Categories: Metro 24 Jam

Belum Pernah Ditindak, Judi Tembak Ikan Marak di 3 Lokasi Ini! Bandar Narkoba Ikut Nebeng

Sejumlah lokasi judi tembak ikan, belakangan ini tumbuh subur di Kota Medan. Beberapa lokasi di antaranya terdapat di seputaran Simpang Kwala, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor tepatnya di Jalan Parang II dan Parang III.

Selain itu ada 2 lokasi lainnya tak jauh dari Simpang Selayang Medan yakni di salah satu kafe dan sebuah warung tepat di seberang Pesantren Raudhatul Hasanah di Jalan Setia Budi Ujung.

Judi serupa juga beroperasi di pinggiran sungai, di Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Tuntungan, Kota Medan, tak jauh dari Toko UD JSK Barokah.

Beberapa warga yang bertempat tinggal di sekitar lokasi judi tersebut saat ini mengaku resah. Karena selain menjadi tempat bermain judi, beberapa lokasi juga disinyalir menjadi tempat para pengedar sabu-sabu mengecer dagangannya.

Ironisnya, setelah sekian lama beroperasi, lokasi judi itu disebut belum pernah sekali pun mendapat tindakan dari pihak berwajib, dalam hal ini kepolisian.

Padahal, setiap harinya para penjudi telihat keluar masuk ke lokasi yang memasang mesin ketangkasan tembak ikan. Belum lagi para pecandu narkoba yang diduga sering melakukan transaksi di sana.

Ironisnya, sejumlah lokasi tersebut hanya berjarak beberapa puluh meter saja dari kantor lurah, masjid serta pondok pesantren. Bahkan, tak jarang sejumlah orangtua yang bermain di sana ikut membawa anak mereka ikut bermain.

Menurut salah seorang warga sekitar, aktifitas judi tembak ikan di kawasan itu sudah berlangsung selama satu tahun terakhir.

“Ada 5 mesin di sana. Tiga mesin di pinggir sungai atau biasa dibilang di bawah, dua lagi di atas,” kata warga Kelurahan Namo Gajah itu, Jum’at(19/1/2021).

Menurut pria tersebut, seluruh lokasi judi dikelola seorang pria berinisial SS dan mesin-mesinya ditandai dengan merek “SS”.

Dari hasil pengoperasian mesin judi berkedok permainan ketangkasan Tembak Ikan itu, pengelola diduga meraup untung mencapai puluhan juta setiap harinya.

“Seringkali ramai, bisa sampai puluhan juta [rupiah] omsetnya satu hari,” lanjut warga itu.

Ia mengatakan, hingga saat ini lokasi judi tersebut aman-aman saja, karena sejak buka hingga saat ini, belum sekalipun pihak kepolisian melakukan penggrebekan.

“Lengkaplah, ada judi sama narkoba,” imbuhnya.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko ketika dikonfirmasi Jum’at (19/2/2021) sore masih belum memberikan tanggapan. (*)

Recent Posts

Tak Terima Jenazah Harus Dimakamkan Secara Covid-19, Keluarga Duka di Siantar Pajang Poster Ini

Jalan Ade Irma Suryani Nasution Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Siantar Utara Kota Pematangsiantar, Selasa (20/4/2021)…

10 jam ago

Ribuan Ikan Mati Mendadak di Pantai Batubara, Diduga Keracunan Limbah

Puluhan ribu ikan ditemukan mati terkapar di Pantai Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara,…

10 jam ago

Mega Pro Kontra Vixion di Jalan Sangnaualuh, Pensiunan PNS Patah Kaki

Seorang laki-laki lanjut usia terkapar dengan darah berceceran, setelah mengalami kecelakaan di Jalan Sangnaualuh, Kelurahan…

14 jam ago

BBPSU Gelar Kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Pematang Siantar

Balai Bahasa Provinsi Sumatra Utara (BBPSU) menggelar kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Kota…

15 jam ago

Anggota DPRD Sumut Minta Polda Selidiki Dalang Galian C Ilegal di Aek Nalas Siregar

Anggota DPRD Sumatera Utara Viktor Silaen, meminta pihak Polda Sumatera Utara agar secepatnya mengungkap dalang…

1 hari ago

Mortir Temuan Warga di Hatonduhan Diledakkan, Kapolsek: 5 Kali Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Tim Gegana Brimob Polda Sumatra Utara meledakan mortir temuan warga di Huta VIII Buntu Uluan…

1 hari ago