Sabtu, 16 Januari 2021 | 06.49 WIB
MGID BANNER
Metro24Jam>News>Gajah Liar Betina Sedang Bunting Ditemukan Mati di Bener Meriah, Diduga Ini Penyebabnya!

Gajah Liar Betina Sedang Bunting Ditemukan Mati di Bener Meriah, Diduga Ini Penyebabnya!

Reporter : Chairul Sya'ban | Kamis, 14 Januari 2021 - 17:57 WIB

IMG-103689

Polisi sedang memeriksa bangkai gajah betina. (ist/metro24jam.com)

Reklam Flip
Loading...

BENER MERIAH, metro24jam.com – Seekor gajah liar Sumatera berjenis kelamin betina ditemukan mati di Dusun Timbang Rasa, Desa Blang Rakal, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Gajah betina tersebut juga diketahui sedang bunting atau mengandung.

Temuan tersebut berawal saat tim gabungan yang terdiri dari masyarakat, TNI/Polri, Camat, dan CRU DAS Peusangan melakukan penanganan konflik gajah melalui penggiringan di Desa Blang Rakal dan Desa Negeri Antara, Selasa (12/01/2021).

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto, mengatakan, dalam perjalanan penelusuran jejak kelompok gajah liar tersebut pada pukul 09:00 WIB, tim menemukan seekor individu gajah betina yang sudah mati di samping alur sungai yang berada di sekitar kebun masyarakat Desa Blang Rakal.

Pada hari yang sama, kata Agus, tim dokter hewan dari BKSDA Aceh dan PKSL Unsyiah bergerak dari Banda Aceh menuju lokasi kejadian untuk melakukan nekropsi atau bedah bangkai guna mencari tahu penyebab kematiannya. Besoknya, tim dokter dan Kepolisian melakukan olah TKP disertai nekropsi.

“Setelah melakukan koordinasi dengan Kepolisian dan Kepala Desa, tim dokter hewan, dan CRU DAA Peusangan bersama Polres Bener Meriah dan Polsek melakukan olah TKP serta nekropsi terhadap temuan bangkai gajah tersebut. Disaksikan pula oleh Muspika Blang Rakal,” kata Agus, Kamis (14/01/2021).

Dari hasil olah TKP, lanjut Agus, ditemukan adanya milik warga berjarak sekitar seratus meter dari lokasi temuan bangkai yang diduga telah dirusak kawanan gajah liar. Ditemukan juga sisa pupuk tercecer di dalam dan luar gubuk. Disebutkan,

Sedangkan dari hasil nekropsi, kata Agus, diperoleh hasil bahwa gajah betina ini berusia sekitar sepuluh tahun dalam kondisi bunting, tidak ditemukan adanya bekas kekerasan fisik baik luka tembak, sayat, tusuk dan bakar, terlihat perubahan pada usus hemoragi, jantung hancur, dan lidah membiru.

“Berdasarkan hasil nekropsi yang dilakukan secara Makroskopis, dugaan sementara kematian gajah akibat keracunan pupuk. Guna mengetahui kepastian penyebab kematiannya, sampel organ berupa hati, limpa, paru-paru, usus, isi lambung, lidah, dan feses akan dikirim ke Pusat Laboratorium Forensik untuk dilakukan uji toksicologi,” tukas Agus.

BKSDA Aceh juga akan terus berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Resort Bener Meriah untuk mengetahui ada tidaknya unsur pidana terkait dengan penyebab kematian gajah liar tersebut. (*)

KOMENTAR ANDA
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Polres Lhokseumawe Paparkan Pengungkapan Kasus Curat, Cabul dan Narkoba

Polres Lhokseumawe Paparkan Pengungkapan Kasus Curat, Cabul dan Narkoba

Kepolisian Resort (Polres) Kota Lhokseumawe, menggelar Konferensi Pers pengungkapan sejumlah kasus yang terjadi di wilayah hukumnya, Jum'at (15/1/2021). Kapolres AKBP ...
Bupati Batubara Bantu Warga Terdampak Banjir di 3 Kecamatan

Bupati Batubara Bantu Warga Terdampak Banjir di 3 Kecamatan

Bupati Ir Zahir MAP memberikan bantuan kepada warga di 3 kecamatan di Kabupaten Batubara yang terdampak banjir, Jum'at (15/1/2021). Banjir ...
Pulang Beli Sabu, Remaja 17 Tahun Ini Diciduk Polisi, BB Disimpan Dalam Kotak Rokok

Pulang Beli Sabu, Remaja 17 Tahun Ini Diciduk Polisi, BB Disimpan Dalam Kotak Rokok

Seorang remaja berusia 17 tahun ditangkap Satuan Narkoba Polres Siantar karena membawa narkoba jenis sabu, Kamis (14/1/2020) sekira jam 23.50 ...
Pria Tewas di Depan Mapolda Sumut, Kabid Humas: Korban Sakit Paru-paru

Pria Tewas di Depan Mapolda Sumut, Kabid Humas: Korban Sakit Paru-paru

Sesosok pria mendadak tergeletak persis di depan Mapolda Sumatera Utara, Jum'at (15/1/2021). Dari mulutnya keluar darah segar. Petugas piket di ...
Harimau Sumatera Berkeliaran di Desa Meranti Timur, Seekor Kambing Jadi Mangsa

Harimau Sumatera Berkeliaran di Desa Meranti Timur, Seekor Kambing Jadi Mangsa

Penampakan seekor harimau Sumatera, Rabu (13/1/2021) membuat heboh warga di Dusun VI Sigalapang, Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, ...
Deliserdang Gelar Vaksinasi, Kadiskes: Wajib Dua Kali

Deliserdang Gelar Vaksinasi, Kadiskes: Wajib Dua Kali

Dinas Kesehatan Deliserdang menggelar vaksinasi Covid-19 di RSUD Deliserdang Jumat (15/1/2021). Kegiatan vaksinasi diawali dengan menyuntikkan vaksi kepada 10 tokoh ...
Reklam Sticky Ads
Reklam Inread
Triv
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
ReklamStore Scroll