Categories: Metro 24 Jam

Material Pengerasan Jalan Produksi di PTPN IV Kebun Gunung Bayu Tak Penuhi Standar

Proyek pengerasan dan peningkatan jalan produksi di areal Perkebunan PTPN IV Kebun Gunung Bayu, Tahun Anggaran 2020, dinilai amburadul. Pasalnya, material batu padas yang dipasok pihak rekanan (vendor) dinilai tidak memenuhi standar.

Pantauan Metro24jam.com di lokasi proyek, menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Gunung Bayu tersebut, tumpukan material batu padas dengan berbagai ukuran terlihat lebih banyak bercampur lumpur.

Tumpukan batu padas yang akan dihampar oleh rekanan di beberapa titik ruas jalan areal produksi PTPN IV Gunung Bayu tersebut diduga tidak sesuai dengan standar kontrak.

Kabar yang beredar, penimbunan serta pemadatan belum dilakukan karena pengguna anggaran, dalam hal ini, PTPN IV Unit Kebun Gunung Bayu, tidak setuju batu-batu tersebut digunakan sebagai material proyek.

Seorang sumber yang ditemui di areal proyek, Rabu (16/12/2020) siang, membenarkan bahwa material batu padas tersebut tidak sesuai dengan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), karena terlalu banyak mengandung tanah, serta diameter batu yang tidak sesuai kontrak kerja.

“Sesuai SPMK-nya, material yang dipergunakan adalah batu padas keras, bukan seperti ini, batu kapur campur lumpur,” katanya.

Ia menjelaskan, proyek pengerasan dan peningkatan jalan produksi tersebut, rencananya akan dikerjakan dengan batu berukuran besar di bagian pinggir.

Pria yang minta identitasnya tidak dipublikasikan ini mengatakan, awalnya pihak rekanan berjanji bahwa material-material yang akan dihampar tersebut akan sesuai dengan pekerjaan pengerasan lainnya yang telah selesai mereka kerjakan.

Namun, fakta di lapangan akhirnya memperlihatkan, bahwa material yang masuk tidak sesuai lagi dengan kesepakatan pada kontrak.

“Kabarnya manajer melalui Asisten Kepala (Aska) Gunung Bayu, sudah menegur masalah kualitas material. Tapi, pihak rekanan mengatakan, bahwa material yang pergunakan sudah sesuai dengan pekerjaan tahun sebelumnya sekitar 10700-an kubik batu padas, yang telah dikerjakan di areal kebun yang sama,” jelasnya.

Sementara itu Manajer PKS Distrik II PTPN IV Gunung Bayu, ketika dikonfirmasi Metro24jam.com melalui Maskep PKS Robert Sitorus, menepis bahwa proyek pengerasan dan peningkatan jalan produksi tersebut adalah pekerjaan mereka.

“Bukan pekerjaan kita Pak,” jawabnya singkat via telepon seluler.

Terpisah, pihak rekanan PTPN IV selaku pelaksana proyek tersebut, ketika dikonfirmasi melalui seseorang bermarga Situmeang, yang mengaku sebagai pelaksana lapangan, membenarkan jika mereka memang sebagai pelaksana pekerjaan proyek peningkatan ruas jalan dan pengerasaan di areal PTPN IV Gunung Bayu tersebut.

“Ini sudah saya tegur ke pihak [penyedia] batunya. Dan ke kebun pun, Pak Askep sudah saya kasih tau bahwasanya, mulai hari ini gak dimasukkan lagi batu pecah. Dan itu ada potongan dari timbangan kalau batu begitu,” sebut Situmeang yang tak bersedia menyebutkan nama perusahaan tempatnya ia bekerja. (*)

Recent Posts

Kades Pulo Tagor Baru Ditangkap Kasus Sabu, Sekdes dan Bandahara Desa Datang Menjenguk

Sat Resnarkoba Polresta Deliserdang menangkap Kepala Desa Pulo Tagor Baru, Kecamatan Galang, Salimuddin dari kediamannya,…

24 menit ago

Panglong Kayu Marzul di Desa Bakaran Batu Ludes Dilahap Api, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Panglong pembuatan kusen dan pintu milik Marzul Efendi (39), di Gang Setia Budi Ujung, Dusun…

5 jam ago

5 Ruko di Jalan Rahmadsyah Terbakar, Seorang Wanita Lansia Tewas Terpanggang

Api melahap 5 unit ruko di Jalan Rahmadsyah, Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Rabu…

5 jam ago

Tak Ada Izin, Penginapan di Desa Patumbak 1 Ini Tetap Beroperasi dan Jadi Tempat Maksiat

Di depan pintu masuknya terpampang nama 'Valentino'. Menurut warga setempat bangunan tersebut merupakan sebuah penginapan…

5 jam ago

Kapolda Sumut, Gubernur dan Pangdam I/BB Pimpin Penataan KJA di Danau Toba

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, memimpin penataan Keramba Jaring Apung (KJA),…

6 jam ago

Jajaran Polres Toba dan Masyarakat Deklarasi Tolak Narkoba

Kapolres AKBP Akala Fikta Jaya didampingi Kasat Resnarkoba AKP Firman Peranginangin dan sejumlah Pejabat Utama…

22 jam ago