Rabu, 21 April 2021 | 09.05 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Hotel Inna Ganti Nama Jadi ‘Hotel Khas Parapat’

Hotel Inna Ganti Nama Jadi ‘Hotel Khas Parapat’

Reporter : Heryanto Silalahi | Kamis, 8 April 2021 - 23:13 WIB

IMG-106124

Acara Grand Launching Hotel Khas Parapat. (Heryanto S/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

PARAPAT, metro24jam.com – PT Hotel Inna Indonesia Natour (Persero)/HIN Parapat mengganti branding atau logo menjadi KHAS Parapat. Pengenalan nama dan logo baru dilakukan sejalan dengan transformasi PT HIN sebagai bagian dari program integrasi nilai hotel BUMN atau program ‘Holding Hotel BUMN’.

Hotel Indonesia Group juga mengembangkan jaringan hotel milik BUMN dengan tetap mengedepankan layanan serta keramahtamahan khas Indonesia dan mengangkat berbagai kearifan lokal berstandar internasional.

“Branding baru, ‘KHAS Parapat’ diambil berdasarkan filosofi Khas yang merupakan sesuatu ciri atau karakteristik yang khusus dan teristimewa dari suatu hal yang tidak dimiliki oleh hotel lain,” ungkap Direktur Operasi PT HIN, Seno Andhikawanto, saat temu pers di Hall Simalungun, Kamis (8/4/2021).

Ia menjelaskan, ‘Khas’ menjadi sebuah nama yang bermakna mengangkat arti dari ciri, karakteristik yang kuat dari masing masing budaya yang direpresentasikan.

Secara keseluruhan, disain KHAS Parapat menggunakan warna dan aplikasi yang vibrant, unik, fresh dan tanpa menghilangkan kesan bersejarah serta kontemporer.

Elemen grafis yang digunakan adalah ilustrasi yang menceritakan aktivitas sehari-hari masyarakat lokal, seperti kesenian dan hobi dengan motif ornamen yang disesuaikan dengan kerajinan serta kesenian budaya lokal.

‘KHAS Parapat’ mencerminkan identitas serta semangat yang akan menjadi tahapan dan tonggak baru manajemen dalam menyambut perjalanan dan tantangan bisnis ke depan.

“Perubahan nama dan logo yang kami laksanakan merupakan salah satu bagian dari berbagai tahapan, di mana Hotel Indonesia Group akan mengembangkan jaringan hotel Indonesia bertaraf internasional–dan diharapkan pada tahun 2025, HIN melalui HIG akan ditargetkan akan mengelola lebih dari 100 hotel milik BUMN, dan beberapa milik swasta,” ujarnya.

Selain perubahan nama dan logo, kata Seno, pihaknya juga fokus dalam pembenahan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Karena kunci dari industri hospitality ini adalah pelayanan yang diberikan oleh setiap karyawan yang ada di properti hotel,” kata dia.

Program Grand Lauching, lanjut Seno, juga selaras dengan pemerintah yang sangat concern untuk mengembangkan pariwisata, dengan menjadikan Danau Toba sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Indonesia. “Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk mentuntaskan visi dari program holding hotel BUMN ini agar industri perhotelan dan pariwisata bisa semakin mendunia dan bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” imbuhnya.

Sementara itu, General Manager KHAS Parapat, Domu Siregar mengatakan, tak hanya pada tingkat lokal atau nasional, Khas Parapat juga menjadi perhatian turis internasional.

“Salah satunya adalah Raja Williem Alexander dan Ratu Maxima Zorrequieta Cerruti dari Belanda yang tahun lalu menyempatkan berkunjung di hotel ini untuk melihat tempat yang mempunyai nilai sejarah bagi pendahulu mereka,” katanya.

Saat ini, lanjut Domu, Hotel Khas Parapat juga sudah mempunyai sertifkat CHSE.

“Ini sebagai bukti bahwa hotel kami ini telah menerapkan protokol kesehatan yang baik dan benar,” papar Domu. (*)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Tak Terima Jenazah Harus Dimakamkan Secara Covid-19, Keluarga Duka di Siantar Pajang Poster Ini

Tak Terima Jenazah Harus Dimakamkan Secara Covid-19, Keluarga Duka di Siantar Pajang Poster Ini

Jalan Ade Irma Suryani Nasution Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Siantar Utara Kota Pematangsiantar, Selasa (20/4/2021) siang mendadak ramai. Seorang warga ...
Ribuan Ikan Mati Mendadak di Pantai Batubara, Diduga Keracunan Limbah

Ribuan Ikan Mati Mendadak di Pantai Batubara, Diduga Keracunan Limbah

Puluhan ribu ikan ditemukan mati terkapar di Pantai Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, sejak Selasa (20/4/2021). Penampakan tersebut ...
Mega Pro Kontra Vixion di Jalan Sangnaualuh, Pensiunan PNS Patah Kaki

Mega Pro Kontra Vixion di Jalan Sangnaualuh, Pensiunan PNS Patah Kaki

Seorang laki-laki lanjut usia terkapar dengan darah berceceran, setelah mengalami kecelakaan di Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Siantar Timur, Selasa ...
BBPSU Gelar Kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Pematang Siantar

BBPSU Gelar Kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Pematang Siantar

Balai Bahasa Provinsi Sumatra Utara (BBPSU) menggelar kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Kota Pematang Siantar selama 2 hari, ...
Anggota DPRD Sumut Minta Polda Selidiki Dalang Galian C Ilegal di Aek Nalas Siregar

Anggota DPRD Sumut Minta Polda Selidiki Dalang Galian C Ilegal di Aek Nalas Siregar

Anggota DPRD Sumatera Utara Viktor Silaen, meminta pihak Polda Sumatera Utara agar secepatnya mengungkap dalang tambang batu ilegal di ...
Mortir Temuan Warga di Hatonduhan Diledakkan, Kapolsek: 5 Kali Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Mortir Temuan Warga di Hatonduhan Diledakkan, Kapolsek: 5 Kali Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Tim Gegana Brimob Polda Sumatra Utara meledakan mortir temuan warga di Huta VIII Buntu Uluan Saribu Laksa, Nagori Tangga Batu, ...
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
AdvertNative 320 x 200