Categories: Metro 24 Jam

RPH di Perdagangan Lama Tak Beroperasi, Proses Penyembelihan Ternak Dipertanyakan

Rumah Potong Hewan (RPH) yang berada di Kampung Simponi, Kelurahan Perdagangan 1, Kecamatan Bandar sudah hampir 2 dekade tidak beroperasi.

Padahal tujuan RPH tersebut didirikan, selain untuk menjamin seluruh operasional penyembelihan hewan ternak, juga untuk memastikan ternak yang akan dipasarkan dagingnya bebas dari penyakit berbahaya.

Berdasarkan Undang-undang nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta PP No. 22/1983 tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner, pemerintah dalam hal ini Dinas Perikanan dan Peternakan merupakan pengawas, sekaligus berkewajiban menjamin kesehatan daging hewan yang akan dikonsumsi masyarakat.

Hal tersebut kemudian dipertegas dengan UU No 41 Tahun 2014 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Selain kesehatan ternak, soal kehalalan daging bagi umat Islam yang merupakan mayoritas di Kecamatan Bandar, menjadi tanda tanya sebagian warga.

“Pemotongan hewan harus dilakukan di RPH dan disembelih sesuai kaidah khusus [umat Islam],” kata seorang warga Kecamatan Bandar yang mempertanyakan soal Rumah Potong Hewan (RPH) di kampung Simponi yang sudah tidak beroperasi lagi, Sabtu (12/12/2020) siang.

“Kita meragukan kehalalan dan kesehatan daging hewan yang disembelih dijual di pasaran. Karena RPH di Simponi sudah selama 2 dekade kepemimpinan bupati tidak beroperasi lagi,” gerutunya.

Ia pun menyesalkan pihak kecamatan yang tidak mempertanyakan soal RPH tersebut kepada Dinas Peternakan Kabupaten Simalungun.

“Jadi, selama ini ada rumah potong misterius beroperasi di Kecamatan Bandar ini. Sebab, di pasar daging hewan tetap diperjualbelikan,” katanya.

Selain kualitas daging yang diduga disembelih di luar RPH tersebut diragukan, ia juga mempertanyakan cara penyembelihan hewan ternak yang dagingnya akan dijual.

Informasi dihimpun Metro24jam.com, RPH di Kampung Simponi, Kelurahan Peradangan 1, Kecamatan Bandar yang sudah berdiri puluhan tahun lalu, sebelumnya memang masih melayani penyembelihan hewan ternah dalam skala kecil.

Namun belakangan, lebih kurang sepuluh tahun terakhir, di bangunan milik pemerintah itu tidak ada petugas penyembelih.

Masyarakat menduga, berhentinya operasi penyembelihan di RPH Kampung Simponi karena tidak didukung petugas, sehingga pemilik hewan ternak kecewa dan enggan menyembelih ternak yang hendak dijual ke pasar.

Salah seorang pedagang daging di Pasar Perdagangan yang sempat diwawancarai Metro24jam.com mengakui bahwa mereka melakukan penyembelihan sendiri tanpa melalui rumah potong hewan.

Namun, pria yang enggan menyebutkan namanya tersebut kemudian terlihat ragu-ragu ketika ditanyai lebih lanjut.
“Ah sudahlah ya!” katanya.

Camat Bandar, Amon Carles Sitorus, ketika dikonfirmasi membenarkan RPH di Kampung Simponi, Kelurahan Peradangan 1 sudah lama tidak beroperasi.

“Ah, sudah lama lah, nggak tau apa kendalanya. Seingat saya memang sudah lama tidak beroperasi. Tapi, nanti coba kita tanyakan orang [Dinas] Pertanian dan peternakan itu, nggak tau juga apa kendalanya,” sebutnya.

Amatan Metro24jam.com di lokasi, bangunan RPH yang terletak di pinggiran Sungai Bah-bolon sudah nyaris tidak terlihat. Bangunan tersebut seakan beratapkan langit serta berdindingkan semak belukar.

Kadis Perikanan dan Peternakan Simalungun, Pardomuan Sijabat ketika dikonfirmasi terkait pengawasan daging hewan ternak yang akan disembelih tidak memberikan jawaban hingga Minggu (13/12/2020) pukul 17.25 Wib. (*)

Recent Posts

Tak Terima Jenazah Harus Dimakamkan Secara Covid-19, Keluarga Duka di Siantar Pajang Poster Ini

Jalan Ade Irma Suryani Nasution Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Siantar Utara Kota Pematangsiantar, Selasa (20/4/2021)…

8 jam ago

Ribuan Ikan Mati Mendadak di Pantai Batubara, Diduga Keracunan Limbah

Puluhan ribu ikan ditemukan mati terkapar di Pantai Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara,…

9 jam ago

Mega Pro Kontra Vixion di Jalan Sangnaualuh, Pensiunan PNS Patah Kaki

Seorang laki-laki lanjut usia terkapar dengan darah berceceran, setelah mengalami kecelakaan di Jalan Sangnaualuh, Kelurahan…

12 jam ago

BBPSU Gelar Kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Pematang Siantar

Balai Bahasa Provinsi Sumatra Utara (BBPSU) menggelar kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Kota…

14 jam ago

Anggota DPRD Sumut Minta Polda Selidiki Dalang Galian C Ilegal di Aek Nalas Siregar

Anggota DPRD Sumatera Utara Viktor Silaen, meminta pihak Polda Sumatera Utara agar secepatnya mengungkap dalang…

1 hari ago

Mortir Temuan Warga di Hatonduhan Diledakkan, Kapolsek: 5 Kali Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Tim Gegana Brimob Polda Sumatra Utara meledakan mortir temuan warga di Huta VIII Buntu Uluan…

1 hari ago