Jumat, 24 September 2021 | 06.10 WIB
Regal Springs
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Didakwa Bunuh Teman Sendiri, Yasokhi Giawa Terancam 14 Tahun Bui

Didakwa Bunuh Teman Sendiri, Yasokhi Giawa Terancam 14 Tahun Bui

Reporter : Reza D | Senin, 13 September 2021 - 19:49 WIB

IMG-109268

Yasokhi Giawa mendengarkan tuntutan JPU. (ist/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

MEDAN, metro24jam.com – Didakwa telah membunuh temannya sendiri, Yasokhi Giawa dituntut jaksa dihukum selama 14 tahun penjara. Pria asal Nias itu dinilai Jaksa Penuntut Umum (JPU) terbukti menikam temannya sendiri, Julpan Ndururu, hingga tewas.

Tuntutan tersebut disampaikan JPU Suheri Wira Fernanda dalam sidang virtual di Ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (13/9/2021).

“Meminta supaya majelis hakim¬† menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Yasokhi Giawa selama 14 tahun,” tandas Suheri. JPU menilai pria 38 tahun itu terbukti melanggar Pasal 338 KUHP Tentang Pembunuhan.

“Adapun hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa mengakibatkan korban meninggal dunia,” pungkas Suheri. Atas tuntutan tersebut, terdakwa melalui penasehat hukumnya mengajukan nota pembelaan (pledoi) dan meminta agar majelis hakim memberikan hukuman yang seringan-ringannya.

Usai melakukan pembunuhan, Yasokhi Giawa hampir dua bulan berstatus buron sebelum diringkus tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan bersama dan Polsek Medan Labuhan dari lokasi persembunyiannya, kawasan Padang Lawas Utara (Paluta).

Dalam dakwaan JPU Suheri Wira Fernanda, peristiwa itu terjadi pada Senin tanggal 9 November 2020 sekira jam 01.00 WIB, di Jalan Kawat 3 Gang Turi Lingkungan 18 Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli.

Saat itu Julpan Ndururu (korban) bersama Ferdi Jon Laia sedang berdiri di depan warung Pak Suma sambil ngobrol dalam keadaan mabuk.

Lalu, Julpan berjalan ke arah rumah Fredi Jon Laia yang berada tak jauh dari kediamannya.

“Terdakwa mendekati korban seraya berkata dengan bahasa Nias yang artinya, ‘Aku enggak ada ganggu kamu’, sebanyak tiga kali. Setelah itu, terdakwa dan korban saling dorong- dorongan,” ujar JPU.

Selanjutnya, Ferdi Jon Laia datang dan berusaha memisah keduanya dengan mendorong badan mereka. Namun, usaha Ferdi memisah tidak berhasil karena dia sendiri pun dalam keadaan mabuk.

Yasokhi Giawa menghunus sebilah pisau dan kemudian menikamkannya ke tubuh Julpan korban satu kali. Setelah itu, Julpan coba melawan, namun Yasokhi berhasil menghindar.

Tak sampai di situ, Yasokhi coba kembali menikam Julpan, namun tidak kena. Julpan kemudian berlari ke depan warung Pak Suma.

Setelah itu, Julpan kembali mendekati Yasokhi seraya memegang sebilah pisau di tangan kanannya. Keduanya kemudian berkelahi dengan menggunakan pisau.

“Kemudian, terdakwa berlari ke rumahnya seraya memegang sebuah parang dengan panjang kurang lebih 40 cm dan sebuah kayu. Terdakwa berusaha mengejar korban, namun dihalang oleh Ferdi dan berkata bahwa korban telah meninggal,” ucap Suheri.

Saat itu, Ferdi tetap berupaya menghalangi terdakwa yang masih dalam keadaan emosi. Tidak hanya itu, tetangga yang berada di sekitar tempat kejadian berkeluaran dari rumah dan membantu Ferdi menghalangi Yasokhi.

Setelah berhasil ditenangkan, Ferdi melihat Julpan dalam keadaan telungkup di jalan sambil memegang pisau, berlumuran darah dan sudah tidak bernyawa lagi.

“Tak lama, petugas kepolisian pun datang dan korban dibawa ke rumah sakit. Namun, saat itu terdakwa tidak tahu lagi keberadaannya,” pungkas JPU. (*)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Begini Cara Aliansi Pemuda Perdagangan Atasi Kejenuhan di Masa Pandemi

Begini Cara Aliansi Pemuda Perdagangan Atasi Kejenuhan di Masa Pandemi

Aliansi Pemuda Perdagangan (APP) memperindah kampung halaman mereka dengan melakukan pengecatan warna-warni di seputar jembatan pengubung dengan Kabupaten Batubara, Kamis ...
Video Pungli Pedagang Viral di Medsos, Oknum Ketua OKP Ini Dijemput Polisi

Video Pungli Pedagang Viral di Medsos, Oknum Ketua OKP Ini Dijemput Polisi

Meski polisi telah berkali-kali viral melakukan penindakan terhadap aksi pungli, sepertinya para pelaku tak kunjung jera. Hal yang sama juga ...
Didakwa Jadi Kurir Sabu 20 Kg, Pria Asa Tanjung Morawa Terancam Hukuman Mati

Didakwa Jadi Kurir Sabu 20 Kg, Pria Asa Tanjung Morawa Terancam Hukuman Mati

Aditya Warma alias Adit (23) diadili secara virtual di Ruang Cakra IX Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (23/9/2021). Warga Jalan ...
Puskesmas Diusulkan Sebagai KPA, Ini Jawaban Para Kapus di Siantar…

Puskesmas Diusulkan Sebagai KPA, Ini Jawaban Para Kapus di Siantar…

Komisi 1 DPRD Siantar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan seluruh Kepala Puskesmas, Kamis (23/9/2021). Dalam rapat tersebut, tercetus kembali ...
Bentrok OKP di Galang, Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka, 1 Diserahkan ke Polresta Deliserdang

Bentrok OKP di Galang, Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka, 1 Diserahkan ke Polresta Deliserdang

Pasca bentrok 2 kelompok OKP di Desa Kelapa Satu, Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang pada Selasa (17/8/2021) sekira pukul 21.00 Wib, ...
Tertabrak Motor di Jalinsum Lubukpakam, Warga Pasar Melintang Dilarikan ke RS

Tertabrak Motor di Jalinsum Lubukpakam, Warga Pasar Melintang Dilarikan ke RS

Partogi Adat Simarmata (60), warga Dusun IX, Kelapa Tinggi, Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang terluka setelah mengalami kecelakaan, Kamis ...
MGID

Loading…


Awie
Horas Laundry
AdvertNative 320 x 200