Categories: Metro 24 Jam

Tak Ada Izin, Penginapan di Desa Patumbak 1 Ini Tetap Beroperasi dan Jadi Tempat Maksiat

Di depan pintu masuknya terpampang nama ‘Valentino’. Menurut warga setempat bangunan tersebut merupakan sebuah penginapan yang disebut-sebut milik seorang berinisial DS>

Sejumlah warga setempat pun mengaku resah dengan keberadaan penginapan tersebut di desa mereka. Menurut warga, kamar-kamar penginapan diduga hanya menjadi tempat mesum dan memakai narkoba oleh para pecandu.

Tarif kamar di penginapan yang tak jauh dari pemukiman warga itu pun terbilang cukup murah. Tamu yang datang cukup membayar Rp50,000 untuk menginap semalam.

Pemilik/pengelola penginapan juga diduga tak pernah mencatat identitas para tamu dan tak peduli apa yang dikerjakan mereka di dalam kamar.

“Kebanyakan yang masuk orang pacaran, mulai dari anak muda sampai yang sudah tua pun ada,” beber seorang warga setempat.

Ironisnya, meski sudah memasuki bulan Ramadhan, dan mayoritas warga yang bermukim di kawasan itu beragama Islam, pengelola penginapan tampaknya tetap melayani tamu yang datang berpasang-pasangan.

“Tamunya paling ramai kalau udah hari Sabtu malam Minggu lah. Kadang-kadang cuma sebentar aja di dalam, sudah keluar lagi. Nggak sampai semalaman lah,” sebut warga itu lagi.

Selain itu, lantaran tak pernah dipedulikan pengelolanya, tak jarang para tamu adalah pecandu narkoba yang menginap di sana.

Sayangnya, Meski tak mengantongi izin, pemerintah Desa dan pihak Muspika Kecamatan Patumbak tampaknya masih melakukan pembiaran terkait penginapan tanpa ijin dengan enam buah kamar tersebut.

Sejumlah warga sekitar pun mengaku resah dengan keberadaan penginapan milik seseorang berinisial DS tersebut.

Kepala Desa Patumbak I, Irwansyah Lubis SH, ketika dikonfirmasi mengaku sudah beberapa kali memberikan teguran maupun peringatan kepada pemilik penginapan.

Namun, pemilik penginapan tetap membandel dan menolak untuk menutup usahanya, seakan-akan kebal hukum.

“Gak ada izinnya itu. Kita dari pemerintah juga sudah mengimbau tapi tidak diindahkan,” kata Irwansyah ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Namun, berbeda dengan bawahannya, Camat Patumbak Danang Purnama ketika dikonfirmasi soal izin penginapan tersebut memilih tidak menjawab. (*)

Recent Posts

Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB Tinjau Penertiban KJA di Humbahas

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin…

20 jam ago

Tagih Utang Chips Game Online Dibayar ‘Bogem Mentah’, Pemuda Siantar Ini Lapor Polisi

Rahman (25), warga Jalan Lapangan Bola Bawah, Kelurahan Pardamean, Siantar Marihat, mendatangi Mapolres Pematang Siantar,…

20 jam ago

Kapolres Boy dan Ny Fifi Bagi Parsel serta THR untuk Wartawan Unit Polres Siantar

Kapolres AKBP Boy Sutan Binanga Siregar dan Ketua Bhayangkari Cabang Pematang Siantar Ny Fifi Boy…

20 jam ago

Forkopimda dan Tokoh Agama Deliserdang Bahas Penyebaran Covid-19

Forum Komunikasi pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pimpinan Ormas serta tokoh agama membahas sosialisasi tentang…

21 jam ago

Dukung Program Jum’at Bersih Bupati, Camat dan Direktur RSUD Parapat Ajak Staf Gotong-royong

Mendukung program Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Wakil Bupati Zonny Waldi, Camat Girsang Sipangan Bolon…

22 jam ago

Belum Difungsikan, Bupati Radiapoh Tinjau Balai KIR Dishub Simalungun

Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga SH dan rombongan meninjau Balai Pengujian Kenderaan Bermotor Dinas Perhubungan di…

24 jam ago