekesalannya terhadap oknum perangkat nagori setempat.

“Saya kesal dengan gamot (kepala dusun) di sini, tanpa permisi dengan saya, nama dia malah diganti dengan Japar dan domisili pun sudah di Nagori Bandar Siantar, Kecamatan Bandar Malela. Padahal dia (MN) itu orang Lampung.

“Kan, adik ipar saya yang bawa si MN ini dari Lampung. Katanya mau cari kerja di sini. Kok tiba-tiba namanya diganti jadi Japar. Itu kan sudah pemalsuan,” sebutnya ditemui di lokasi penampungan kelapa sawit di Bandar Siantar, tempat nya saat ini bekerja merenovasi bangunan, Rabu (27/10/2021) sore.

Ia menjelaskan, bahwa selama ini, ia mengetahui bahwa MN dan adik iparnya terlibat kejahatan di daerah Provinsi Lampung.

Belakangan baru diketahui dari pihak kepolisian, bahwa pria yang dikenalnya sekitar setahun setengah lalu itu ternyata memiliki catatan kejahatan luar biasa di kampung halamannya.

Atas dasar itu pula, pihak kepolisian melarang S untuk membawa pulang jenazah MN ke kampung halamannya.

“Anak almarhum di daerah Lampung, sempat mentransfer uang Rp25.500.000 kepada saya untuk biaya pemulangan jenazah orangtuanya, tapi polisi melarang,” katanya.

“Pihak kepolisian meragukan keselamatan saya dalam perjalanan ke kampung halaman almarhum, mengingat catatan kasus almarhum di daerah Lampung tergolong besar,” lanjut S.

Lebih lanjut menurut S, berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, MN juga pernah menghabisi korbannya. “Kasusnya pun ya itu juga, katanya curanmor,” imbuhnya.

“Sejak penangkapan di komplek perumahan guru SD Bandar Siantar dibarengi suara letusan tembakan bersahutan, sejak itu pula keberadaan adik ipar saya yang sempat satu rumah dengan istrinya dan almarhum pun, sampai saat ini tidak diketahui lagi,” bebernya.

“Saya dan warga lainya mendengar suara tembakan itu, usai melaksanakan ibadah sholat Jum’at. Tetapi tak lama kemudian, saya menerima kabar almarhum sudah di ruang pendingin RSUD Siantar,” lanjutnya.

Sementara seorang teman MN berinisial AI saat ini dikabarkan masih mendekam di sel tahanan berikut barang bukti.

Terpisah, Pangulu Nagori Bandar Siantar Suroso ketika dikonfirmasi melalui Sekdes Akhiruddin membenarkan adanya oknum perangkat desa yang membantu dalam hal pengurusan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Kemarin memang ada ku dengar. Tapi saya lupa namanya,” sebutnya via aplikasi WhatsApp.

Suroso mengaku menyesalkan peristiwa itu dan dia berharap ini akan menjadi pembelajaran ke depan agar bawahannya lebih berhati-hati dalam hal pengurusan KK dan KTP. Ia pun berjanji akan menegur oknum dimaksud.

Kemudian ia juga mengamini bahwa pada Rabu (27/10/2021) sore, pihak kepolisian mengamankan seorang tersangka pengedar sabu-sabu di Nagori Bandar Siantar.

“Iya, 1 orang tertangkap. Semoga narkoba ini betul-betul diberantas pihak kepolisian,” kata via WhatsApp, Kamis (28/10/2021) siang. (*)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Aksi Sadis Viral di Medsos, 4 Anggota Geng Motor ‘Simple Life’ Ditangkap, 2 di Antaranya Ditembak

Aksi Sadis Viral di Medsos, 4 Anggota Geng Motor ‘Simple Life’ Ditangkap, 2 di Antaranya Ditembak

Personel Polsek Medan Timur meringkus empat anggota geng motor, yang menamakan diri sebagai 'Simple Life', Senin (6/12/2021). Penangkapan itu merupakan ...
Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada Sergai 2020, Mantan Sekretaris KPUD dan 2 Kolega Jalani Sidang

Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada Sergai 2020, Mantan Sekretaris KPUD dan 2 Kolega Jalani Sidang

Kasus korupsi dana hibah Pilkada 2020 Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) senilai Rp32,2 miliar berlanjut ke meja hijau, Senin (6/12/2021). Tiga ...
2 Kali Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel di Rumah Tetangga, Kosmas Tarigan Tewas

2 Kali Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel di Rumah Tetangga, Kosmas Tarigan Tewas

Seorang pria tewas setelah 2 kali tersengat arus listrik dalam waktu beberapa menit di Desa Suka Mulia Hulu, Kecamatan Namorambe, ...
Kecamatan STM Hilir Dan Biru-Biru Jadi ‘Lahan Subur’ Judi Tembak Ikan

Kecamatan STM Hilir Dan Biru-Biru Jadi ‘Lahan Subur’ Judi Tembak Ikan

Wilayah Kecamatan Biru-Biru dan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara, kini marak dengan perjudian mesin ketangkasan yang biasa disebut ...
Kasus Dugaan Korupsi Pengalihan Fungsi Kawasan Suaka Margasatwa Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Dugaan Korupsi Pengalihan Fungsi Kawasan Suaka Margasatwa Naik ke Tingkat Penyidikan

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) IBN Wiswantanu secara resmi telah meningkatkan kasus dugaan korupsi pengalihan fungsi kawasan Suaka ...
1 Unit Rumah di Simpang Penara Terbakar, Bocah 6 Tahun Nyaris Gosong

1 Unit Rumah di Simpang Penara Terbakar, Bocah 6 Tahun Nyaris Gosong

Satu unit rumah di APDM Simpang Penara, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Tanjung Morawa terbakar, Minggu (5/12/2021) sekira pukul 16.00 Wib. ...
Horas Laundry
MGID

Loading…


Awie
AdvertNative 320 x 200