Categories: Metro 24 Jam

Kasus Penganiayaan Hingga Tewas di Komplek PT Bridgestone, 6 Orang Jadi Tersangka

Polres Simalungun akhirnya menetapkan 6 tersangka dalam kasus kematian Youvanry Aldryansyah Purba (21) alias Youvan, warga Komplek SD 2, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Serbalawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

Hal itu diungkapkan Kapolres AKBP Agus Waluyo saat pemaparan di Lapangan Asrama Polres Simalungun, Jalan Sangnauwaluh, Kelurahan Siopat Suhu, Siantar Timur, Rabu (30/12) sekira pukul 15.00 Wib.

“Langkah langkah yang telah diambil dalam penanganan kasus ini, kami telah membentuk tim khusus dipimpin Kasat Reskrim, dan kami bekerja dalam waktu 1 x 24 jam dengan mengumpulkan saksi-saksi, alat bukti yang ada di TKP, kemudian keterangan yang lain termasuk dari kedokteran, akhirnya kemarin (28/12/2020) penyidik telah mengambil sikap kepastian hukum dengan 6 orang ditetapkan sebagai tersangka,” jelas Kapolres Agus Waluyo.

Keenam tersangka yaitu, penghuni rumah HN (41) bersama kedua putranya IM (15) dan MAR (16) serta 3 petugas sekuriti inisial HSD (37), HS (36) dan YAP (21).

“Terhadap 4 tersangka, kita sudah melakukan penahanan di RTP Mapolres Simalungun, sedangkan terhadap 2 orang lagi tidak dilakukan penahanan karena masih di bawah umur,” jelasnya.

Diketahui, Yovan sebelumnya ditemukan tewas dengan kondisi tangan tergari di Komplek Perumahan Cendana PT Bridgestone Sumatera Rubber Estate Melangir, Nagori Dolok Merangir I, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Minggu (27/12) dinihari pagi sekira pukul 00.40 Wib.

Kapolres Agus Waluyo menjelaskan, bahwa sebelum kejadian tersebut, pemilik rumah HS bersama keluarganya termasuk IM dan MAR baru saja pulang dari Kota Medan.

Setiba di kediamannya, HS menemukan Youvan sudah berada di dalam rumah, sehingga kemudian terjadi pergumulan antara keduanya. Saat itu, kedua anak-anak HS ikut membantu ayahnya.

Tak lama kemudian, 3 petugas sekuriti yang malam itu sedang bertugas, yakni HSD (37), HS (36), dan YAP (21), datang ke lokasi untuk membantu HS,

“Awalnya untuk mengamankan. Dalam hal ini ada beberapa saat tidak segera diserahkan ke pihak kepolisian,” katanya.

Berselang beberapa waktu, Youvan akhirnya meninggal dunia.

“Berdasarkan alat bukti yang ada, korban meninggal dunia mulai dari diikat, diborgol dan dipukul dengan telenan yang terbuat dari kayu keras sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” urainya.

Terhadap para tersangka, polisi mengenakan Pasal 338 subsider 170 KHUPidana dengan ancaman pidana seumur hidup atau paling lama 15 tahun. (*)

BACA JUGA:
Putra Pegiat Anti Korupsi Tewas di Komplek PT Bridgestone, 4 Orang Disebut Jadi Tersangka, Termasuk 1 WNA

Recent Posts

Lagi Cas HP, Tabung Gas Diduga Bocor, Kios di Jalan Perjuangan Meledak, Pemilik Dilarikan ke RS

Satu ledakan hebat, Jum'at (16/4/2021) sekira pukul 23.00 Wib, sontak membuat warga sekitar Jalan Perjuangan…

23 jam ago

Judi Dadu Putar di Dusun Batu Karang Kembali Buka, Bulan Ramadhan Makin Meriah

Pihak kepolisian bersama Forkopimda sedang gencar-gencarnya melakukan razia terhadap kegiatan yang dinilai tidak ada kaitan…

23 jam ago

Berawal dari Penangkapan di Sei Semayang, Reskrim Polsek Patumbak Ringkus Kurir Ganja dari Medan dan Madina

Personel Unit Reskrim Polsek Patumbak, meringkus 3 kurir ganja Jum'at (09/04/2021) lalu. Dari penangkapan tersebut,…

23 jam ago

Prosesi Lelang Jabatan Pemkab Deliserdang Selesai, Pansel Akan Kirim 3 Nama

Prosesi dan tahapan Seleksi Lelang Jabatan Eselon II Pemkab Deliserdang segera tuntas hari ini, Sabtu…

1 hari ago

Ironi di Bulan Ramadhan, Judi Togel di Simalungun Malah Makin Marak, Warga Buru ‘THR’ Bandar?

Sejumlah kegiatan sehari-hari masyarakat kini dibatasi lantaran pandemi Covid-19 yang belum berakhir. Dampak kebijakan tersebut…

1 hari ago

Kapolres Batubara Bantu Jamaah Masjid

Memasuki bulan suci Ramadhan, Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH MH, menyalurkan bantuan di sejumlah…

2 hari ago