Sabtu, 27 Februari 2021 | 16.56 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>2 Bulan Kabur ke Jakarta, Ayah Bejat dari Toba Diciduk di Bilangan Cakung, Ini Alasannya Tega Cabuli Sang Putri…

2 Bulan Kabur ke Jakarta, Ayah Bejat dari Toba Diciduk di Bilangan Cakung, Ini Alasannya Tega Cabuli Sang Putri…

Reporter : Hotman Siagian | Senin, 22 Februari 2021 - 18:36 WIB

IMG-104909

Tersangka TN saat diboyong untuk menjalani penyidikan di Mapolres Toba. (Hotman/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

TOBA, metro24jam.com – Dua bulan melarikan diri dalam upayanya bersembunyi dari kejaran polisi, langkah TN (43) — warga Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba ini, akhirnya terhenti, Jum’at (19/2/2021) sekira pukul 22.30 Wib.

Pria yang telah tega mencabuli putri kandungnya itu ditangkap personel Sat Reskrim Polres Toba di sebuah doorsmeer di bilangan Cakung, Jakarta Timur, DKI Jakarta.

Kasat Reskrim Polres Toba, AKP Nelson Sipahutar SH MM, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (22/02/2021) sekira pukul 14.30 Wib, membenarkan penangkapan TN.

“Sesuai laporan pengaduan dari orangtua korban, atau istri dari tersangka, pada tanggal 24 Desember 2020, kami langsung melakukan proses penyelidikan dan penyidikan dalam perkara ini,” katanya.

Diketahui, korban yang masih berusia 9 tahun merupakan putri kandung dari tersangka sendiri.

Nelson menjelaskan, berdasarkan pengakuan bocah tersebut, perbuatan bejat sang ayah sudah dilakukan sejak tahun 2018 silam.

Perbuatan bejat itu akhirnya terungkap setelah TN dipergoki istrinya sendiri sedang mencabuli putri mereka pada 21 Desember 2020 sore lalu.

“jadi sudah lebih dari 10 kali dilakukan, baik di rumah mapun di belakang rumah. Ada juga di ruang kamar tidur, kamar mandi, ruang tengah. Semuanya dilakukan si tersangka pada saat istrinya sedang tidak di rumah,” beber Nelson.

Setelah mengetahui dirinya dilaporkan sang istri ke Polres Toba, TN kemudian disebut langsung kabur ke Medan.

“Tanggal 29 Desember 2020 dia sudah keluar dari Toba menuju Medan menemui salah satu keluarga di sana. Dan saat itu dia menjelaskan [kepada kerabatnya] kalau dia sama istrinya sedang cekcok,” beber Nelson.

Keesokan harinya, TN langsung berangkat menuju Jakarta. “Di sana juga dia tanpa ada tujuan, dan turun di Pulogadung lalu melanglang buana mencari pekerjaan, hingga jadi tukang cuci mobil di Cakung. Tersangka sudah bekerja sebulan lebih di sana,” jelas Nelson.

Keberadaan TN, lanjut Nelson, diketahui ketika polisi mendapat informasi dari salah seorang teman dekat keluarganya, bahwa ia sedang di Cakung Jakarta Timur.

“Kami pun bergerak ke sana dan selama 3 hari kami melakukan pengintaian hingga berhasil menangkapnya,” urai Nelson.

Kepada polisi, TN berdalih, bahwa ia tega mencabuli putri kandungnya sendiri karena dia sudah tidak cocok dengan istrinya.

TN mengaku bahwa ia tak lagi pernah mendapat layanan biologis dari sang istri, hingga ia tergiur untuk melampiaskan birahinya kepada putri kandung mereka.

“Kami masih akan mendalami lagi, apakah memang cuma 10 kali atau lebih [pencabulan]. Atau mungkin ada korban lain selain putrinya ini, akan tetap jalani proses penyidikannya ke depan,” lanjut Nelson.

Ketika ditanya mengenai penerapan hukum kebiri terhadap tersangka, Nelson mengatakan, pihaknya masih akan berkoordinasi dengan kejaksaan terkai hal itu.

