Sabtu, 27 Februari 2021 | 17.11 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Cinta Satu Malam di Siantar Berujung Penjara, Gegara Alat Vital Ukuran ‘XL’, Pacar Pendarahan

Cinta Satu Malam di Siantar Berujung Penjara, Gegara Alat Vital Ukuran ‘XL’, Pacar Pendarahan

Reporter : Firman Zega | Jumat, 4 Desember 2020 - 18:28 WIB

IMG-102522

TS (kaos merah) saat diamankan ke Mapolres Pematang Siantar. (Zega/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

SIANTAR, metro24jam.com – Remaja berinisial TS (16) ditangkap personel Sat Reskrim Polres Pematang Siantar, Jumat (4/12/2020) sekira jam 12.30 Wib. Remaja putus sekolah itu ditangkap dalam dugaan pencabulan terhadap pacarnya berinisial EL (16) hingga mengalami pendarahan.

Kasat Reskrim Polres Pematang Siantar, AKP Edi Sukamto

Tim 3 Sat Reskrim Polres Siantar meringkus TS (16) warga jalan tangki Lorong 20,Kelurahan Nagapita ,Kecamatan Siantar Martoba.

Remaja putus sekolah itu,dilaporkan lantaran mencabuli ELH (16) warga jalan Pendidikan Huta III Karang sari,Kecamatan Gunung Maligas,Kabupaten Simalungun.

Kasat Reskrim Polres Siantar AKP Edi Sukamto mengatakan, TS ditangkap berdasarkan Laporan Polisi nomor: 607/ XI/2020 / SU/STR pada tanggal 23 November 2020.

Peristiwa itu berawal pada hari Rabu (18/11/2020) sekira pukul 22.00 Wib. Saat itu EL pulang ke rumahnya mengalami pendarahan. Kepada orangtuanya, remaja perempuan itu mengaku sedang datang bulan (haid).

“Jadi pas pulang dia ke rumah, korban mengaku sedang datang bulan. Namun, karena terus mengalami pendarahan yang banyak, orangtuanya membawa korban periksa ke bidan. Ternyata korban bukan haid, tapi mengalami luka di bagian kemaluannya,” ungkap Edi.

Mendengar keterangan bidan, kedua orangtua EL kemudian menginterogasi putri mereka.

“Saat itulah korban mengaku kepada orangtuanya bahwa dia sudah dicabuli oleh tersangka,” jelasnya.

Mendengar pengakuan itu, kedua orangtuanya membawa EL membuat pengaduan ke Mapolres Siantar.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan. Sementara TS yang diduga telah mengetahui dilaporkan langsung menghilang selama 2 minggu lebih hingga akhirnya ditangkap polisi.

“Tim opsnal mendapat informasi bahwa terduga pelaku berada di Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Martoba, tepatnya di Warnet Martua,” pungkasnya.

Kepada polisi pemuda itu akhirnya mengakui telah mencabuli pacarnya EL.

“Pelaku mengaku mencabuli korban sebanyak 1 kali, dibawa ke Penginapan Losmen Mandarin di Jalan Tuan Rondahaim, Kelurahan Tanjung Pinggir,” ungkap Edi Sukamto.

Sementara itu, TS saat diwawancarai Metro24jam.com mengaku bahwa ia dan EL baru saja berpacaran.

“Baru kenalan kami bang. Kawan ku yang kenalkan pas jual HP,” sebutnya, Jum’at (4/11/2020) sore.

Menurut TS, awalnya ia sempat mendapat penolakan dari sang gadis.

“Pas ku tembak (mengutarakan cinta) dari handpone, gak diterimanya aku bang. Waktu itu dibilangnya, ‘Jangan lah nembaknya dari HP, ngomong langsunglah’,” sebut TS sembari mengulang ucapan EL kepadanya saat itu.

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Keesokan harinya, TS langsung mengajak EL bertemu.

“Ku ajak jumpa bang, terus ku ajak ke penginapan di Tanjung Pinggir, naik angkot kami ke sana,” katanya.

Tiba di dalam kamar, TS pun mengungkapkan cintanya kepada EL dan langsung mendapat jawaban ‘iya’.

“Pas di kamar itu lah ku tembak dia bang, diterimanya terus ku ajak dia ‘maen’,” ungkapnya.

Selanjutnya, kedua remaja itu pun bercumbu dan bergelut di dalam kamar.

“Pas ku maenkan itu, masih perawan bang, sempit kali ‘barangnya’,” ungkapnya.

Namun, menurut TS, ia tidak sempat mencapai klimaks, karena EL telah mengalami pendarahan. Alhasil, ia pun meminta gadis itu untuk mengonani dan oral seks.

“Tapi karna muntah-muntah dia jadi gk jadi bang,” tambahnya.

Menurut TS, mengaku ukuran alat vitalnya memang besar sehingga pacarnya itu kesakitan dan mengalami pendarahan.

“Memang keturunan kami besar-besar bang,” katanya tanpa sungkan. (*)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Sempat Berhenti Setelah Didemo Warga, Tambang Pasir Simponi Kembali Beroperasi

Sempat Berhenti Setelah Didemo Warga, Tambang Pasir Simponi Kembali Beroperasi

Penambangan pasir di Simponi, Kelurahan Perdagangan 1, Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun, kembali beroperasi selama sebulan terakhir. Sebelumnya, operasional penambangan pasir ...
Ditembak Tetangga Pakai Senapan Angin, IRT di Paya Bakong Dilarikan ke RS

Ditembak Tetangga Pakai Senapan Angin, IRT di Paya Bakong Dilarikan ke RS

Rohani (33), seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Desa Alue Lhok, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara terpaksa dilarikan ke ...
MTQ VII Tingkat Kecamatan Siantar Marimbun Usai, Pematang Marihat Juara Umum

MTQ VII Tingkat Kecamatan Siantar Marimbun Usai, Pematang Marihat Juara Umum

Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) VII Tahun 2021 tingkat Kecamatan Siantar Marimbun ditutup Camat Siantar Marimbun Jan Ericson Purba SSTP MSi, ...
Dua Ruko Papan Bunga di Jalan T Amir Hamzah Terbakar, 1 Orang Tewas Terpanggang

Dua Ruko Papan Bunga di Jalan T Amir Hamzah Terbakar, 1 Orang Tewas Terpanggang

Dua ruko usaha papan bunga di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Sei Agul, Medan Barat, dilahap Si Jago Merah, Jum'at ...
Anggota DPRD Deliserdang Ronaldta Tarigan Meninggal Dunia Usai Ikuti Raker di Berastagi

Anggota DPRD Deliserdang Ronaldta Tarigan Meninggal Dunia Usai Ikuti Raker di Berastagi

Anggota DPRD Deliserdang, Ronaldta Tarigan meninggal dunia, di Rumah Sakit Columbia Asia, Jum'at (26/2/2021). Anggota Komisi IV DPRD Deliserdang itu ...
PT TPL Bantu Pembangunan Kamar Mandi di SDN 091470 Sibaganding

PT TPL Bantu Pembangunan Kamar Mandi di SDN 091470 Sibaganding

Mendukung lingkungan pendidikan yang bersih dan berkualitas, PT Toba Pulp Lestari (TPL) Tbk membangun kamar mandi di SD Negeri 091470 ...
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
AdvertNative 320 x 200