Sabtu, 16 Januari 2021 | 05.55 WIB
MGID BANNER
Metro24Jam>News>Anggota DPRD Siantar Gantung Diri, Rencananya Akan Menikah Februari 2021

Anggota DPRD Siantar Gantung Diri, Rencananya Akan Menikah Februari 2021

Reporter : Firman Zega | Kamis, 7 Januari 2021 - 20:42 WIB

IMG-103454

Nelson Panjaitan saat memberikan keterangan pers. (Zega/metro24jam.com). Insert: Alex Wijaya Panjaitan semasa hidup. (ist)

Reklam Flip
Loading...

SIANTAR, metro24jam.com – Anggora DPRD Siantar Alex Wijaya Panjaitan (29) meninggal akibat gantung diri di kediaman salah seorang keluarganya di Jalan Kabanjahe, Kelurahan Martimbang, Siantar Selatan, Kamis (7/1/2021) sekira pukul 13.30 Wib.

Politisi Partai PKPI itu ternyata akan melangsungkan pernikahan pada Februari 2021 mendatang.

Hal diungkapkan abang kandung Alex, Nelson Panjaitan, saat menggelar konferensi pers di rumah duka, Jalan Bahkora, Kecamatan Siantar Marihat, Kamis (7/1/2021) sore.

Nelson yang selama ini bekerja di Azerbaijan, sebenarnya berencana pulang ke kampung halaman pada Februari mendatang, persisnya saat pernikahan Alex.

“Rencana mau pulang bulan dua (Februari). Tapi karena ibu saya juga sakit, saya putuskan balik ke Indonesia,” kata Nelson.

Meski begitu, Nelson tidak bersedia mengungkapkan dengan siapa Ketua PKPI Pematang Siantar itu akan menikah. “Saya nggak bisa bilang menikah dengan siapa,” ujar Nelson.

Ia melanjutkan, dirinya pulang dari Azerbaijan pada 2 Januari lalu dan baru tiba di rumahnya pada 7 Januari. “Karena Covid-19, jadi ada karantina 5 hari,” jelas Nelson.

Dalam perjalanan menuju rumahnya,dia sudah mendengar kabar meninggalnya Alex. “Sampai di bandara, saya terima kabar beliau (Alex) sudah nggak ada (meninggal),” terang Nelson.

Soal penyebab meninggalnya anggota Komisi II DPRD Siantar itu, Nelson mengatakan bahwa almarhum mengidap penyakit.

“Dua bulan lalu sudah dengar adik saya sakit. Kurang tahu sakit apa. Karena kan saya jauh,” ucapnya.

Menurut Nelson, Alex juga tidak pernah cerita soal penyakit yang dideritanya. Alex beberapa waktu belakangan memang tinggal di rumah keluarganya, di mana dia mengakhiri hidup, karena kondisi kesehatannya yang semakin buruk.

“Kemarin juga ibu masuk rumah sakit. Kita takut ada Covid atau apa. Jadi, Alex pindah ke rumah satu lagi. Takut penyebaran Covid,” ungkapnya.

Disinggung soal kronologis kejadian yang menimpa Alex, Nelson mengaku kurang mengetahuinya.

“Kalau kronologis kurang tahu detailnya. Kakak saya yang pertama kali menemukan. Kakak saya mau ngecek beliau tadi ke rumah itu,” terangnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, peristiwa itu diketahui setelah kakak sepupu Alex yang menempati rumah tersebut pulang pada siang hari itu.

“Waktu kakaknya datang, pintu terkunci, dipanggil-panggil gak ada yang menyahut. Jadi didobraklah pintu depan itu,” sebut warga di lokasi.

Begitu sang kakak masuk, ia pun kaget karena melihat Alex sudah tergantung di dalam kamar. Selanjutnya, wanita itu histeris dan meminta bantuan warga setempat.

