Selasa, 18 Mei 2021 | 05.04 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Gempar di Binjai! Pasutri Petani Dihabisi Begal, Mayatnya Dibuang ke Parit Kebun Tebu

Gempar di Binjai! Pasutri Petani Dihabisi Begal, Mayatnya Dibuang ke Parit Kebun Tebu

Reporter : Lana Priyatna | Senin, 22 Februari 2021 - 16:31 WIB

IMG-104896

Jenazah Astuti (krii) dan Sugianto beberapa saat setelah ditemukan. (ist/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

BINJAI, metro24jam.com – Warga di seputaran Perkebunan Tebu PTPN II, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, digemparkan dengan temuan jenaah sepasang suami istri dalam kondisi berlumuran darah, Senin (22/2/2021) pagi.

Keduanya diduga telah dibunuh oleh kawanan begal lalu dibuang ke dalam parit di seputaran perkebunan tebu milik PTPN II, Kelurahan Tunggurono.

Kapores Binjai AKBP Romadhoni dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas AKP Siswanto Ginting ketika dikonfirmasi membenarkan adanya temuan itu.

“Korban pasangan suami istri, Sugianto (56) dan Astuti (59), warga Desa Sei Mencirim Dusun 7 Kampung Banten, Kecamatan Kutalimbaru. Korban laki meninggal dunia dengan kondisi kepala pecah kepala akibat benda tumpul, sedangkan perempuan mengalami luka bacok di leher serta memar kepala,” urainya.

Berdasarkan keterangan Alika (19), yang merupakan putri kandung pasangan suami istri tersebut, awalnya Sugianto dan Astuti pergi berbelanja ke Pasar Tavip Kota Binjai sekira pukul 04.07 Wib.

“Sampai sekira pukul 06.00 Wib, korban tidak juga sampai di rumah. Jadi, anak kandung Alika bertanya-tanya kenapa kedua orangtuanya belum juga sampai di rumah,” ungkap Siswanto.

Merasa ada yang tak beres, Alika kemudian menghubungi pamannya Yamin (48), warga Pasar V, Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang.

Setelah Yamin tiba, Alika bersama pamannya itu dan abang iparnya bernama Putra berangkat dan mencari kedua orangtuanya dengan menyisir sepanjang jalan dari rumah hingga ke Pasar Tavip.

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Bupati Toba Terbitkan Surat Edaran Larangan Pesta, Objek Wisata Ditutup

Bupati Toba Terbitkan Surat Edaran Larangan Pesta, Objek Wisata Ditutup

Bupati Toba Ir Poltak Sitorus melarang warganya terlibat dalam kerumunan khususnya yang akan melakukan kegiatan pesta dan ibadah. Hal itu ...
Pemkab Simalungun Bantu Korban Longsor dan Banjir di Parapat

Pemkab Simalungun Bantu Korban Longsor dan Banjir di Parapat

Pemerintah Simalungun melalui Dinas Sosial memberikan bantuan 75 paket bahan pangan pokok kepada korban longsor di Huta Swalan, Nagori Sibaganding ...
Viral di Mesdos, Seorang Pelaku Pemerasan di Eks Terminal Sukadame Ditangkap, Temannya Buron

Viral di Mesdos, Seorang Pelaku Pemerasan di Eks Terminal Sukadame Ditangkap, Temannya Buron

Aksi pemerasan di kawasan eks Terminal Sukadame Kota Pematang Siantar viral di media sosial (medsos).Video pemerasan itu pertama kali diunggah ...
Tinjau TPS, PLt Camat Lubukpakam: Kebersihan Harus Diawali dari Desa

Tinjau TPS, PLt Camat Lubukpakam: Kebersihan Harus Diawali dari Desa

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Lubukpakam Drs Syahdin Setia Budi Pane mengimbau seluruh warganya agar peduli kebersihan dan lingkungan. "Dari tiap ...
Kelilingi Objek Wisata Lurah Tigaraja Imbau Warga Taati Prokes

Kelilingi Objek Wisata Lurah Tigaraja Imbau Warga Taati Prokes

Kepala Kelurahan Tigaraja, Darmadonni Silalahi SH, mengelilingi lokasi objek wisata di seputar wilayah kerjanya, untuk mengimbau warga agar tetap menaati ...
Gubuk Diduga Lokasi Judi Dadu di Durin Simbelang Dibakar Polisi

Gubuk Diduga Lokasi Judi Dadu di Durin Simbelang Dibakar Polisi

Menindaklanjuti keresahan masyarakat akan adanya lokasi judi dadu di Desa Durin Simbelang, personel Polsek Pancurbatu dipimpin Kapolsek, Kompol Dedy Dharma ...
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
AdvertNative 320 x 200