Categories: Metro 24 Jam

Cuaca Ekstrem, Kabupaten Asahan Dilanda Banjir dan Tanah Longsor

Intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah desa di beberapa kecamatan di Kabupaten Asahan mengalami bencana banjir dan tanah longsor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan melaporkan bahwa banjir terjadi di kawasan Dusun VIII, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Teluk Dalam, sudah terendam air selama 2 hari.

“Kondisi ini berdampak pada tergenangnya pemukiman warga yang berbantaran langsung dengan bibir sungai Asahan di wilayah Dusun VIII Desa Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam dengan ketinggian air rata-rata 20-50 cm di atas permukaan tanah dan sekitar 10 -30 cm di dalam rumah,” kata Kepala BPBD Asahan, Drs Syafruddin Harahap dalam keterangannya.

Memasuki hari ke-2, Senin (23/11/2020), genangan air masih relatif bertahan. BPBD Asahan memperkirakan, debit air banjir akan terus bertambah seiring dengan meningkatnya permukaan air Sungai Asahan.

Saat ini, BPBD Kabupaten Asahan sudah melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk menginventarisir warga yang terdampak serta kerusakan sarana prasarana yang ada.

Pemantauan dilaksankan berkoordinasi dengan perangkat desa, pihak Forkopimcam dan warga setempat, serta menyiapkan posko siaga bencana.

“Saat ini, sebanyak 20KK/RT tergenang. Sebagian warga memilih tetap bertahan di rumahnya yang tergenang air,” katanya.

Sementara itu, di Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan, dampak cuaca ekstrem mengakibatkan tanah longsor pada tanggal 22 dan 23 November 2020.

“Jalan Lintas Sumatera jurusan Aek Songsongan menuju Sigura-gura tertimbun tanah, tepatnya di bedeng 7, Dusun 2, Desa Marjanji Aceh. Langkah yang telah diambil adalah bekerjasama dengan perusahaan PT Shimizu/Sajo Asahan 3 menggunakan alat berat milik perusahaan membersihkan tanah longsor dari badan jalan yang tertimbun,” katanya.

Longsor di Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aek Songsongan. (ist/metro24jam.com)

Pihak BPBD Asahan juga telah berkoordinasi dengan PLN setempat untuk memperbaiki sebatang tiang listrik yang tumbang di kawasan tersebut.

Untuk mencegah hal-hal yang bersifat bahaya, BPBD Asahan menghimbau warga terdampak agar tetap siaga, dan tetap berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di lokasi terkait perkembangan situasi di lokasi masing-masing.

“Saat ini kami memonitor perkembangan hujan di wilayah utara sangat aktif di Kecamatan Sei Kepayang, Simpang Empat, Teluk Dalam, Sei Kepayang Barat, Teluk Nibung, Air Joman, Pulau Rakyat, Aek Kuasan, Aek Ledong dan sekitarnya,” pungkasnya. (*)

Recent Posts

Panglong Kayu Marzul di Desa Bakaran Batu Ludes Dilahap Api, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Panglong pembuatan kusen dan pintu milik Marzul Efendi (39), di Gang Setia Budi Ujung, Dusun…

4 jam ago

5 Ruko di Jalan Rahmadsyah Terbakar, Seorang Wanita Lansia Tewas Terpanggang

Api melahap 5 unit ruko di Jalan Rahmadsyah, Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Rabu…

4 jam ago

Tak Ada Izin, Penginapan di Desa Patumbak 1 Ini Tetap Beroperasi dan Jadi Tempat Maksiat

Di depan pintu masuknya terpampang nama 'Valentino'. Menurut warga setempat bangunan tersebut merupakan sebuah penginapan…

4 jam ago

Kapolda Sumut, Gubernur dan Pangdam I/BB Pimpin Penataan KJA di Danau Toba

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, memimpin penataan Keramba Jaring Apung (KJA),…

5 jam ago

Jajaran Polres Toba dan Masyarakat Deklarasi Tolak Narkoba

Kapolres AKBP Akala Fikta Jaya didampingi Kasat Resnarkoba AKP Firman Peranginangin dan sejumlah Pejabat Utama…

21 jam ago

Panitia Pembangunan Masjid Al Falah Siantar Harapkan Infaq Dermawan

Masjid Al Falah, Jalan Pane, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematang Siantar saat ini…

22 jam ago