Categories: Metro 24 Jam

Tahun 2020, Polres Tanjungbalai Tuntaskan 494 Kasus Kriminal, Pengedar Narkoba Berkurang

Polres Tanjungbalai menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2020 di depan Lobby Utama Mapolres Tanjungbalai, Kamis (31/12/2020) sekira pukul 10.30 Wib.

Pada kesempatan itu, Kapolres AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH memaparkan jumlah kasus pidana umum, narkotika dan lalu lintas yang ditangani Polres Tanjungbalai sepanjang tahun 2020.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Waka Polres Kompol H Jumanto SH MH, Kabag Ops Kompol Ngemat Surbakti, Kabag Sumda Kompol Mhd Basyir, Kasat Reskrim AKP Rapi Pinakri SH SIK, Kasat Lantas AKP HW Siahaan SH, Kasat Narkoba AKP Julfikar, Kasi Propam Ipda Irvan Prihaswan.

Kepada awak media, Kapolres Putu Yudha menyampaikan, bahwa sepanjang tahun 2020, Polres Tanjungbalai sudah menangani 575 kasus tindak pidana kriminal.

“Terjadi peningkatan kasus sebanyak 6 persen dibanding tahun 2019 yang berjumlah 539 kasus. Untuk Jumlah Penyelesaian Tindak Pidana (JPTP), pada tahun 2019 sebanyak 447 kasus atau 82,9 persen, sedangkan pada tahun 2020, JPTP 494 kasus atau 85,9 persen. Jadi JPTP mengalami peningkatan sebesar sebesar 3 persen,” urainya.

Sementara itu, untuk tindak pidana narkoba, Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai mengungkap 148 kasus pada tahun 2020 dengan JPTP 162 kasus.

Jumlah tersebut mengalami penurunan cukup signifikan dibanding tahun 2019, di mana personel Sat Resnarkoba dan Polsek jajaran mengungkap 199 kasus dengan JPTP 248 kasus.

“Jadi ada penurunan kasus sebanyak 15 persen,” jelas Putu Yudha.

Dari keseluruhan pengungkapan tersebut, untuk sabu-sabu dan ekstasi juga mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

“Ganja tahun 2019 sebanyak 129,94 gram, 2020 sebanyak 222,64 gram, jadi ada peningkatan 92,7 gram. Untuk sabu-sabu pada 2019 sebanyak 20.914,647 gram, sedangkan pada tahun 2020 sebanyak 9.378,72 gram. Initurun 11.535,927 gram,” utainya.

Sedangkan jumlah barang bukti ekstasi pada tahun 2019 sebanyak 2095,5 butir dan tahun 2020 135 butir, atau terjadi penurunan 1960,05 butir. Demikian juga dengan serbuk ekstasi, pada 2019 sebanyak 6,60 gram berbanding nihil pada tahun 2020.

Sementara itu, untuk jenis pil Happy Five mengalami peningkatan, 2019 nihil, sedangkan pada tahun 2020 disita sebanyak 4.500 butir.

Untuk obat palsu, pada 2019 nihil, tahun 2020 sebanyak 300 butir. Serbuk obat palsu 2019 nihil, pada tahun 2020 sebanyak 8,33 gram.

“Adapun data tersangka narkoba periode 2019 dan 2020, pengedar 2019 : 218 orang, 2020 sebanyak 169 orang. Terjadi penurunan 49 tersangka atau 22 persen,” jelasnya.

Untuk jumlah pemakai, pada tahun 2019 sebanyak 14 orang berbanding 16 tersangka pada tahun 2020.

“Untuk pelanggaran lalu lintas periode 2019 dan 2020 sebagai berikut, Tilang 2019 sebanyak 3499, 2020 sebanyak 1832, terjadi penurunan 1667 atau 47 persen,” jelasnya.

Demikian juga dengan jumlah teguran, di mana pada tahun 2019 sebanyak 4539, sedangkan pada 2020 sebanyak 4269.

“Sedangkan jumlah pelanggaran pada 2019 ada 8038 kasus dan pada tahun 2020 sebanyak 6101. Terjadi penurunan sebesar 1937 kasus atau 24 persen,” lanjut Putu Yudha.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3795 kasus di antaranya dikirim ke pengadilan pada tahun 2019, sedangkan pada tahun 2020 hanya 1762 kasus.

“Adapun perbandingan data laka lantas periode 2019 dan 2020 sebagai berikut,
Laka pada tahun 2019 sebanyak 70 kasus, pada 2020 sebanyak 65 kasus, atau penurunan sebesar 7 persen,” lanjutnya.

Sedangkan untuk korban meninggal dunia ada 9 orang pada tahun 2019, berbanding 14 jiwa pada tahun 2020.

“Luka berat, 2019, 1 orang, 2020, 2 orang. Luka ringan, 2019, 101 orang dan 2020, 108 orang. Total kerugian materil, pada 2019, Rp17.650.000 berbanding Rp60.200.000 pada tahun 2020. Peningkatan Rp 42.550.000 atau 241 persen,” imbuhnya.

Sementara itu, ada sebanyak 352 kasus menonjol periode 2019 dengan tingkat penyelesaian 340 kasus atau 96 persen. Sedangkan pada tahun 2020 sebanyak 369 kasus dengan JPTP 308. (*)

Recent Posts

Ketua Fraksi PAN DPRD Deliserdang: Lelang Jabatan Harus Profesional, Peringkat 1 Harus Jadi Kadis

Ketua Fraksi PAN DPRD, Bayu Sumantri Agung, mengkritik proses Lelang Jabatan Eselon II yang digelar…

3 jam ago

Gegara Dituduh Curi Beras, Ponakan Tikam Bude Pakai Gunting, Warga Jalan Ade Irma Geger!

Warga seputaran Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Martoba, Siantar Utara digegerkan aksi penikaman yang dilakukan…

3 jam ago

Soal Tambang Batu di Siregar Aek Nalas, KPH Balige: Itu APL, Ketua DPRD Toba: Harus Disikapi dengan Bijak

Lokasi penambangan liar galian C batu padas di Huta Holbung, Desa Siregar Aek Nalas, Kecamatan…

4 jam ago

Ditangkap Polisi dan Positif Narkoba, Kades Pulo Tagor Baru Hanya Direhabilitasi

Oknum Kepala Desa Pulo Tagor Baru, Kecamatan Galang, Deliserdang, yang terjerat kasus narkoba akhirnya bisa…

4 jam ago

Duduk-duduk di Kawasan TPU, Pemuda 18 Tahun Tewas Tertimpa Tembok Rubuh

Seorang pemuda tewas lantaran tertimpa tembok rubuh di kawasan TPU, Jalan Medan, Lingkungan I, Kelurahan…

5 jam ago

Digrebek Polisi, Pengedar Sabu Kampung Banjar Tunjuk Temannya

Satuan Reserse Narkoba Polres Pematang Siantar kembali melakukan penggrebekan di Kelurahan (Kampung) Banjar, Siantar Barat,…

6 jam ago