Jumat, 29 Oktober 2021 | 01.11 WIB
Regal Springs
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Mantan Bupati Labusel Diadili Kasus Korupsi Pajak Bumi dan Bangunan

Mantan Bupati Labusel Diadili Kasus Korupsi Pajak Bumi dan Bangunan

Reporter : Reza D | Selasa, 12 Oktober 2021 - 12:19 WIB

IMG-109924

Terdakwa, Wildan Aswan Tanjung saat menjalani sidang virtual.(reza/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

MEDAN, metro24jam.com – Didakwa korupsi uang biaya pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Sektor Perkebunan sebesar Rp1.966.683.208, mantan Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Wildan Aswan Tanjung diadili secara virtual di Ruang Cakra II Pengadilan Tipikor Medan, Senin (11/10/2021).

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Robertson Pakpahan, uang insentif pemungutan PBB tersebut digunakan terdakwa bersama sejumlah stafnya sebagai tambahan penghasilan alias untuk memperkaya diri sendiri. Perbuatan tersebut dilakukan mulai Tahun Anggaran (TA) 2013 hingga 2015, saat Pemkab Labusel menerima biaya pemungutan PBB Sektor Perkebunan dari Pemerintah Pusat yang nilai per tahunnya miliaran rupiah.

Namun, biaya pemungutan PBB yang diterima oleh Pemkab Labusel tersebut, ternyata digunakan oleh terdakwa bersama Marahalim Harahap dan Salatielo Laoli untuk memperkaya diri.

“Pada tanggal 23 Mei 2013, terdakwa menggunakan dana insentif PBB Sektor Perkebunan bersama Marahalim Harahap dan Salatieli Laoli sebagai tambahan penghasilan,” ujar JPU.

Padahal, mereka mengetahui bahwa Pemkab Labusel tidak memiliki tugas dan kewenangan untuk menerima atau menggunakan dana insentif sebagai tambahan penghasilan.

Hal itu dikarenakan kegiatan pemungutan PBB Sektor Perkebunan adalah tugas dan kewenangan dari Pemerintah Pusat dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak.

Kemudian, untuk melaksanakan keinginan menggunakan dana insentif PBB Sektor Perkebunan sebagai tambahan penghasilan, terdakwa menandatangani Surat Perintah Bupati Labusel Nomor: 821.24/1165/BKD/II/2013 yang mengangkat Marahalim Harahap sebagai Plt Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Labusel.

Dalam peraturan Bupati tersebut, dijelaskan tentang penggunaan dan tata cara penyaluran biaya pemungutan PBB. Disebutkan bahwa pembagian biaya insentif pemungutan PBB untuk Sektor Perkebunan dan Perhutanan ada bagian Bupati sebesar 25 persen, Wakil Bupati 15 persen, Sekda 15 persen serta Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah 45 persen.

“Pemungutan PBB Sektor Perkebunan sebagai insentif telah melanggar asas kepatutan dan manfaat bagi masyarakat. Dibmana sesuai dengan defenisi, insentif pemungutan pajak dan retribusi adalah tambahan penghasilan yang diberikan sebagai penghargaan atas kinerja tertentu dalam melaksanakan pemungutan pajak dan retribusi. Sementara, daerah tidak memiliki peran dan tidak ada melakukan pemungutan PBB Sektor Perkebunan,” pungkas Robinson.

Namun, terdakwa bersama rekannya tetap memanfaatkan biaya pemungutan PBB Sektor Perkebunan tersebut untuk dibagi-bagi sebagai insentif kepada pejabat daerah Kabupaten Labusel serta pegawai negeri di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Sama halnya dengan anggaran 2014 dan 2015, hanya saja jumlah persen tiap penerima ada yang mengalami perubahan. Akibatnya, perbuatan terdakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp 1.966.683.208.

“Perbuatan terdakwa diatur dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana,” cetus JPU.

Usai mendengar dakwaan, Hakim Ketua, Saut Maruli Tua Pasaribu menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda nota eksepsi (keberatan) dari terdakwa maupun penasehat hukumnya. (*)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Rumah Sekaligus Bengkel Sepedamotor di Jalan Bakaran Batu Lubukpakam Terbakar

Rumah Sekaligus Bengkel Sepedamotor di Jalan Bakaran Batu Lubukpakam Terbakar

Rumah salah seorang warga di Jalan Bakaran Batu, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang ludes terbakar, Kamis (28/10/2021) sekira pukul 18.00 ...
Pelaku Pemerkosaan di Aceh Utara Diciduk Polisi, Korban Diancam Rekaman Mesum Akan Disebarkan

Pelaku Pemerkosaan di Aceh Utara Diciduk Polisi, Korban Diancam Rekaman Mesum Akan Disebarkan

Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Aceh Utara, meringkus 2 pelaku pemerkosaan terhadap anak di bawah umur. Kedua tersangka, masing-masing SY ...
Oknum Perangkat Nagori Bandar Siantar Disebut Bantu Urus Identitas Palsu DPO Kasus Curanmor

Oknum Perangkat Nagori Bandar Siantar Disebut Bantu Urus Identitas Palsu DPO Kasus Curanmor

Penyebab kematian seorang terduga pelaku pencurian sepedamotor yang sempat dipertanyakan, menyeret banyak pihak dan menyisakan banyak cerita bagi warga Nagori ...
Sarang Narkoba di Kelurahan Banjar dan Karo Digrebek, 3 Pengedar Sabu dan Ganja Diciduk

Sarang Narkoba di Kelurahan Banjar dan Karo Digrebek, 3 Pengedar Sabu dan Ganja Diciduk

Selama 2 hari 'mengendap' melakukan penyelidikan, personel Satuan Reserse Narkoba Polres Pematang Siantar menggerebek 'sarang narkoba' di Kelurahan (Kampung) Banjar ...
Polisi Lhokseumawe Ringkus 3 Pengedar Sabu-sabu, Lebih 2 Kilogram Disita

Polisi Lhokseumawe Ringkus 3 Pengedar Sabu-sabu, Lebih 2 Kilogram Disita

Satuan Reserse Narkoba Polres Lhokseumawe berhasil meringkus tiga pengedar sabu dari Kecamatan Muara Batu dan Samudera selama 2 pekan terakhir. ...
Tugas Khusus BPJS Kesehatan dalam Penanganan Pandemi Covid-19

Tugas Khusus BPJS Kesehatan dalam Penanganan Pandemi Covid-19

BPJS Kesehatan menggelar kegiatan Media Workshop dan Anugerah Lomba Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan Tahun 2021. Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan ...
MGID

Loading…


Awie
Horas Laundry
AdvertNative 320 x 200