Categories: Metro 24 Jam

Bawa Sabu dari Aceh, Pria Asal Padang ‘Nyangkut’ di Polsek Medan Timur

Personel Polsek Medan Timur meringkus seorang pria yang kedapatan membawa satu paket besar sabu-sabu, Minggu (31/1/2021). Tersangka diketahui bernama Indra (38) warga Jalan Gajah Mada, Kota Padang, Sumatera Barat.

Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin dalam keterangannya melalui Kanit Reskrim, Iptu ALP Tambunan menjelaskan, pengungkapan itu berawal dari seorang informan.

“Informan kita menyatakan bahwa ada seorang laki-laki membawa narkoba jenis sabu-sabu sedang berada di Jalan Rakyat, Medan Perjuangan,” kata Tambunan, Senin (1/2/2021).

Personel Unit Reskrim Polsek Medan Timur dipimpin Iptu ALP Tambunan kemudian melakukan penyelidikan ke Jalan Rakyat dan akhirnya melihat seorang laki-laki sesuai dengan ciri-ciri yang disebutkan.

“Saat kita lihat, pria itu sedang membawa tas ransel warna hitam sudah menaiki Angkot. Lalu kita melakukan pembuntutan dan ternyata menuju ke arah Jalan Sisingamangaraja, persis di pool Bus ALS,” lanjutnya.

Saat Zul memesan tiket, polisi langsung memborgolnya. Dari tas hitam yang dibawa Zul, polisi menemukan sebungkus sabu-sabu.

“Saat kita interogasi, tersangka mengaku barang itu dari Aceh, dibawa langsung oleh tersangka,” jelas mantan Kanit Reskrim Polsek Medan Area itu.

Diiming-imingi Upah Rp3 Juta

Kepada awak media, Zul mengaku sudah 2 bulan menetap di Aceh beserta keluarganya. Di sana, ia bekerja sebagai tukang gali sumur bor.

“Gaji saya nggak dibayar selama 2 bulan. Terus ketemu sama orang namanya Edi. Dia nawarkan untuk bawa sabu ke Padang, upahnya Rp3 juta,” ungkanya.

Tergiur upah yang dijanjikan, Zul akhirnya bersedia dengan tawaran tersebut. Ia kemudian dibawa Edi ke rumah seorang pria bernama Zakir, Minggu (31/1/2021) sekira pukul 06.00 Wib.

Di rumah Zakir, Zul kemudian diberi sebuah tas hitam berisi sebungkus sabu-sabu.

“Jam setengah 7 pagi saya berangkat ke Medan naik mobil L-300,” lanjut pria berbadan kurus itu.

Di Medan, Zul kemudian beristirahat di rumah temannya di Jalan Rakyat. Setelah itu, ia berniat melanjutkan perjalanan ke Padang dengan menumpang Bus ALS.

“Pas di stasiun ALS, tiba-tiba udah ditangkap,” ujarnya tertunduk. (*)

Recent Posts

Tak Terima Jenazah Harus Dimakamkan Secara Covid-19, Keluarga Duka di Siantar Pajang Poster Ini

Jalan Ade Irma Suryani Nasution Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Siantar Utara Kota Pematangsiantar, Selasa (20/4/2021)…

8 jam ago

Ribuan Ikan Mati Mendadak di Pantai Batubara, Diduga Keracunan Limbah

Puluhan ribu ikan ditemukan mati terkapar di Pantai Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara,…

9 jam ago

Mega Pro Kontra Vixion di Jalan Sangnaualuh, Pensiunan PNS Patah Kaki

Seorang laki-laki lanjut usia terkapar dengan darah berceceran, setelah mengalami kecelakaan di Jalan Sangnaualuh, Kelurahan…

12 jam ago

BBPSU Gelar Kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Pematang Siantar

Balai Bahasa Provinsi Sumatra Utara (BBPSU) menggelar kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Kota…

14 jam ago

Anggota DPRD Sumut Minta Polda Selidiki Dalang Galian C Ilegal di Aek Nalas Siregar

Anggota DPRD Sumatera Utara Viktor Silaen, meminta pihak Polda Sumatera Utara agar secepatnya mengungkap dalang…

1 hari ago

Mortir Temuan Warga di Hatonduhan Diledakkan, Kapolsek: 5 Kali Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Tim Gegana Brimob Polda Sumatra Utara meledakan mortir temuan warga di Huta VIII Buntu Uluan…

1 hari ago