Jumat, 24 September 2021 | 07.25 WIB
Regal Springs
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Pembunuhan Mara Salem Harahap: Pemilik Ferrari Bar & Resto Sakit Hati Gara-gara Sering Diberitakan

Pembunuhan Mara Salem Harahap: Pemilik Ferrari Bar & Resto Sakit Hati Gara-gara Sering Diberitakan

Reporter : Tim Metro24Jam.com | Kamis, 24 Juni 2021 - 19:01 WIB

IMG-107574

Kapolda Sumur Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Zega/meto24jam.com)

AdvertNative 160×600

SIANTAR, metro24jam.com – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak memaparkan pengungkapan kasus pembunuhan Mara Salem Harahap alias Marsal (42) di Mapolres Pematang Siantar, Kamis (24/6/2021) sre.

Ia menjelaskan, motif pembunuhan tersebut karena S selaku pemilik Ferrari Bar & Resto sakit hati terhadap Mara Salem Harahap yang seringkali memberitakan peredaran narkoba di tempat usahanya tersebut. Marsal juga disebut telah meminta jatah sebesar Rp12 juta per bulan dalam bentuk 2 butir ekstasi per hari.

Akibat pemberitaan itu, menurut Kapolda, S tidak bisa menjalankan usaha tempat hiburan malam tersebut.

“Karena pemberitaan tersebut, maka S meminta bantuan kepada Y selaku Humas untuk memberikan ‘pelajaran’ kepada korban,” kata Panca.

Ia melanjutkan, dalam satu pertemuan sebelum kejadian, di akhir bulan Mei 2021, tersangka S bertemu dengan Y dan A, di rumah S di Jalan Seram Bawah. Saat itu S mengeluhkan keberatannya terhadap Marsal kepada Y dan A.

“Kalau begini orangnya, cocoknya dibedil, ditembak,” kata S kepada Y dan A ketika itu, seperti dituturkan Kapolda Panca.

Atas dasar tersebut, Y dan A yang juga bertindak selaku Humas di Ferrari Bar & Resto menindaklanjuti permintaan S.

“Maka direncanakanlah tindakan untuk memberi pelajaran [kepada Marsal],” imbuhnya.

Proses ekseskusi tersebut, lanjut Kapolda Panca, diawali dengan pertemuan antara Y dan A di salah satu hotel di Pematang Siantar.

“Hari Jum’at (18/6/2021) sekira pukul 14.30 Wib, A menjemput Y di Jalan Vihara Kota Pematang Siantar dengan mengendarai mobil Kijang Innova untuk menuju kedai tuak di Jalan Rindung,” rincinya.

Di sana, keduanya menunggu kedatangan Marsal yang disebut biasa datang ke kedai tuak tersebut seusai dari kantornya. Namun keduanya tidak bertemu dengan Marsal.

Dua jam berselang, Marsal akhirnya tiba di lapo tuak tersebut. “Setelah dari kantornya, sekira jam 16.00 Wib, korban juga menuju lapo tuak milik Ibu Ginting di Jalan Rindung,” jelas Kapolda Panca.

Usai minum tuak, malam itu, Marsal disebut menuju pergi menuju salah satu hotel di Pematang Siantar. Sedangkan, A dan Y diduga terus melakukan pencarian hingga malam.

Sekira pukul 22.30 Wib hingga pukul 23.00 Wib, A dan Y mendatangi kediaman Marsal, tapi tidak menemukannya di sana. Keduanya kemudian pulang.

Namun, dalam perjalanan pulang, A dan Y melihat mobil yang dikendarai Marsal, yang saat itu baru saja keluar dari hotel. Mereka pun langsung memutar arah mengikuti Marsal yang saat itu menuju arah pulang.

“Setelah bertemu dengan mobil korban, tersangka Y kemudian mengejar dan mendahului, sampai ke TKP,” jelas Kapolda Panca.

Selanjutnya, begitu tiba di lokasi, dengan kondisi jalan yang agak rusak, Y kemudian memepet mobil Marsal. Pada saat itulah, A yang bertindak sebagai eksekutor melepaskan tembakan.

Setelah itu, Y dan A kemudian berbalik arah menuju arah hotel di mana mereka meminjam sepedamotor tersebut. (*)

BACA JUGA:
Pembunuhan Mara Salem Harahap: Polisi Tetapkan 2 Tersangka, Ini Penampakannya!

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Begini Cara Aliansi Pemuda Perdagangan Atasi Kejenuhan di Masa Pandemi

Begini Cara Aliansi Pemuda Perdagangan Atasi Kejenuhan di Masa Pandemi

Aliansi Pemuda Perdagangan (APP) memperindah kampung halaman mereka dengan melakukan pengecatan warna-warni di seputar jembatan pengubung dengan Kabupaten Batubara, Kamis ...
Video Pungli Pedagang Viral di Medsos, Oknum Ketua OKP Ini Dijemput Polisi

Video Pungli Pedagang Viral di Medsos, Oknum Ketua OKP Ini Dijemput Polisi

Meski polisi telah berkali-kali viral melakukan penindakan terhadap aksi pungli, sepertinya para pelaku tak kunjung jera. Hal yang sama juga ...
Didakwa Jadi Kurir Sabu 20 Kg, Pria Asa Tanjung Morawa Terancam Hukuman Mati

Didakwa Jadi Kurir Sabu 20 Kg, Pria Asa Tanjung Morawa Terancam Hukuman Mati

Aditya Warma alias Adit (23) diadili secara virtual di Ruang Cakra IX Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (23/9/2021). Warga Jalan ...
Puskesmas Diusulkan Sebagai KPA, Ini Jawaban Para Kapus di Siantar…

Puskesmas Diusulkan Sebagai KPA, Ini Jawaban Para Kapus di Siantar…

Komisi 1 DPRD Siantar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan seluruh Kepala Puskesmas, Kamis (23/9/2021). Dalam rapat tersebut, tercetus kembali ...
Bentrok OKP di Galang, Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka, 1 Diserahkan ke Polresta Deliserdang

Bentrok OKP di Galang, Polisi Sudah Tetapkan 5 Tersangka, 1 Diserahkan ke Polresta Deliserdang

Pasca bentrok 2 kelompok OKP di Desa Kelapa Satu, Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang pada Selasa (17/8/2021) sekira pukul 21.00 Wib, ...
Tertabrak Motor di Jalinsum Lubukpakam, Warga Pasar Melintang Dilarikan ke RS

Tertabrak Motor di Jalinsum Lubukpakam, Warga Pasar Melintang Dilarikan ke RS

Partogi Adat Simarmata (60), warga Dusun IX, Kelapa Tinggi, Desa Pasar Melintang, Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang terluka setelah mengalami kecelakaan, Kamis ...
MGID

Loading…


Awie
Horas Laundry
AdvertNative 320 x 200