Jumat, 24 September 2021 | 06.41 WIB
Regal Springs
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Ternak Ditahan, PPNM Akan Gelar Aksi Damai di Lahan Sengketa PTPN IV Bahjambi dengan 147 Ahli Waris

Ternak Ditahan, PPNM Akan Gelar Aksi Damai di Lahan Sengketa PTPN IV Bahjambi dengan 147 Ahli Waris

Reporter : Agus Suhendra | Senin, 13 September 2021 - 11:18 WIB

IMG-109258

Pertemuan PPNM dengan perangkat Nagori dan Uspika setempat. (ist/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Warga Nagori Moho Kecamatan Jawamarja Bahjambi Kabupaten Simalungun yang tergabung dalam Persatuan Peternak Nagori Moho (PPNM), Senin (13/9/2021) berencana melakukan aksi damai.

Informasi yang dihimpun metro24jam.com aksi protes yang dilakukan oleh kelompok peternak di warga Nagori Moho itu dilaksanakan di atas lahan sengketa PT Perkebunan Nusatara (PTPN) IV dengan 147 ahli waris masyakarat Nagori Mariah Jambi, Kecamatan Jawamarja Bahjambi, Simalungun.

Pangulu Nagori Moho, Kecamatan Jawamaraja Bahjambi, saat dikonfirmasi Metro24jam.com, Minggu (12/9/2021) malam, membenarkan akan adanya aksi damai tersebut.

Ia menjelaskan aksi damai tersebut nantinya dilakukan di area blok E (SDN 091572) Nagori Moho oleh delapan puluh massa dari 286 KK yang tergabung dalam Persatuan Peternak Nagori Moho (PPNM) Kecamatan Jawamaraja Bahjambi.

“Aksi damai itu dilakukan sesuai hasil rapat Persatuan Peternak Nagori Moho(PPNM) dihadiri Pangulu Nagori Moho dan Bhabinkamtibmas di ruang kantor Pangulu Nagori Moho Kecamatan Jawamaraja Bahjambi pada 6 September 2021) kemarin,” sebut Suprayogi.

Aksi protes digelar lantaran masyarakat PPNM Nagori Moho hewan ternak ditahan dan meminta agar ternak tak bersalah itu dikembalikan.

“Agar penggarap 147 KK, mengembalikan lembu yang saat ini ditahan. Karena sesuai kesepakatan lembu tidak bisa disalahkan apabila para petani tidak merapatkan pagarnya,” kata Suprayogi.

Selain menuntut pengembalian hewan ternak, warga yang tergabung dalam PPNM ini juga meminta kepada masyarakat 147 KK mengosongkan lahan ataupun tidak menggarap lagi di wilayah Nagori Moho.

“Karena masyarakat Nagori Moho sudah resah, kearifan lokal yang selama ini (40 tahun), sudah terjalin baik antara peternak dan pihak PTPN 4, Unit Bahjambi, aman dan tentram dan saling menjaga,” jelasnya.

Dalam aksi itu nantinya perwakilan kelompok PPNM akan melakukan pengecatan gapura perbatasan Nagori Moho dengan Nagori Mariah Jambi, beserta pos penyekatan di wilayah Nagori Moho.

“Perwakilan yang mengikuti aksi nantinya diwajibkan mengenakan masker dan menjalankan protokol kesehatan. Delapan perwakilan nantinya diberi tanda pita merah dan dibagi menjadi 8 kelompok dan tidak diperbolehkan membawa senjata tajam dan sejenisnya,” tandas Suprayogi.

Terpisah, Camat Jawamaraja Bahjambi Drs Rasid Sinaga menyampaikan telah memediasi kedua belah pihak terkait aksi damai yang dilakukan warga PPNM Kecamatan Jawamaraja Bahjambi.

“Sudah kita mediasi hari Kamis (9/9/2021-red) yang lalu, tapi warga Mariah jambi tidak ada kesepakatan. Kita hadir kan juga Kanit Reskrim Polsek Tanah Jawa, Bhabinsa, Maujana dua Nagori Ketua kelompok Tani 147 KK dan Ketua kelompok Ternak 286 KK dan kedua Pangulu Nagori,” sebutnya via Aplikasi WhatsApp, Minggu (12/9/2021) malam. (*)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Begini Cara Aliansi Pemuda Perdagangan Atasi Kejenuhan di Masa Pandemi

Begini Cara Aliansi Pemuda Perdagangan Atasi Kejenuhan di Masa Pandemi

Aliansi Pemuda Perdagangan (APP) memperindah kampung halaman mereka dengan melakukan pengecatan warna-warni di seputar jembatan pengubung dengan Kabupaten Batubara, Kamis ...
Video Pungli Pedagang Viral di Medsos, Oknum Ketua OKP Ini Dijemput Polisi

Video Pungli Pedagang Viral di Medsos, Oknum Ketua OKP Ini Dijemput Polisi

Meski polisi telah berkali-kali viral melakukan penindakan terhadap aksi pungli, sepertinya para pelaku tak kunjung jera. Hal yang sama juga ...
Didakwa Jadi Kurir Sabu 20 Kg, Pria Asa Tanjung Morawa Terancam Hukuman Mati

Didakwa Jadi Kurir Sabu 20 Kg, Pria Asa Tanjung Morawa Terancam Hukuman Mati

Aditya Warma alias Adit (23) diadili secara virtual di Ruang Cakra IX Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (23/9/2021). Warga Jalan ...
Puskesmas Diusulkan Sebagai KPA, Ini Jawaban Para Kapus di Siantar…

Puskesmas Diusulkan Sebagai KPA, Ini Jawaban Para Kapus di Siantar…

Komisi 1 DPRD Siantar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan seluruh Kepala Puskesmas, Kamis (23/9/2021). Dalam rapat tersebut, tercetus kembali ...
Bentrok OKP di Galang, Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka, 1 Diserahkan ke Polresta Deliserdang

Bentrok OKP di Galang, Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka, 1 Diserahkan ke Polresta Deliserdang

Pasca bentrok 2 kelompok OKP di Desa Kelapa Satu, Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang pada Selasa (17/8/2021) sekira pukul 21.00 Wib, ...
Tertabrak Motor di Jalinsum Lubukpakam, Warga Pasar Melintang Dilarikan ke RS

Tertabrak Motor di Jalinsum Lubukpakam, Warga Pasar Melintang Dilarikan ke RS

Partogi Adat Simarmata (60), warga Dusun IX, Kelapa Tinggi, Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang terluka setelah mengalami kecelakaan, Kamis ...
MGID

Loading…


Awie
Horas Laundry
AdvertNative 320 x 200