Categories: Metro 24 Jam

Rehab Gedung UGD RS Laras Terus Digenjot, Pelaksana: Tak Ada Pasien Terganggu, Pekerja Dilengkapi Alat Prokes, Tapi Tak Dipakai

Rehabilitasi gedung Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit PTPN IV Laras, melalui rekanan terus digenjot. Bahkan pekerjaan disebut dilakukan hingga malam hari.

“Secara keseluruhan konstruksi rehab masih lebih kurang 50%. Rekanan katanya optimis ini akan selesai akhir tahun 2020. Material konstruksi saat ini sudah di lokasi semua,” sebut seorang warga yang merasa kecewa kepada rekanan pelaksana proyek tidak memperkerjakan warga setempat.

Namun, ketika Metro24jam.com hendak melihat ulang lokasi proyek rehab tersebut, seorang pria yang tidak diketahui identitasnya sempat menghardik dan melarang.

“Untuk apa difoto bang? Jangan dekat-dekat!” Katanya sambil berlalu mengendarai sepedamotor.

Manajer Rumah Sakit PTPN IV Laras, dr Tatik Sulistiani, sampai saat ini belum dapat dimintai keterangannya terkait proyek tersebut.

Seorang petugas di pos piket RS Laras bernama Tolip Pandapotan Purba, saat ditemui Senin (21/12/2020) siang, mengatakan dr Tatik Sulistiani sedang menghadiri rapat di kantor distrik.

“Tadi sudah saya sampaikan, kata orang dalam, Manajer TU sekaligus Penanggung Jawab SDM Rumah Sakit Laras, Ibu Wahida, menghadiri rapat di kantor distrik,” katanya.

Sementara itu, Masrah, Ketua Tim Satgas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kecamatan Bandar Huluan, ketika dikonfirmasi di kantornya, mengaku sudah mendatangi rumah sakit tersebut.

“Kemarin malam, bapak kan sudah telepon. Saya, Senin (21/12/2020), sudah ke lokasi. Tetapi nggak ketemu dengan manajer,” ketusnya sembari beranjak meninggalkan awak media ini.

Terpisah rekanan PT Perkebunan Nusantara IV bernama Ishak, melalui sambungan WhatsApp mengatakan, tidak ada pasien terganggu pada saat pengerjaan rehab gedung IGD tersebut.

“Jadi ngak ada pasien terganggu. Dari awal [pasien] sudah kita kondisikan. Dan sudah dipindah-pindahkan itu semua,” katanya.

Terkait, adanya penjelasan tidak ada kordinasi rekanan dengan pihak rumah sakit, Ishak juga membantahnya.

“Oh…! Siapa bilang? Pelaksana kita ada kok. Dan sampai saat ini tidak pernah komplain dari pihak RS Laras. Dan adanya informasi pekerja merokok saat bekerja saya sudah dengar itu,” imbuhnya.

“Saya dalam waktu dekat ini, akan menegur keras pekerja yang merokok di lokasi pembangunan. Sebab peraturan di manapun tidak dibenarkan merokok saat bekerja, dan kita juga tidak bisa mengawasi pekerja selama 24jam,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, pihaknya terus mengejar waktu penyelesaiakan pekerjaan tersebut.

“Jadi, kalau waktu memungkinkan, mereka bekerja 24jam,” tandasnya.

Ihsak juga membenarkan seluruh pekerja berasal dari luar Kabupaten Simalungun, seperti dari Kota Pematangsiantar dan Kota Binjai.

Tekait perlengkapan Prokes dan K3S, Ishak berdalih, sudah dilengkapi dari awal.

“Sudah dilengkapi. Tapi taulah tukang-tukang sekarang ini, katanya ngak mau ribet-ribet. Jadi terimakasih lah informasinya,” sebutnya.

Meski begitu, ketika ditanya soal nama perusahaan rekanan PTPN IV yang mengerjakan proyek tersebut, Ishak enggan menyebutkannya.

Ia juga mengalihkan pembicaraan ketika ditanya soal biaya rehab gedung IGD rumah sakit Badan Usaha Milik Negara tersebut. (*)

BACA JUGA:
Pekerja Abai Prokes, Rehab Gedung UGD RS PTPN IV Laras Bikin Keluarga Pasien Cemas

Recent Posts

Panglong Kayu Marzul di Desa Bakaran Batu Ludes Dilahap Api, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Panglong pembuatan kusen dan pintu milik Marzul Efendi (39), di Gang Setia Budi Ujung, Dusun…

3 jam ago

5 Ruko di Jalan Rahmadsyah Terbakar, Seorang Wanita Lansia Tewas Terpanggang

Api melahap 5 unit ruko di Jalan Rahmadsyah, Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Rabu…

4 jam ago

Tak Ada Izin, Penginapan di Desa Patumbak 1 Ini Tetap Beroperasi dan Jadi Tempat Maksiat

Di depan pintu masuknya terpampang nama 'Valentino'. Menurut warga setempat bangunan tersebut merupakan sebuah penginapan…

4 jam ago

Kapolda Sumut, Gubernur dan Pangdam I/BB Pimpin Penataan KJA di Danau Toba

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, memimpin penataan Keramba Jaring Apung (KJA),…

4 jam ago

Jajaran Polres Toba dan Masyarakat Deklarasi Tolak Narkoba

Kapolres AKBP Akala Fikta Jaya didampingi Kasat Resnarkoba AKP Firman Peranginangin dan sejumlah Pejabat Utama…

20 jam ago

Panitia Pembangunan Masjid Al Falah Siantar Harapkan Infaq Dermawan

Masjid Al Falah, Jalan Pane, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematang Siantar saat ini…

21 jam ago