Selasa, 18 Mei 2021 | 04.43 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Pengedar Sabu Rambung Merah Diciduk, Jaringan Lapas-Tapian Dolok Belum Tersentuh

Pengedar Sabu Rambung Merah Diciduk, Jaringan Lapas-Tapian Dolok Belum Tersentuh

Reporter : Agus Suhendra | Sabtu, 21 November 2020 - 15:40 WIB

IMG-102148

Bambang Rianto dan barang bukti sabu-sabu. (ist/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun menangkap pengedar sabu-sabu Bambang Rianto alias Tolet (37), di kediamannya di Huta IV, Nagori Karang Bangun, Kecamatan Siantar, Kamis (19/11/2020) sekira pukul 17.00 Wib.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas AKP Lukman Hakim Sembiring SH, Jum’at (20/11/2020) mengatakan, penangkapan Rianto dilakukan setelah Sat Resnarkoba menerima informasi masyarakat melalui ‘Aplikasi Horas Paten’

Dari tangan tersangka Rianto, polisi menyita barang bukti sabu-sabu sebanyak 80 paket seberat 31,79 gram, berikut sebuah dompet dan ponsel merk Samsung.

Kepada polisi, Rianto mengaku mendapatkan sabu-sabu tersebut dari kawasan Sei Sikambing, Kota Medan.

“Kami juga mendalami adanya dugaan anggota jaringan narkoba lainnya yang disebut tersangka,” katanya.

Sejumlah warga mengapresiasi kinerja Satuan Narkoba Polres Simalungun, di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Agus Waluyo SIK. Meski begitu, warga tetap berharap peredaran narkoba menjadi perhatian utama Polres Simalungun.

Pasalnya, banyak lokasi peredaran narkoba belum tersentuh. Seorang warga mengatakan, salah satunya adalah di kawasan Lorong 7 Kecamatan Tapian Dolok.

Pria berinisial OK disebut menjadi ‘penguasa’ peredaran barang haram itu di sana. Sudah menjadi rahasia umum bagi kalangan remaja di sana selama ini, sabu-sabu yang biasa diistilahkan dengan ‘buah’, bisa didapat dengan mudah dari OK.

Bahkan, menurut warga itu, OK secara terang-terangan menjajakan sabu-sabu dagangannya kawasan itu.

“Dia (OK), ini bebas berkeliaran mengedar sabu-sabu di Tapian Dolok. Omsetnya saja bisa mencapai Rp20-30 juta, untuk siang saja, belum sore sampai malam,” sebut warga, kepada Metro24jam.com.

OK disebut-sebut merupakan anggota dari jaringan inisial NS, salah seorang narapidana yang masih mendekam di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas).

“Si NS ini mengendalikan operasi melalui HP dari dalam Lapas,” katanya.

Untuk di kawasan Simalungun, sabu dari dalam Lapas saat ini dikendalikan pria inisial AS yang disebut berada di kamar tahanan di AA6. AS dibantu anggotanya CT dan AM yang ‘menginap’ di kamar Ambarita dan Enggang 5.

“AS ini kaki tangan NS yang pernah mendekam di Lapas Klas IIA Pematang Siantar ini. Sekarang dia masih ditahan di Lapas Tanjung Gusta,” bebernya.

Warga pun berharap agar polisi bisa berkoordinasi dengan BNNK untuk menangkap para bandar narkoba di Simalungun.

“Kalau yang di ‘dalam’ itu tak diberantas, pengedar di luar ini tetap aja berkeliaran,” sebut sumber kepada Metro24jam.com.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK ketika dikonfirmasi melalui Kasat Resnarkoba AKP Adi Haryono mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak Lapas.

“Oke bang. Makasih infonya. Akan kami koordinasikan dengan pihak Lapas,” katanya.

Terkait maraknya peredaran sabu di Kecamatan Tapian Dolok, mantan Kasat Resnarkoba Polres Tanjungbalai itu mengaku sudah mendapat informasi tersebut.

“Sudah dapat info juga kita. Tapi hasil lidik, sesuai nama OK belum dapat info akurat,” sebutnya via WhatsApp, Jum’at (20/11/202) malam.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pematang Siantar, Rudy Fernando Sianturi, hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi terkait dugaan peredaran narkoba di dalam Lapas tersebut.

Ketika dikonfirmasi melalui Humas Daniel Sitindaon, terkait keberadaan ketiga napi yang disebutkan warga, Sabtu (21/11/2020), tidak diperoleh jawaban. (*)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Bupati Toba Terbitkan Surat Edaran Larangan Pesta, Objek Wisata Ditutup

Bupati Toba Terbitkan Surat Edaran Larangan Pesta, Objek Wisata Ditutup

Bupati Toba Ir Poltak Sitorus melarang warganya terlibat dalam kerumunan khususnya yang akan melakukan kegiatan pesta dan ibadah. Hal itu ...
Pemkab Simalungun Bantu Korban Longsor dan Banjir di Parapat

Pemkab Simalungun Bantu Korban Longsor dan Banjir di Parapat

Pemerintah Simalungun melalui Dinas Sosial memberikan bantuan 75 paket bahan pangan pokok kepada korban longsor di Huta Swalan, Nagori Sibaganding ...
Viral di Mesdos, Seorang Pelaku Pemerasan di Eks Terminal Sukadame Ditangkap, Temannya Buron

Viral di Mesdos, Seorang Pelaku Pemerasan di Eks Terminal Sukadame Ditangkap, Temannya Buron

Aksi pemerasan di kawasan eks Terminal Sukadame Kota Pematang Siantar viral di media sosial (medsos).Video pemerasan itu pertama kali diunggah ...
Tinjau TPS, PLt Camat Lubukpakam: Kebersihan Harus Diawali dari Desa

Tinjau TPS, PLt Camat Lubukpakam: Kebersihan Harus Diawali dari Desa

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Lubukpakam Drs Syahdin Setia Budi Pane mengimbau seluruh warganya agar peduli kebersihan dan lingkungan. "Dari tiap ...
Kelilingi Objek Wisata Lurah Tigaraja Imbau Warga Taati Prokes

Kelilingi Objek Wisata Lurah Tigaraja Imbau Warga Taati Prokes

Kepala Kelurahan Tigaraja, Darmadonni Silalahi SH, mengelilingi lokasi objek wisata di seputar wilayah kerjanya, untuk mengimbau warga agar tetap menaati ...
Gubuk Diduga Lokasi Judi Dadu di Durin Simbelang Dibakar Polisi

Gubuk Diduga Lokasi Judi Dadu di Durin Simbelang Dibakar Polisi

Menindaklanjuti keresahan masyarakat akan adanya lokasi judi dadu di Desa Durin Simbelang, personel Polsek Pancurbatu dipimpin Kapolsek, Kompol Dedy Dharma ...
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
AdvertNative 320 x 200