Selasa, 27 Juli 2021 | 09.52 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Sidang Suap Penyidik KPK, Terungkap Sekda Yusmada Setor Uang Rp100 Juta ke Walikota Syahrial

Sidang Suap Penyidik KPK, Terungkap Sekda Yusmada Setor Uang Rp100 Juta ke Walikota Syahrial

Reporter : Reza D | Senin, 19 Juli 2021 - 19:50 WIB

IMG-108106

Sekda Tanjungbalai Yusmada saat memberikan kesaksian. (ist/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

MEDAN, metro24jam.com – Sidang dugaan suap kepada oknum penyidik, KPK Stepanus Robinson Pattuju, sebesar Rp1.695.000.000 dengan terdakwa Walikota Tanjungbalai non aktif, Muhamad Syahrial (32), kembali digelar di Ruang Cakra II Pengadilan Tipikor Medan, Senin (19/7/2021).

Dalam sidang secara virtual tersebut, terungkap fakta baru saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari KPK menghadirkan Sekertaris Daerah (Sekda) Tanjungbalai, Yusmada sebagai saksi.

Di hadapan Hakim Ketua, As’ad Rahim Lubis, Yusmada mengaku telah menyetor uang sebesar Rp 100 juta kepada terdakwa Syahrial melalui Sajali Lubis sebagai uang terimakasih atas jabatan Sekda.

“Lelang (jabatan) pertama tidak ada yang daftar. Lalu yang kedua, Sajali datang ke saya. Dia menawarkan supaya saya memberikan sejumlah uang, saya bilang tidak mau. Dia bilang tolonglah dibantu pak Wali, kau siapkan uang Rp300 juta katanya, tapi tetap saya tidak mau,” ucap Yusmada.

Setelah menolak memberikan uang Rp300 juta untuk dapat jabatan Sekda, Sajali kembali datang ke kantornya dan meminta uang sebesar Rp 200 juta. Saat itu, Yusmada tengah mengikuti seleksi menjadi Sekda Tanjungbalai karena adanya surat Walikota bahwa pejabat sejajaran dirinya wajib mengikuti tes.

Saat Sajali kembali datang ke kantornya, Yusmada kembali menolak memberikan uang Rp200 juta tersebut karena sejak awal dia tidak ada niat menjabat sebagai Sekda.

“Mendekati proses tahap akhir, Sajali datang lagi menyampaikan bahwa saya menjadi Sekda. Kata Sajali terserah saya kalau ada Rp100 juta dulu tak apa, sisanya nanti. Sebenarnya saat itu saya masih menolak, namun karena Sajali bilang bisa Rp100 juta dulu, saya iyakan,” ungkap Yusmada.

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) milik Yusmada, dia menyerahkan uang Rp100 juta tersebut karena takut dicopot tiba-tiba dari jabatannya sebagai Kadis Perkim.

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
2 Pria Ini Curi Komputer dari Kantor Dinas ESDM Siantar, Pas Ditangkap, Tusuk Polisi!

2 Pria Ini Curi Komputer dari Kantor Dinas ESDM Siantar, Pas Ditangkap, Tusuk Polisi!

Dua pria pelaku pembongkaran Kantor Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah 3 di Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Kecamatan ...
Fakta Baru Kasus Jual Beli Jabatan di Pemko Tanjungbalai, Uang Rp1,5M Untuk Penghentian Penyidikan Ternyata Ide Oknum Pengacara

Fakta Baru Kasus Jual Beli Jabatan di Pemko Tanjungbalai, Uang Rp1,5M Untuk Penghentian Penyidikan Ternyata Ide Oknum Pengacara

Kasus dugaan korupsi jual beli jabatan di Pemerintahan Kota Tanjungbalai yang melibatkan Walikota Non Aktif Muhammad Syahrial kini mengungkap fakta ...
Korupsi Pembangunan Jembatan Penghubung, Mantan Kades dan Bendahara Desa Salabuan Divonis 4 Tahun Penjara

Korupsi Pembangunan Jembatan Penghubung, Mantan Kades dan Bendahara Desa Salabuan Divonis 4 Tahun Penjara

Mantan Kepala Desa Salabulan, Lebih Tarigan dan Bendahara Desa, Fransiskus Valentino dijatuhi vonis masing-masing 4 tahun penjara serta denda Rp200 ...
Peringati HAN 2021, Kemenkum HAM Sumut Berikan Remisi 23 Andikpas

Peringati HAN 2021, Kemenkum HAM Sumut Berikan Remisi 23 Andikpas

Sedikitnya, 23 Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tanjung Gusta Medan mendapat remisi dari ...
Dibuang Ayahnya ke Teras Rumah Warga, Bayi Hasil Hubungan Gelap Ini Dijemput Neneknya

Dibuang Ayahnya ke Teras Rumah Warga, Bayi Hasil Hubungan Gelap Ini Dijemput Neneknya

Warga Dusun II, Desa Pagar Merbau I, Kecamatan Pagar Merbau, Deliserdang, dibikin heboh dengan temuan sesosok bayi berjenis kelami perempuan, ...
Anggi Maisarah Mengajak Pemuda Terlibat Di Sahabat Pantau KTR

Anggi Maisarah Mengajak Pemuda Terlibat Di Sahabat Pantau KTR

Berbicara tentang bahaya rokok, mungkin sebahagian orang menganggap bukanlah isu yang populer. Terlebih, jumlah perokok di Indonesia begitu tingginya, termasuk ...
MGID

Loading…


Awie
Horas Laundry
AdvertNative 320 x 200