Selasa, 27 Juli 2021 | 10.41 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Puluhan Warga Panei Datangi PTPN IV Marjandi, Tuding Proyek Irigasi Penyebab Banjir

Puluhan Warga Panei Datangi PTPN IV Marjandi, Tuding Proyek Irigasi Penyebab Banjir

Reporter : Agus Suhendra | Selasa, 12 Januari 2021 - 17:13 WIB

IMG-103618

Warga di lokasi jembatan dan ruas jalan rusah akibat dampak banjir. (ist/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Puluhan perwakilan warga Kecamatan Panei mendatangi kantor Manajer PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Marjandi, Selasa (12/1/2021).

Warga menuding, penanaman sawit di Daerah Saluran Sungai (DAS), dan seluruh proyek pembangunan irigasi perkebunan sawit PTPN IV Marjandi menjadi penyebab banjir di kawasan itu.

Menurut warga, kontur bangunan saluran irigasi ada yang tidak beres yang menyebabkan penyempitan aliran anak sungai yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya banjir jika curah hujan cukup tinggi.

Untuk diketahui, saat ini kawasan Kelurahan Panei Tongah, Kecamatan Panei, tengah direndam banjir. Sebelumnya juga pernah terjadi banjir serupa pada tahun lalu.

“Kami minta PTPN IV Marjandi melakukan penutupan seluruh parit irigasi yang menyebabkan air meluap dan tumpah ke badan jalan dan ke desa kami, pada saat musim hujan,” kata U Nenggolan, mewakili warga Kecamatan Panei.

Ia mengatakan, permasalahan banjir tersebut sudah seringkali disampaikan kepada pihak PTPN IV Marjandi, mulai dari pimpinan sebelumnya. Namun, hingga hari ini belum juga ada solusinya.

Menurut Nainggolan, aksi serupa, bukan pertama dilakukan. Tapi pihak PTPN IV Marjandi sampai saat ini tidak segera mencari solusi untuk memberi ketenagan kepada warga.

“Apabila masih tidak ada respon, maka kami akan melakukan aksi yang lebih besar. Warga sudah tak peduli dengan janji. Pokoknya kami meminta PTPN IV Marjandi memberi ketenangan dan solusi,” tegasnya.

Hal senada disampaikan J Nainggolan, salah seorang ketua organisasi kepemudaan di Kecamatan Panei.

Ia mengatakan, banjir seringkali terjadi di pemukiman warga setelah pihak PTPN IV Marjandi membangun parit irigasi di daerah resapan air.

“Saat ini Kelurahan Panei Tongah, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun direndam banjir. seharunya PTPN IV Marjandi memberi solusi,” sebutnya.

Warga lainnya menimpali, “Tolong pak! Jangan sampai rusuh warga!”, sembari meminta pihak PTPN IV Marjandi meninjau ke lokasi terdampak banjir.

Perwakilan warga Panei saat mediasi dengan pihak PTPN IV Marjandi. (ist/metro24jam.com)

Terpisah, manajer PTPN IV Marjandi T Sitanggang ketika dikonfirmasi melalui Asisten SDM Vincent Nadeak, menjelaskan, telah menerima audensi perwakilan warga.

“Kita sudah audiensi di ruangan manejer, dengan beberapa perwakilan dari Panei Tongah. Dan kita juga sudah meninjau langsung yang terkena dampak,” katanya via WhastApp, Selasa (12/1/2021) siang.

Sekedar informasi, hujan deras yang melanda Kabupaten Simalungun pada Senin (11/1/2021) sore sampai tengah malam, mengakibatkan 3 jembatan di Kecamatan Panei rusak berat.

Dua jembatan putus total di Nagori Janggir Leto dan Nagori Rawang Pardomuan Nauli, yang merupakan akses vital dari Nagori Parsaguan, Kecamatan Panei Tongah.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda untuk perbaikan jembatan dimaksud. (*)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
2 Pria Ini Curi Komputer dari Kantor Dinas ESDM Siantar, Pas Ditangkap, Tusuk Polisi!

2 Pria Ini Curi Komputer dari Kantor Dinas ESDM Siantar, Pas Ditangkap, Tusuk Polisi!

Dua pria pelaku pembongkaran Kantor Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah 3 di Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Kecamatan ...
Fakta Baru Kasus Jual Beli Jabatan di Pemko Tanjungbalai, Uang Rp1,5M Untuk Penghentian Penyidikan Ternyata Ide Oknum Pengacara

Fakta Baru Kasus Jual Beli Jabatan di Pemko Tanjungbalai, Uang Rp1,5M Untuk Penghentian Penyidikan Ternyata Ide Oknum Pengacara

Kasus dugaan korupsi jual beli jabatan di Pemerintahan Kota Tanjungbalai yang melibatkan Walikota Non Aktif Muhammad Syahrial kini mengungkap fakta ...
Korupsi Pembangunan Jembatan Penghubung, Mantan Kades dan Bendahara Desa Salabuan Divonis 4 Tahun Penjara

Korupsi Pembangunan Jembatan Penghubung, Mantan Kades dan Bendahara Desa Salabuan Divonis 4 Tahun Penjara

Mantan Kepala Desa Salabulan, Lebih Tarigan dan Bendahara Desa, Fransiskus Valentino dijatuhi vonis masing-masing 4 tahun penjara serta denda Rp200 ...
Peringati HAN 2021, Kemenkum HAM Sumut Berikan Remisi 23 Andikpas

Peringati HAN 2021, Kemenkum HAM Sumut Berikan Remisi 23 Andikpas

Sedikitnya, 23 Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tanjung Gusta Medan mendapat remisi dari ...
Dibuang Ayahnya ke Teras Rumah Warga, Bayi Hasil Hubungan Gelap Ini Dijemput Neneknya

Dibuang Ayahnya ke Teras Rumah Warga, Bayi Hasil Hubungan Gelap Ini Dijemput Neneknya

Warga Dusun II, Desa Pagar Merbau I, Kecamatan Pagar Merbau, Deliserdang, dibikin heboh dengan temuan sesosok bayi berjenis kelami perempuan, ...
Anggi Maisarah Mengajak Pemuda Terlibat Di Sahabat Pantau KTR

Anggi Maisarah Mengajak Pemuda Terlibat Di Sahabat Pantau KTR

Berbicara tentang bahaya rokok, mungkin sebahagian orang menganggap bukanlah isu yang populer. Terlebih, jumlah perokok di Indonesia begitu tingginya, termasuk ...
MGID

Loading…


Awie
Horas Laundry
AdvertNative 320 x 200