Sabtu, 8 Mei 2021 | 14.40 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Soal Tambang Batu di Siregar Aek Nalas, KPH Balige: Itu APL, Ketua DPRD Toba: Harus Disikapi dengan Bijak

Soal Tambang Batu di Siregar Aek Nalas, KPH Balige: Itu APL, Ketua DPRD Toba: Harus Disikapi dengan Bijak

Reporter : Hotman Siagian | Senin, 19 April 2021 - 16:59 WIB

IMG-106413

Kepala UPT KPH IV Balige Leonardo AB Sitorus saat dikonfirmasi do ruang kerjanya di Balige. (Hotman/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

TOBA, metro24jam.com – Lokasi penambangan liar galian C batu padas di Huta Holbung, Desa Siregar Aek Nalas, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba, disebut sebagai Areal Penggunaan Lain (APL).

Hal itu disampaikan Kepala UPT KPH Wilayah IV Balige, Leonardo AB Sitorus, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (19/4/2021) sekira pukul 10.30 Wib.

Sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal Polres Toba bersamaUPT KPH Wilayah IV Balige telah meninjau lokasi penambangan, menyusul penangkapan 11 penambang dan 3 unit kapal pengangkut batu, Jum’at (16/4/2021) lalu.

“Kita bersama personel Polres Toba sudah turun ke lapangan, Sabtu (17/4/2021) untuk memastikan titik koordinat lokasi, apakah lokasi itu hutan lindung atau APL (Areal Penggunaan Lain),” kata Leonardo.

Sesuai SK Menteri Kehutanan, nomor: SK. 579/Menhut-II/2014 tanggal 24 Juni 2014 tentang kawasan hutan di Provinsi Sumatera Utara, lokasi tersebut berada di dalam kawasan hutan.

Namun, lanjut Leonardo, setelah dilakukan proses Tata Batas Kawasan Hutan untuk Kabupaten Toba Samosir pada tahun 2014 dan dengan terbitnya Berita Acara Tata Batas Kawasan Hutan yang disahkan pada tahun 2015, lokasi tersebut sudah berada di luar kawasan hutan.

“Kemudian, pada tahun 2017, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: SK 1076/MenLHK-PTKL/KUH/PLA.2/3/2017 tanggal 13 Maret 2017, tentang Peta Perkembangan Pengukuhan Kawasan Hutan Provinsi Sumatera Utara, sampai dengan tahun 2016 dan lokasi tersebut berada di luar kawasan hutan atau Areal Penggunaan Lain (APL),” jeasnya.

Selanjutnya, sesuai Peraturan Baru tentang Kawasan Hutan di Sumatera Utara berdasarkan Surat Keputusan Menteri KLH Nomor: SK.8088/MenLHK-PKTL/KUH/PLA.2/11/2018 tanggal 23 November 2018, lokasi tersebut tetap berada di luar kawasan hutan.

“Sesuai dengan SK terakhir Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, saat ini lokasi tersebut berada di luar kawasan hutan. Jadi, itu APL ya, bukan hutan lindung. Kalau itu masuk hutan lindung kegiatan itu sudah kita hentikan. Tidak ada kewenangan kita atas sanksi pada penambang,” pungkasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Toba Efendi S Panangian Napitupulu SE. (Hotman/metro24jam.com)

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Toba Efendi S Panangian Napitupulu SE mengatakan, dalam kasus ini penegak hukum harus bijak dalam menyikapi hal tersebut dengan menimbang 3 aspek yaitu, sisi ekonomi, ekologi dan sosial.

“Kalau dari sisi ekonomi, para penambang menggantungkan hidup mengais rezeki dari menambang batu di sana dengan tidak mempedulikan keselamatan jiwanya. Ekologinya memang sudah salah secara hukum dan dari sisi sosialnya masyarakat termiskinkan,” katanya.

Efendi menegaskan, ia tidak membenarkan penambangan yang menyalahi aturan hukum dan menyepakati penghentian kegiatan tersebut.

“Kita akan melakukan rapat dengan Forkopimda apa solusi nanti terkait hal ini. Jadi, jangan bilang kita tidak memperhatikan masyarakat Toba dan ini juga sudah atensi Kapolda terhadap Polres Toba agar segera menghentikan kegiatan tambang batu di Siregar Aek Nalas,” pungkasnya. (*)

BACA JUGA:
Sat Reskrim Polres Toba dan Dinas Kehutanan Galian C Ilegal di Siregar Aek Nalas

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB Tinjau Penertiban KJA di Humbahas

Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB Tinjau Penertiban KJA di Humbahas

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin meninjau penertiban Keramba Jaring Apung ...
Tagih Utang Chips Game Online Dibayar ‘Bogem Mentah’, Pemuda Siantar Ini Lapor Polisi

Tagih Utang Chips Game Online Dibayar ‘Bogem Mentah’, Pemuda Siantar Ini Lapor Polisi

Rahman (25), warga Jalan Lapangan Bola Bawah, Kelurahan Pardamean, Siantar Marihat, mendatangi Mapolres Pematang Siantar, Jum'at (7/5/2021) dengan kondisi wajah ...
Kapolres Boy dan  Ny Fifi Bagi Parsel serta THR untuk Wartawan Unit Polres Siantar

Kapolres Boy dan Ny Fifi Bagi Parsel serta THR untuk Wartawan Unit Polres Siantar

Kapolres AKBP Boy Sutan Binanga Siregar dan Ketua Bhayangkari Cabang Pematang Siantar Ny Fifi Boy Siregar membagikan bingkisan parsel Paket ...
Forkopimda dan Tokoh Agama Deliserdang Bahas Penyebaran Covid-19

Forkopimda dan Tokoh Agama Deliserdang Bahas Penyebaran Covid-19

Forum Komunikasi pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pimpinan Ormas serta tokoh agama membahas sosialisasi tentang penerapan Protokol Lesehatan dan pencegahan ...
Dukung Program Jum’at Bersih Bupati, Camat dan Direktur RSUD Parapat Ajak Staf Gotong-royong

Dukung Program Jum’at Bersih Bupati, Camat dan Direktur RSUD Parapat Ajak Staf Gotong-royong

Mendukung program Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Wakil Bupati Zonny Waldi, Camat Girsang Sipangan Bolon dan Direktur RSUD Parapat mengajak ...
Belum Difungsikan, Bupati Radiapoh Tinjau Balai KIR Dishub Simalungun

Belum Difungsikan, Bupati Radiapoh Tinjau Balai KIR Dishub Simalungun

Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga SH dan rombongan meninjau Balai Pengujian Kenderaan Bermotor Dinas Perhubungan di Komplek Perkantoran Pemkab Simalungun, Jalan ...
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
AdvertNative 320 x 200