Categories: Metro 24 Jam

2 Penganiaya Pelajar di Jalan Wahid Hasyim Diringkus Tim Jahtanras Polrestabes Medan

Unit Jahtanras Sat Reskrim Polrestabes Medan mengamankan 2 remaja pelaku penganiayaan, Jum’at (05/2/2021) sekira pukul 17.30 Wib.

Kasat Reskrim Kompol Martuasah H Tobing mengatakan, keduanya diduga telah melakukan penganiayaan terhadap 2 pelajar, masing-masing berinisial MAP (15) dan MAR (14).

Aksi penganiayaan itu dilaporkan Rini Syahputri Siregar ke Polrestabes Medan pada Kamis (4/2/2021) sesuai Laporan Polisi nomor: LP/244/K/II/2021/SPKT RESTABES MEDAN.

Adapun kedua tersangka masing-masing berinisial CMT (16) dan RS (16), keduanya beralamat di Perumnas Helvetia Medan.

Peristiwa tersebut terjadi saat MAP dan MAR melintas di Jalan KH Wahid Hasyim, Rabu (3/2/2021) siang. Tiba-tiba RS menghentikan kedua pelajar tersebut. Setelah keduanya berhenti, RS langsung memukul kedua korban menggunakan tangga. Ia juga kemudian memprovokasi sejumlah temannya untuk memukuli.

CMT yang juga berada di sana kemudian ikut ambil bagian dalam aksi penganiayaan tersebut. Ia memukul dan menendang kedua korban. Tak sampai di situ, CMT kemudian mengambil kayu, lalu memukulkannya ke sepedamotor yang dikendarai MAP dan MAR.

Setelah melakukan penyelidikan, dari satu rekaman CCTV, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi para pelaku.

“Hari Jum’at (5/2/2021) sekira pukul 17.00 Wib, personel Timsus Jahtanras Polrestabes Medan mendapat informasi bahwa para pelaku sedang berada di seputaran Kecamatan Medan Helvetia,” kata Martuasah.

Polisi segera bergerak ke lokasi yang disebutkan untuk mengejar para terduga pelaku. Sesampainya di Jalan Kemuning Raya, Perumnas Helvetia, polisi melihat RS sedang mengendarai mobil Toyota Avanza warna hitam.

Melihat itu, petugas langsung menghentikan mobil tersebut lalu menangkap RS.

“Dari keterangan tersangka RS selanjutnya dilakukan pengembangan hingga petugas mengamankan seorang pelaku yang diduga turut serta dalam melakukan penganiyaan tersebut,” jelas Martuasah.

Kepada polisi, keduanya mengaku telah melakukan penganiayaan terhadap MAP dan MAR.

“Keduanya diduga melanggar pasal pasal 170 Jo 351 KUHPidana dan atau pasal 80 ayat (1) Jo 76 C UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” pungkas Martuasah. (*)

Recent Posts

Lagi Cas HP, Tabung Gas Diduga Bocor, Kios di Jalan Perjuangan Meledak, Pemilik Dilarikan ke RS

Satu ledakan hebat, Jum'at (16/4/2021) sekira pukul 23.00 Wib, sontak membuat warga sekitar Jalan Perjuangan…

23 jam ago

Judi Dadu Putar di Dusun Batu Karang Kembali Buka, Bulan Ramadhan Makin Meriah

Pihak kepolisian bersama Forkopimda sedang gencar-gencarnya melakukan razia terhadap kegiatan yang dinilai tidak ada kaitan…

23 jam ago

Berawal dari Penangkapan di Sei Semayang, Reskrim Polsek Patumbak Ringkus Kurir Ganja dari Medan dan Madina

Personel Unit Reskrim Polsek Patumbak, meringkus 3 kurir ganja Jum'at (09/04/2021) lalu. Dari penangkapan tersebut,…

24 jam ago

Prosesi Lelang Jabatan Pemkab Deliserdang Selesai, Pansel Akan Kirim 3 Nama

Prosesi dan tahapan Seleksi Lelang Jabatan Eselon II Pemkab Deliserdang segera tuntas hari ini, Sabtu…

1 hari ago

Ironi di Bulan Ramadhan, Judi Togel di Simalungun Malah Makin Marak, Warga Buru ‘THR’ Bandar?

Sejumlah kegiatan sehari-hari masyarakat kini dibatasi lantaran pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Dampak kebijakan tersebut…

1 hari ago

Kapolres Batubara Bantu Jamaah Masjid

Memasuki bulan suci Ramadhan, Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH MH, menyalurkan bantuan di sejumlah…

2 hari ago