Categories: Metro 24 Jam

Tak Terima Jenazah Harus Dimakamkan Secara Covid-19, Keluarga Duka di Siantar Pajang Poster Ini

Jalan Ade Irma Suryani Nasution Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Siantar Utara Kota Pematangsiantar, Selasa (20/4/2021) siang mendadak ramai.

Seorang warga setempat bernama IWD (51), baru saja meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Bina Kasih, Jalan TB Simatupang, Medan.

Namun, ada pemandangan tak biasa layaknya warga yang bertakziah di rumah duka yang berada persis di sudut persimpangan tiga Jalan Dr Wahidin tersebut.

Ada selembar poster yang mengundang dan menarik perhatian para pengendara maupun pejalan kaki, bertuliskan “TIDAK COVID-19 !!! TAPI DIPAKSA KUBUR CARA COVID”.

Menurut salah seorang pelayat, poster tersebut dibuat oleh keluarga almarhum sejak Selasa (20/4/2021) pagi, tak lama setelah IWD dinyatakan meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun Metro24jam.com, IWD meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di RSU Bina Kasih.

Keluarga almarhum tidak terima, karena pihak rumah sakit menyatakan bahwa jenazah harus dimakamkan dengan prosedur pemakaman pasien Covid-19.

“Betul, tadi pihak keluarga almarhum yang membuat tulisan. Sepertinya terjadi penolakan dari pihak keluarga lantaran jenazah hendak dimakamkan dengan prosedur pasien Covid-19,” kata seorang pelayat ditemui di rumah duka.

“Agak terlambat dimakamkan, pihak keluarga almarhum menolak menandatangani surat pernyataan pemulsaran jenazah akibat Covid-19. Kemungkinan jenazah masih dalam perjalanan dari RSU Bina Kasih [ke Siantar],” imbuhnya.

Menurut pria itu, Selasa pagi, kondisi almarhum sudah tidak stabil dan akhirnya meninggal dunia.

Berdasarkan surat keterangan dari rumah sakit yang diperoleh Metro24jam.com, almarhum didiagnosa mengidap pneumoni dengan gejala sesak nafas, batuk berdahak, deman dan nyeri perut.

Dokter menyatakan bahwa almarhum IWD dengan status ‘Probable Covid-19’ atau diduga terinfeksi Covid-19. Meski begitu, belum diperoleh keterangan terkait pemeriksaan lebih lanjut sehubungan diagnosa tersebut.

RSU Bina Kasih kemudian menyarankan agar jenazah pasien dikuburkan secara protokol Covid-19, namun pihak keluarga bersikeras tidak terima. (*)

Recent Posts

Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB Tinjau Penertiban KJA di Humbahas

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin…

19 jam ago

Tagih Utang Chips Game Online Dibayar ‘Bogem Mentah’, Pemuda Siantar Ini Lapor Polisi

Rahman (25), warga Jalan Lapangan Bola Bawah, Kelurahan Pardamean, Siantar Marihat, mendatangi Mapolres Pematang Siantar,…

19 jam ago

Kapolres Boy dan Ny Fifi Bagi Parsel serta THR untuk Wartawan Unit Polres Siantar

Kapolres AKBP Boy Sutan Binanga Siregar dan Ketua Bhayangkari Cabang Pematang Siantar Ny Fifi Boy…

20 jam ago

Forkopimda dan Tokoh Agama Deliserdang Bahas Penyebaran Covid-19

Forum Komunikasi pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pimpinan Ormas serta tokoh agama membahas sosialisasi tentang…

21 jam ago

Dukung Program Jum’at Bersih Bupati, Camat dan Direktur RSUD Parapat Ajak Staf Gotong-royong

Mendukung program Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Wakil Bupati Zonny Waldi, Camat Girsang Sipangan Bolon…

22 jam ago

Belum Difungsikan, Bupati Radiapoh Tinjau Balai KIR Dishub Simalungun

Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga SH dan rombongan meninjau Balai Pengujian Kenderaan Bermotor Dinas Perhubungan di…

24 jam ago