Categories: Metro 24 Jam

Ayah Pencabul Putri Kandung Menghilang, Ibu Korban Nilai Polisi Lambat Bertindak

Sebulan berlalu setelah melaporkan perbuatan cabul terhadap putrinya ke polisi, BDT (44) mengaku kecewa terhadap pihak kepolisian, karena tersangka pelaku pencabulan, sekaligus suami yang sudah memberinya sepasang buah hati itu belum juga ditangkap.

“Laporannya kami buat tanggal 24 Desember 2020 dan sampai sekarang belum ditanggapi,” ujar ibu kandung korban.

Menurut wanita tersebut, ia bersama keluarga juga sudah membuat pengaduan ke pihak Perlindungan Anak. Mereka masih menunggu tindak lanjut berikutnya.

“Saya rasa, tidak ada respon mereka (polisi) sampai sekarang. Dan saya sudah pernah tanya itu sebelum melapor ke Perlindungan Anak. Jawaban mereka hanya begini, ‘Kami akan berusaha mencari’,” kesal BDT saat ditemui awak media di kediamannya, Rabu (3/2/2021) sore.

“Lalu saya bilang, apakah mereka sepelekan kasus ini karena buktinya sampai sekarang pelaku tidak kami tahu apakah sudah ditangkap atau tidak. Mereka diam aja,” imbuhnya.

Ia pun berharap, perlakuan bejat sang suami harus mendapatkan hukuman yang setimpal dari penegak hukum.

Sementara itu, korban yang saat ini masih duduk dibangku kelas III SD adalah bungsu dari 2 bersaudara. Akibat perlakuan sang ayah, bocah perempuan tersebut, menurut ibunya, sangat terpukul dan malu melihat teman-temannya di sekolah.

“Harapan saya, kalau dia (pelaku) sudah dapat, biar dihukum setimpal dengan perbuatannya yang bejat dan biadab. Tidak ada pengampunan dari saya bagi dia. Anak saya yang perlu saya lindungi. Saya tidak terima kehormatan putri saya direnggut ayahnya sendiri,” ketusnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar saat dikonfirmasi melalui Kanit UPPA Ipda Idris Simangunsong mengatakan, pihaknya telah berupaya untuk mencari pelaku usai menerima pengaduan BDT. Namun, hingga saat ini, pria berinisial TN tersebut belum ditemukan.

“Ada beberapa titik yang diduga tempat persembunyian pelaku sudah kita telusuri, namun tidak ketemu,” ungkap Idris.

Ia menambahkan, kasus tersebut saat ini sudah sampai di tahap penyidikan dan terhadap pelaku sedang diupayakan jemput paksa. Informasi terakhir yang diperoleh, pelaku sedang bersembunyi di luar kota.

“Hingga kini kami masih mencari keberadaan tersangka. Jika dalam waktu dekat pelaku tak kunjung ditemukan, pelaku akan dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), ” pungkasnya. (*)

BACA JUGA:
Terjadi di Toba! Ayah Bejat Cabuli Putri Bungsu, Si Sulung Disuruh Menunggu di Luar Rumah

Recent Posts

Tak Terima Jenazah Harus Dimakamkan Secara Covid-19, Keluarga Duka di Siantar Pajang Poster Ini

Jalan Ade Irma Suryani Nasution Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Siantar Utara Kota Pematangsiantar, Selasa (20/4/2021)…

10 jam ago

Ribuan Ikan Mati Mendadak di Pantai Batubara, Diduga Keracunan Limbah

Puluhan ribu ikan ditemukan mati terkapar di Pantai Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara,…

10 jam ago

Mega Pro Kontra Vixion di Jalan Sangnaualuh, Pensiunan PNS Patah Kaki

Seorang laki-laki lanjut usia terkapar dengan darah berceceran, setelah mengalami kecelakaan di Jalan Sangnaualuh, Kelurahan…

13 jam ago

BBPSU Gelar Kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Pematang Siantar

Balai Bahasa Provinsi Sumatra Utara (BBPSU) menggelar kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Kota…

15 jam ago

Anggota DPRD Sumut Minta Polda Selidiki Dalang Galian C Ilegal di Aek Nalas Siregar

Anggota DPRD Sumatera Utara Viktor Silaen, meminta pihak Polda Sumatera Utara agar secepatnya mengungkap dalang…

1 hari ago

Mortir Temuan Warga di Hatonduhan Diledakkan, Kapolsek: 5 Kali Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Tim Gegana Brimob Polda Sumatra Utara meledakan mortir temuan warga di Huta VIII Buntu Uluan…

1 hari ago