Sabtu, 27 Februari 2021 | 17.06 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Gempar di Binjai! Pasutri Petani Dihabisi Begal, Mayatnya Dibuang ke Parit Kebun Tebu

Gempar di Binjai! Pasutri Petani Dihabisi Begal, Mayatnya Dibuang ke Parit Kebun Tebu

Reporter : Lana Priyatna | Senin, 22 Februari 2021 - 16:31 WIB

IMG-104896

Jenazah Astuti (krii) dan Sugianto beberapa saat setelah ditemukan. (ist/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

BINJAI, metro24jam.com – Warga di seputaran Perkebunan Tebu PTPN II, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, digemparkan dengan temuan jenaah sepasang suami istri dalam kondisi berlumuran darah, Senin (22/2/2021) pagi.

Keduanya diduga telah dibunuh oleh kawanan begal lalu dibuang ke dalam parit di seputaran perkebunan tebu milik PTPN II, Kelurahan Tunggurono.

Kapores Binjai AKBP Romadhoni dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas AKP Siswanto Ginting ketika dikonfirmasi membenarkan adanya temuan itu.

“Korban pasangan suami istri, Sugianto (56) dan Astuti (59), warga Desa Sei Mencirim Dusun 7 Kampung Banten, Kecamatan Kutalimbaru. Korban laki meninggal dunia dengan kondisi kepala pecah kepala akibat benda tumpul, sedangkan perempuan mengalami luka bacok di leher serta memar kepala,” urainya.

Berdasarkan keterangan Alika (19), yang merupakan putri kandung pasangan suami istri tersebut, awalnya Sugianto dan Astuti pergi berbelanja ke Pasar Tavip Kota Binjai sekira pukul 04.07 Wib.

“Sampai sekira pukul 06.00 Wib, korban tidak juga sampai di rumah. Jadi, anak kandung Alika bertanya-tanya kenapa kedua orangtuanya belum juga sampai di rumah,” ungkap Siswanto.

Merasa ada yang tak beres, Alika kemudian menghubungi pamannya Yamin (48), warga Pasar V, Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Setelah Yamin tiba, Alika bersama pamannya itu dan abang iparnya bernama Putra berangkat dan mencari kedua orangtuanya dengan menyisir sepanjang jalan dari rumah hingga ke Pasar Tavip.

Sesampainya di Pasar Tavip Binjau, Alika bertanya kepada salah seorang pedagang langganan mereka di sana untuk memastikan apakah kedua orangtuanya terlihat datang berbelanja.

“Pedagang tersebut kemudian memastikan bahwa pasangan suami istri tersebut ada datang berbelanja dan sempat membeli jengkol sekira pukul 05.30 Wib dan kemudian kembali ke rumah,” jelas Siswanto.

Alika kemudian memberitahu kabar tersebut kepada pamannya Yamin dan seorang kerabat mereka Syamsuddin, bahwa orangtuanya belum ditemukan.

Selanjutnya, Yami dan Syamsuddin menyisir sepanjang Jalan Gajah Mada menuju kediaman pasutri tersebut.

“Sesampainya di perempatan Jalan Kebun, Dusun XII, saksi Yamin melihat 2 orang tergeletak di dalam parit,” jelasnya.

Setelah memastikan kedua orang tersebut kakak dan abang iparnya, Yamin kemudian memberitahukan kejadian itu ke Polsek Binjai Timur.

Tak lama berselang, Kapolsek Binjai Timur dan anggotanya tiba di lokasi disusul Tim Inafis Polres Binjai.

Beberapa menit kemudian, Kapolres AKBP Romadhoni dan Kasat Reskrim AKP Yayang juga tiba di lokasi. Selanjutnya, petugas melakukan olah TKP lalu memasang garis polisi.

“Pukul 12.20 Wib, tim Forensik dari Polda Sumut tiba di TKP untuk melaksanakan olah TKP dan identifikasi. Kemudian jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk otopsi,” jelas Siswanto.

Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan hasil olah TKP, diduga kuat pasangan suami istri tersebut telah menjaid korban begal.

“Sepedamotor dan barang berharga milik korban diduga telah diambil pelaku. Diduga pelaku Curas ini lebih dari 2 orang,” tandasnya.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memburu para pelaku. (*)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Sempat Berhenti Setelah Didemo Warga, Tambang Pasir Simponi Kembali Beroperasi

Sempat Berhenti Setelah Didemo Warga, Tambang Pasir Simponi Kembali Beroperasi

Penambangan pasir di Simponi, Kelurahan Perdagangan 1, Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun, kembali beroperasi selama sebulan terakhir. Sebelumnya, operasional penambangan pasir ...
Ditembak Tetangga Pakai Senapan Angin, IRT di Paya Bakong Dilarikan ke RS

Ditembak Tetangga Pakai Senapan Angin, IRT di Paya Bakong Dilarikan ke RS

Rohani (33), seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Desa Alue Lhok, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara terpaksa dilarikan ke ...
MTQ VII Tingkat Kecamatan Siantar Marimbun Usai, Pematang Marihat Juara Umum

MTQ VII Tingkat Kecamatan Siantar Marimbun Usai, Pematang Marihat Juara Umum

Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) VII Tahun 2021 tingkat Kecamatan Siantar Marimbun ditutup Camat Siantar Marimbun Jan Ericson Purba SSTP MSi, ...
Dua Ruko Papan Bunga di Jalan T Amir Hamzah Terbakar, 1 Orang Tewas Terpanggang

Dua Ruko Papan Bunga di Jalan T Amir Hamzah Terbakar, 1 Orang Tewas Terpanggang

Dua ruko usaha papan bunga di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Sei Agul, Medan Barat, dilahap Si Jago Merah, Jum'at ...
Anggota DPRD Deliserdang Ronaldta Tarigan Meninggal Dunia Usai Ikuti Raker di Berastagi

Anggota DPRD Deliserdang Ronaldta Tarigan Meninggal Dunia Usai Ikuti Raker di Berastagi

Anggota DPRD Deliserdang, Ronaldta Tarigan meninggal dunia, di Rumah Sakit Columbia Asia, Jum'at (26/2/2021). Anggota Komisi IV DPRD Deliserdang itu ...
PT TPL Bantu Pembangunan Kamar Mandi di SDN 091470 Sibaganding

PT TPL Bantu Pembangunan Kamar Mandi di SDN 091470 Sibaganding

Mendukung lingkungan pendidikan yang bersih dan berkualitas, PT Toba Pulp Lestari (TPL) Tbk membangun kamar mandi di SD Negeri 091470 ...
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
AdvertNative 320 x 200