Rabu, 21 April 2021 | 07.52 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Wanita Pengusaha Rumah Makan di Parapat Babak Belur Dianiaya 3 Wisatawan Asal Medan

Wanita Pengusaha Rumah Makan di Parapat Babak Belur Dianiaya 3 Wisatawan Asal Medan

Reporter : Heryanto Silalahi | Senin, 5 April 2021 - 12:37 WIB

IMG-106035

Kedua korban saat membuat pengaduan ke Polsek Parapat. Insert: Luka memar di pelipis Anggreani. (Heryanto S/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

PARAPAT, metro24jam.com – Pemilik Rumah Makan Marina di Jalan Haranggaol, Kelurahan Tigaraja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, mengaku telah dianiaya 3 wisatawan asal Kota Medan, Jum’at (2/4/2021).

Korban penganiayaan, Anggreani (40) dan Marina Doorce (44) saat ini telah membuat pengaduan ke Polsek Parapat terkait kejadian itu, Sabtu (3/4/2021) kemarin.

Kepada awak media ini Anggreani bercerita, kejadiwan berawal Jum’at (02/4/2021) sekira pukul 12.00 Wib.

Saat itu, keluarga pelaku datang ke rumah makan miliknya. Salah seorang dari rombongan itu kemudian menyuruh Anggreani agar mengoreng ulang ikan dan bakwan yang sudah dipajang di steling.

Menuruti permintaan itu, Anggreani pun membawa bakwan dan ikan yang dipesan para pelaku untuk digoreng kembali. Selanjutnya, setelah selesai menggoreng, ia menyajikan makanan tersebut ke meja pelaku.

Namun, tanpa alasan yang jelas ikan yang dipesan tersebut tidak jadi dimakan. Tak sampai di situ, salah seorang pelaku mengucapkan kata ‘Ci**i’, dalam bahasa Hokkian.

Mendengar omongan para pelaku, Anggreani pun mempertanyakan apa maksud pelanggannya itu mengucapkan kata-kata tak pantas.

“Mungkin dia pikir saya tak ngeri bahasa China. Setelah membayar mereka keluar, tiba-tiba 3 orang pelaku mendatangi saya dan langsung memukul kami berdua dibagian wajah dan dada,” kata Anggreani.

Tak hanya itu, pelaku juga kemudian menendang Anggreani dan Marina Doorce sambil melontarkan makian.

“‘Buka jilbab mu, lon**, a*j*ng, b*bi!’, kata salah satu pelaku,” tutur Anggreani mengulang kalimat yang dilontarkan pelaku kepada mereka.

Akibat kejadian itu, Anggreani mengalami bengkak di pelipis mata kiri, lecet dan ia pun merasa lemas seketika saat itu.

“Saya sudah melaporkan kasus pemukulan kepada Polsek Parapat, sama Kapolres Simalungun,” ungkap Anggreani.

Ia berharap agar para pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Metro24jam.com, pelaku diketahui berinisial HEN (27), pria Tionghoa asal Kota Medan dan 2 saudaranya.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo ketika dikonfirmasi membenarkan telah menerima laporan korban.

“Benar ada menerima laporan dan korban. Sekarang terduga pelaku sedang dijemput ke Medan,” ungkapnya.

Sementara itu, anggota DPRD Simalungun Maraden Sinaga menyesalkan adanya kejadian tersebut. Ia meminta polisi segera menangkap para pelaku.

“Kita minta kepolisan segera memproses laporan pengaduan warga selaku korban penganiayaan dan tangkap para pelaku,” kata Ketua Komisi II DPRD Simalungun tersebut. (*)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Tak Terima Jenazah Harus Dimakamkan Secara Covid-19, Keluarga Duka di Siantar Pajang Poster Ini

Tak Terima Jenazah Harus Dimakamkan Secara Covid-19, Keluarga Duka di Siantar Pajang Poster Ini

Jalan Ade Irma Suryani Nasution Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Siantar Utara Kota Pematangsiantar, Selasa (20/4/2021) siang mendadak ramai. Seorang warga ...
Ribuan Ikan Mati Mendadak di Pantai Batubara, Diduga Keracunan Limbah

Ribuan Ikan Mati Mendadak di Pantai Batubara, Diduga Keracunan Limbah

Puluhan ribu ikan ditemukan mati terkapar di Pantai Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, sejak Selasa (20/4/2021). Penampakan tersebut ...
Mega Pro Kontra Vixion di Jalan Sangnaualuh, Pensiunan PNS Patah Kaki

Mega Pro Kontra Vixion di Jalan Sangnaualuh, Pensiunan PNS Patah Kaki

Seorang laki-laki lanjut usia terkapar dengan darah berceceran, setelah mengalami kecelakaan di Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Siantar Timur, Selasa ...
BBPSU Gelar Kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Pematang Siantar

BBPSU Gelar Kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Pematang Siantar

Balai Bahasa Provinsi Sumatra Utara (BBPSU) menggelar kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Kota Pematang Siantar selama 2 hari, ...
Anggota DPRD Sumut Minta Polda Selidiki Dalang Galian C Ilegal di Aek Nalas Siregar

Anggota DPRD Sumut Minta Polda Selidiki Dalang Galian C Ilegal di Aek Nalas Siregar

Anggota DPRD Sumatera Utara Viktor Silaen, meminta pihak Polda Sumatera Utara agar secepatnya mengungkap dalang tambang batu ilegal di ...
Mortir Temuan Warga di Hatonduhan Diledakkan, Kapolsek: 5 Kali Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Mortir Temuan Warga di Hatonduhan Diledakkan, Kapolsek: 5 Kali Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Tim Gegana Brimob Polda Sumatra Utara meledakan mortir temuan warga di Huta VIII Buntu Uluan Saribu Laksa, Nagori Tangga Batu, ...
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
AdvertNative 320 x 200