Categories: Metro 24 Jam

Pengusaha Bengkel ‘Makan’ Jalan Cokro Siantar, Kemacetan Jadi ‘Teman Akrab’

Jalan Cokro Aminoto, Keluarahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematang Siantar acapkali mengalami kemacetan parah pada jam-jam sibuk. Kemacetan diduga disebabkan pengusaha bengkel yang sembarangan beroperasi di pinggir jalan.

Beberapa warga yang kesal bahkan mengungkapkan bahwa kemacetan seakan sudah menjadi teman akrab di jalur tersebut pada setiap hari kerja.

“Jalan Cokro ini memang sudah diidentikkan dengan kemacetan. Pertama, ruas jalan jauh di bawah kebutuhan normal. Yang kedua, pengusaha perbengkelan beroperasi di tepi Jalan,” kata seorang pengendara yang ditemui di kawasan tersebut, Rabu (23/12/2020) siang.

Ia menjelaskan, ada sejumlah ruas jalan di Kota Pematang Siantar yang seringkali terjadi kemacetan, lantaran menjadi jalur alternatif bagi pengendara.

“Tapi yang parah di sekitar perlintasan KA, yakni Jalan Cokro, dari arah persimpangan Jalan Merdeka dan sebaliknya simpang Jalan Tanah Jawa Kelurahan Melayu pasti macet di jam tertentu,” katanya.

Pantauan di lokasi, para pengusaha bengkel terlihat memakai kedua sisi jalan dalam operasi mereka.

Amar, seorang warga lainnya yang ditemui di lokasi mengungkapkan hal serupa.

Ia pun meminta Pemerintah Kota Pematang Siantar agar menurunkan Sat Pol-PP untuk menindak pengusaha-pengusaha yang mengakibatkan kemacetan di Jalan Cokro Aminoto tersebut.

“Sampai kiamat Jalan Cokro ini macet, kalau pengusaha perbengkelan yang beroperasi di tepi jalan ini tidak ditindak,” kesalnya.

Setiap hari pada jam-jam tertentu, warga dan pengendara sudah seakan akrab dengan kemacetan di Jalan Cokro Aminoto.

“Kalau jam-jam tertentu datang, kawan kita itu (kemacet) makin menjadi-jadi. Apalagi di saat jam-jam kerja dan masuk sekolah selama ini. Warga dipaksa menerima kemacetan,” kata dia.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP) Pemko Pematang Siantar, R Samosir ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah pernah memberikan peringatan kepada para pengusaha tersebut.

“Sudah pernah diingatkan. Besok akan kita buatkan teguran, jika masih tidak dipatuhi akan kami ajukan ke Pak Wali, melalui TKPRD dan Dinas Perizinan untuk mengenakan sanksi penghentian sementara operasional bengkel dimaksud,” katanya via pesan WhatsApp.

Recent Posts

Ketua Fraksi PAN DPRD Deliserdang: Lelang Jabatan Harus Profesional, Peringkat 1 Harus Jadi Kadis

Ketua Fraksi PAN DPRD, Bayu Sumantri Agung, mengkritik proses Lelang Jabatan Eselon II yang digelar…

3 jam ago

Gegara Dituduh Curi Beras, Ponakan Tikam Bude Pakai Gunting, Warga Jalan Ade Irma Geger!

Warga seputaran Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Martoba, Siantar Utara digegerkan aksi penikaman yang dilakukan…

3 jam ago

Soal Tambang Batu di Siregar Aek Nalas, KPH Balige: Itu APL, Ketua DPRD Toba: Harus Disikapi dengan Bijak

Lokasi penambangan liar galian C batu padas di Huta Holbung, Desa Siregar Aek Nalas, Kecamatan…

4 jam ago

Ditangkap Polisi dan Positif Narkoba, Kades Pulo Tagor Baru Hanya Direhabilitasi

Oknum Kepala Desa Pulo Tagor Baru, Kecamatan Galang, Deliserdang, yang terjerat kasus narkoba akhirnya bisa…

4 jam ago

Duduk-duduk di Kawasan TPU, Pemuda 18 Tahun Tewas Tertimpa Tembok Rubuh

Seorang pemuda tewas lantaran tertimpa tembok rubuh di kawasan TPU, Jalan Medan, Lingkungan I, Kelurahan…

5 jam ago

Digrebek Polisi, Pengedar Sabu Kampung Banjar Tunjuk Temannya

Satuan Reserse Narkoba Polres Pematang Siantar kembali melakukan penggrebekan di Kelurahan (Kampung) Banjar, Siantar Barat,…

6 jam ago