Jumat, 24 September 2021 | 07.51 WIB
Regal Springs
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Kasus Vaksin Covid-19 Berbayar, Begini Kesaksian Polisi

Kasus Vaksin Covid-19 Berbayar, Begini Kesaksian Polisi

Reporter : Reza D | Rabu, 15 September 2021 - 20:11 WIB

IMG-109327

Terdakwa, dr Indra Wirawan saat menjalani sidang. (Reza/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

MEDAN, metro24jam.com – Sidang perkara dugaan jual beli vaksin covid-19 secara ilegal dengan terdakwa dr Indra Wirawan yang berstatus ASN dan Selviwaty alias Selvi, kembali digelar di Ruang Cakra II Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (8/9/2021).

Dalam sidang secara virtual tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua saksi dari kepolisian yakni Eliakim dan Suherman yang menangkap kedua terdakwa.

“Kami bergerak dari adanya informasi dari masyarakat terkait pelaksanaan vaksin berbayar di sebuah Club House, Jalan Perintis Kemerdekaan. Setelah kami cek ke lokasi. Benar, ada orang ramai melaksanakan vaksin,” ucap Eliakim.

Melihat itu, petugas langsung mengamankan sejumlah barang bukti beserta terdakwa Selviwaty yang saat itu tengah mengatur berjalannya vaksinasi.

“Yang diamankan saat itu ada 7 orang. Beberapa orang yang sudah divaksin, kami interogasi dan mereka jawab kalau vaksinnya bayar Rp250 ribu ke Selviwaty,” lanjut Eliakim.

Kemudian, petugas melakukan interogasi terhadap Selviwaty dan didapatkan informasi bahwa vaksin tersebut didapat dari terdakwa dr Indra Wirawan yang tak lain adalah dokter di Rutan Tanjung Gusta Medan.

“Kata dia (Selviwaty-red) vaksinnya dapat dari dokter Indra. Sementara Selviwaty sebagai pengumpul, hari itu juga kami cari dr Indra, kami tangkap di jalan,” pungkas Eliakim.

Setelah diintrogasi, Indra mengaku kalau masih ada sisa vaksin di rumahnya sekitar 18 botol. Sehingga petugas langsung pergi ke rumah Indra.

“Kami mendapat vaksin 18 botol di kulkasnya dan kami ambil semua sebagai barang bukti,” beber Eliakim.

Dalam sidang tersebut, Eliakim juga menyebutkan bahwa sejumlah orang yang ikut menyuntikkan vaksin merupakan bawahan dari Indra yang bekerja di Rutan Tanjung Gusta Medan.

Selain itu, berdasarkan hasil introgasi terhadap Indra, vaksin yang ia dapat harusnya untuk warga binaan Rutan/Lapas. “Atas suruhan dokter Indra, mereka (yang menyuntik) pegawai bawahannya,” sebutnya.

Usai mendengar keterangan saksi, Hakim Ketua, Saut Maruli Tua Pasaribu menanyakan kepada kedua terdakwa terkait kesaksian kedua polisi yang menangkap.

Selviwaty mengaku tidak tau kalau vaksin dari dr Indra adalah jatah untuk Rutan.

“Sebelumnya saya tidak mengetahui kalau vaksin itu adalah jatah orang rutan,” ucapnya. (*)

BACA JUGA:
Kasus Jual Beli Vaksin Covid-19, Ini Peran 2 Oknum Dokter dan Perantara

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Begini Cara Aliansi Pemuda Perdagangan Atasi Kejenuhan di Masa Pandemi

Begini Cara Aliansi Pemuda Perdagangan Atasi Kejenuhan di Masa Pandemi

Aliansi Pemuda Perdagangan (APP) memperindah kampung halaman mereka dengan melakukan pengecatan warna-warni di seputar jembatan pengubung dengan Kabupaten Batubara, Kamis ...
Video Pungli Pedagang Viral di Medsos, Oknum Ketua OKP Ini Dijemput Polisi

Video Pungli Pedagang Viral di Medsos, Oknum Ketua OKP Ini Dijemput Polisi

Meski polisi telah berkali-kali viral melakukan penindakan terhadap aksi pungli, sepertinya para pelaku tak kunjung jera. Hal yang sama juga ...
Didakwa Jadi Kurir Sabu 20 Kg, Pria Asa Tanjung Morawa Terancam Hukuman Mati

Didakwa Jadi Kurir Sabu 20 Kg, Pria Asa Tanjung Morawa Terancam Hukuman Mati

Aditya Warma alias Adit (23) diadili secara virtual di Ruang Cakra IX Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (23/9/2021). Warga Jalan ...
Puskesmas Diusulkan Sebagai KPA, Ini Jawaban Para Kapus di Siantar…

Puskesmas Diusulkan Sebagai KPA, Ini Jawaban Para Kapus di Siantar…

Komisi 1 DPRD Siantar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan seluruh Kepala Puskesmas, Kamis (23/9/2021). Dalam rapat tersebut, tercetus kembali ...
Bentrok OKP di Galang, Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka, 1 Diserahkan ke Polresta Deliserdang

Bentrok OKP di Galang, Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka, 1 Diserahkan ke Polresta Deliserdang

Pasca bentrok 2 kelompok OKP di Desa Kelapa Satu, Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang pada Selasa (17/8/2021) sekira pukul 21.00 Wib, ...
Tertabrak Motor di Jalinsum Lubukpakam, Warga Pasar Melintang Dilarikan ke RS

Tertabrak Motor di Jalinsum Lubukpakam, Warga Pasar Melintang Dilarikan ke RS

Partogi Adat Simarmata (60), warga Dusun IX, Kelapa Tinggi, Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang terluka setelah mengalami kecelakaan, Kamis ...
MGID

Loading…


Awie
Horas Laundry
AdvertNative 320 x 200