Beberapa warga kemudian melihat ke dalam dan memeriksa kondisi Alex ketika itu. Selanjutnya, Alex dibawa ke Rumah Sakit Harapan. Namun, hanya beberapa saat di rumah sakit, ia dinyatakan meninggal dunia.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar ketika dikonfirmasi mengatakan, Alex tewas setelah gantung diri menggunakan selang air.

“Saksi datang untuk mengecek rumah sekaligus beristirahat, karena pemilik rumah sedang berada di Batam dan korban sudah sering datang ke rumah itu,” kata Edi.

Ia menjelaskan, pihak Rumah Sakit Harapan masih sempat memberikan pertolongan dengan memompa. Namun, tindakan itu tidak berarti banyak. Alex akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Korban diduga mengalami depresi,” tandas Edi.

Alex Panjaitan diketahui merupakan salah seorang putra dari mendiang mantan Kadisdik Pematang Siantar, Resman Panjaitan. Selama duduk di DPRD Pematang Siantar, Alex berada di Komisi II.

Salah seorang anggota DPRD Pematang Siantar yang berhasil ditemui mengatakan, bahwa selama ini Alex diketahui tertutup dan tidak banyak bicara di luar kantor. (*)

BACA JUGA:
Breaking News: Anggota DPRD Siantar Alex Panjaitan Gantung Diri

KOMENTAR ANDA
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Polres Lhokseumawe Paparkan Pengungkapan Kasus Curat, Cabul dan Narkoba

Polres Lhokseumawe Paparkan Pengungkapan Kasus Curat, Cabul dan Narkoba

Kepolisian Resort (Polres) Kota Lhokseumawe, menggelar Konferensi Pers pengungkapan sejumlah kasus yang terjadi di wilayah hukumnya, Jum'at (15/1/2021). Kapolres AKBP ...
Bupati Batubara Bantu Warga Terdampak Banjir di 3 Kecamatan

Bupati Batubara Bantu Warga Terdampak Banjir di 3 Kecamatan

Bupati Ir Zahir MAP memberikan bantuan kepada warga di 3 kecamatan di Kabupaten Batubara yang terdampak banjir, Jum'at (15/1/2021). Banjir ...
Pulang Beli Sabu, Remaja 17 Tahun Ini Diciduk Polisi, BB Disimpan Dalam Kotak Rokok

Pulang Beli Sabu, Remaja 17 Tahun Ini Diciduk Polisi, BB Disimpan Dalam Kotak Rokok

Seorang remaja berusia 17 tahun ditangkap Satuan Narkoba Polres Siantar karena membawa narkoba jenis sabu, Kamis (14/1/2020) sekira jam 23.50 ...
Pria Tewas di Depan Mapolda Sumut, Kabid Humas: Korban Sakit Paru-paru

Pria Tewas di Depan Mapolda Sumut, Kabid Humas: Korban Sakit Paru-paru

Sesosok pria mendadak tergeletak persis di depan Mapolda Sumatera Utara, Jum'at (15/1/2021). Dari mulutnya keluar darah segar. Petugas piket di ...
Harimau Sumatera Berkeliaran di Desa Meranti Timur, Seekor Kambing Jadi Mangsa

Harimau Sumatera Berkeliaran di Desa Meranti Timur, Seekor Kambing Jadi Mangsa

Penampakan seekor harimau Sumatera, Rabu (13/1/2021) membuat heboh warga di Dusun VI Sigalapang, Desa Meranti Timur, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, ...
Deliserdang Gelar Vaksinasi, Kadiskes: Wajib Dua Kali

Deliserdang Gelar Vaksinasi, Kadiskes: Wajib Dua Kali

Dinas Kesehatan Deliserdang menggelar vaksinasi Covid-19 di RSUD Deliserdang Jumat (15/1/2021). Kegiatan vaksinasi diawali dengan menyuntikkan vaksi kepada 10 tokoh ...
Reklam Sticky Ads
Reklam Inread
Triv
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
ReklamStore Scroll