“Seperti apa nanti, karena masalah seperti itu keputusan hakim. Tapi kami maksimalkan ini prosesnya belum berhenti di sini masih akan kami gali terus apa motif dari si tersangka ini hingga tega melakukan perbuatan itu pada darah dagingnya sendiri,” tandasnya.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan lain, karena TN mengaku bahwa ia sangat menikmati saat berhubungan badan dengan putri kandungnya itu.

“Apakah ada motif lain, atau ada juga korban yang lain yang sudah menjadi korban. Sebab pengakuannya, dia menikmati berhubungan badan dengan putrinya yang masih di bawah umur. Gimana seorang bapak bisa melakukan perbuatan seperti ini sama putrinya sendiri,” tandasnya.

Atas perbuatannya, TN dijerat pasal 81 ayat 1 dan 3 pasal 76 D subsider pasal 82 ayat 1 dan 2 untuk pasal 76 undang-undang RI tahun 2016 hukumannya 15 tahun.

“Tapi karena ini dilakukan oleh orangtua kandung sendiri, ditambah sepertiga dari hukuman 20 tahun penjara,” pungkas Nelson.

Sementara itu, seorang tokoh masyarakat pemerhati anak di Kabupaten Toba, Parlin Sianipar (72), mengapresiasi kinerja Polres Toba yang berhasil menangkap pelaku pencabulan terhadap putri kandungnya itu.

Parlin berharap agar polisi menjerat tersangka dengan pasal berlapis agar ada efek jera terhadap para pelaku.

“Saya sangat apresiasi lah kalau tidak ada terjadi kerjasama di kepolisian Medan-Jakarta. Saya sangat berterima kasih. Harus dikasih pelajaran orang yang berbuat perlakuan biadab ini, apalagi terhadap putri kandungnya,” tuturnya terbata-bata berlinang airmata. (*)

BACA JUGA:
Terjadi di Toba! Ayah Bejat Cabuli Putri Bungsu, Si Sulung Disuruh Menunggu di Luar Rumah

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Sempat Berhenti Setelah Didemo Warga, Tambang Pasir Simponi Kembali Beroperasi

Sempat Berhenti Setelah Didemo Warga, Tambang Pasir Simponi Kembali Beroperasi

Penambangan pasir di Simponi, Kelurahan Perdagangan 1, Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun, kembali beroperasi selama sebulan terakhir. Sebelumnya, operasional penambangan pasir ...
Ditembak Tetangga Pakai Senapan Angin, IRT di Paya Bakong Dilarikan ke RS

Ditembak Tetangga Pakai Senapan Angin, IRT di Paya Bakong Dilarikan ke RS

Rohani (33), seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Desa Alue Lhok, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara terpaksa dilarikan ke ...
MTQ VII Tingkat Kecamatan Siantar Marimbun Usai, Pematang Marihat Juara Umum

MTQ VII Tingkat Kecamatan Siantar Marimbun Usai, Pematang Marihat Juara Umum

Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) VII Tahun 2021 tingkat Kecamatan Siantar Marimbun ditutup Camat Siantar Marimbun Jan Ericson Purba SSTP MSi, ...
Dua Ruko Papan Bunga di Jalan T Amir Hamzah Terbakar, 1 Orang Tewas Terpanggang

Dua Ruko Papan Bunga di Jalan T Amir Hamzah Terbakar, 1 Orang Tewas Terpanggang

Dua ruko usaha papan bunga di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Sei Agul, Medan Barat, dilahap Si Jago Merah, Jum'at ...
Anggota DPRD Deliserdang Ronaldta Tarigan Meninggal Dunia Usai Ikuti Raker di Berastagi

Anggota DPRD Deliserdang Ronaldta Tarigan Meninggal Dunia Usai Ikuti Raker di Berastagi

Anggota DPRD Deliserdang, Ronaldta Tarigan meninggal dunia, di Rumah Sakit Columbia Asia, Jum'at (26/2/2021). Anggota Komisi IV DPRD Deliserdang itu ...
PT TPL Bantu Pembangunan Kamar Mandi di SDN 091470 Sibaganding

PT TPL Bantu Pembangunan Kamar Mandi di SDN 091470 Sibaganding

Mendukung lingkungan pendidikan yang bersih dan berkualitas, PT Toba Pulp Lestari (TPL) Tbk membangun kamar mandi di SD Negeri 091470 ...
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
AdvertNative 320 x 200