Jumat, 24 September 2021 | 07.28 WIB
Regal Springs
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Dugaan Korupsi Rp1,4 Miliar, Mantan Kasubag Kas PD Pasar Medan Jalani Sidang Perdana

Dugaan Korupsi Rp1,4 Miliar, Mantan Kasubag Kas PD Pasar Medan Jalani Sidang Perdana

Reporter : Reza D | Senin, 13 September 2021 - 19:54 WIB

IMG-109271

Terdakwa Aidil Syofyan saat menjalani sidang virtual. (Reza/metro24jam,com)

AdvertNative 160×600

MEDAN, metro24jam.com – Mantan Kepala Sub Bagian (Kasubag) Kas/Pajak pada Bagian Akuntansi dan Keuangan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan, Aidil Syofyan (46) diadili secara virtual di Ruang Cakra IV Pengadilan Tipikor Medan, Senin (13/9/2021).

Warga Jalan Jemadi Kelurahan Pulo Brayan Darat II Kecamatan Medan Timur ini didakwa melakukan korupsi kutipan dana sewa tempat berjualan para pedagang di Pasar Induk Lau Cih  Tuntungan senilai Rp1,4 miliar lebih.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Evi, pada tanggal 3 Juni 2014, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman (Perkim) Medan menyerahkan pengelolaan pasar induk tersebut kepada PD Pasar.

Total keseluruhan tempat berjualan sebanyak 1.213 unit; dengan rincian, grosir (720 unit), sub grosir I dan II masing-masing (216 unit), sub grosir II (216 unit), wisata buah (56 unit), ruko (4 unit) serta kantin (1 unit).

Selanjutnya, pada 7 April 2015, Direksi PD Pasar Medan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) yang mengatur nilai sewa tempat berjualan.

“Untuk sewa grosir sebesar Rp 7 juta, grosir sub I dan II Rp 9 juta, wisata buah Rp 5 juta, ruko Rp 20 juta dan kantin Rp 20 juta. Mekanisme pembayaran, pihak penyewa yang menyetorkan uangnya melalui Kantor Pasar Induk Lau Cih Tuntungan,” urai JPU Evi.

Selanjutnya, Kepala Pasar Induk Lau Cih Tuntungan atau Kepala Cabang (Kacab) melakukan penyetoran ke PD Pasar Kota Medan melalui terdakwa Aidil Syofyan.

Seharusnya, penerimaan uang kontribusi sewa tempat berjualan tersebut dibukukan dan disetorkan ke BRI Kantor Cabang Medan Thamrin atas nama PD Pasar Kota Medan.

Akan tetapi, dalam praktiknya tidak demikian. Sebanyak 10 orang, termasuk terdakwa Aidil Syofyan yang menerima uang sewa dalam kurun waktu tahun 2015 hingga 2017.

Antara lain; Budi Frisyah Putra selaku Kepala Pasar Induk Tuntungan sejak 26 Agustus 2015 sampai 6 Oktober 2015 sebesar Rp 4.772.683.500; Almarhum Syahrul Saragih Rp 170.430.000; Lelly Amra Siregar selaku Direktur Administrasi Keuangan tahun 2012 sampai 2016 Rp 1.684.200.000; Cristian RL Sidabalok selaku salah seorang Pegawai Harian Lepas (PHL) sejak Februari 2015 sampai pertengahan Tahun 2017 Rp 130.500.000.

Kemudian, Basirudin selaku Kaur Pendapatan Cabang II sejak 16 Januari 2013 sampai 21 Juni 2017 Rp 1.621.000.000; Didi Cemerlang selaku Kacab II sejak 17 April 2012 sampai tahun 2016 Rp 796.000.000; Almarhum T Daniel Bustamam selaku Kaur Umum Cabang II Rp 170.500.000;  Edi Suranta Sembiring selaku Kepala Pasar sejak 6 Oktober 2015 sampai 24 Agustus 2017 Rp 487.000.000 dan Herdin Ketaren selaku Kaur Urusan Penertiban Rp 27.900.000.

“Sedangkan uang sewa yang diterima terdakwa dari 9 orang, paling banyak penyewanya atas nama Budi F Putra mencapai Rp 9.462.713.500. Namun, berdasarkan rekening koran BRI Cabang Thamrin periode transaksi tahun 2015 sampai tahun 2017 dan rekening koran BTPN Cabang Putri Hijau periode transaksi tahun 2015, buku kas umum tahun 2015 sampai 2017, yang disetorkan terdakwa sebesar hanya Rp 7.865.000.000,” jelas Evi.

Seharusnya  uang sewa tempat berjualan di Pasar Lau Chi Tuntungan sebagai uang masuk bagi PD Pasar Kota Medan sebesar Rp 9.348.000.000. Akibat perbuatan terdakwa, keuangan negara dirugikan sebesar Rp 1.483.000.000.

Perbuatan terdakwa diatur dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 ayat (1) atau Pasal 8 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Usai mendengarkan dakwaan, Hakim Ketua, Sulhanudin menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Begini Cara Aliansi Pemuda Perdagangan Atasi Kejenuhan di Masa Pandemi

Begini Cara Aliansi Pemuda Perdagangan Atasi Kejenuhan di Masa Pandemi

Aliansi Pemuda Perdagangan (APP) memperindah kampung halaman mereka dengan melakukan pengecatan warna-warni di seputar jembatan pengubung dengan Kabupaten Batubara, Kamis ...
Video Pungli Pedagang Viral di Medsos, Oknum Ketua OKP Ini Dijemput Polisi

Video Pungli Pedagang Viral di Medsos, Oknum Ketua OKP Ini Dijemput Polisi

Meski polisi telah berkali-kali viral melakukan penindakan terhadap aksi pungli, sepertinya para pelaku tak kunjung jera. Hal yang sama juga ...
Didakwa Jadi Kurir Sabu 20 Kg, Pria Asa Tanjung Morawa Terancam Hukuman Mati

Didakwa Jadi Kurir Sabu 20 Kg, Pria Asa Tanjung Morawa Terancam Hukuman Mati

Aditya Warma alias Adit (23) diadili secara virtual di Ruang Cakra IX Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (23/9/2021). Warga Jalan ...
Puskesmas Diusulkan Sebagai KPA, Ini Jawaban Para Kapus di Siantar…

Puskesmas Diusulkan Sebagai KPA, Ini Jawaban Para Kapus di Siantar…

Komisi 1 DPRD Siantar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan seluruh Kepala Puskesmas, Kamis (23/9/2021). Dalam rapat tersebut, tercetus kembali ...
Bentrok OKP di Galang, Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka, 1 Diserahkan ke Polresta Deliserdang

Bentrok OKP di Galang, Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka, 1 Diserahkan ke Polresta Deliserdang

Pasca bentrok 2 kelompok OKP di Desa Kelapa Satu, Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang pada Selasa (17/8/2021) sekira pukul 21.00 Wib, ...
Tertabrak Motor di Jalinsum Lubukpakam, Warga Pasar Melintang Dilarikan ke RS

Tertabrak Motor di Jalinsum Lubukpakam, Warga Pasar Melintang Dilarikan ke RS

Partogi Adat Simarmata (60), warga Dusun IX, Kelapa Tinggi, Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang terluka setelah mengalami kecelakaan, Kamis ...
MGID

Loading…


Awie
Horas Laundry
AdvertNative 320 x 200