Jumat, 4 Desember 2020 | 05.20 WIB
MGID BANNER
Metro24Jam>News>Pengedar Sabu Rambung Merah Diciduk, Jaringan Lapas-Tapian Dolok Belum Tersentuh

Pengedar Sabu Rambung Merah Diciduk, Jaringan Lapas-Tapian Dolok Belum Tersentuh

Reporter : Agus Suhendra | Sabtu, 21 November 2020 - 15:40 WIB

IMG-102148

Bambang Rianto dan barang bukti sabu-sabu. (ist/metro24jam.com)

Reklam Flip
Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun menangkap pengedar sabu-sabu Bambang Rianto alias Tolet (37), di kediamannya di Huta IV, Nagori Karang Bangun, Kecamatan Siantar, Kamis (19/11/2020) sekira pukul 17.00 Wib.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas AKP Lukman Hakim Sembiring SH, Jum’at (20/11/2020) mengatakan, penangkapan Rianto dilakukan setelah Sat Resnarkoba menerima informasi masyarakat melalui ‘Aplikasi Horas Paten’

Dari tangan tersangka Rianto, polisi menyita barang bukti sabu-sabu sebanyak 80 paket seberat 31,79 gram, berikut sebuah dompet dan ponsel merk Samsung.

Kepada polisi, Rianto mengaku mendapatkan sabu-sabu tersebut dari kawasan Sei Sikambing, Kota Medan.

“Kami juga mendalami adanya dugaan anggota jaringan narkoba lainnya yang disebut tersangka,” katanya.

Sejumlah warga mengapresiasi kinerja Satuan Narkoba Polres Simalungun, di bawah kepemimpinan Kapolres AKBP Agus Waluyo SIK. Meski begitu, warga tetap berharap peredaran narkoba menjadi perhatian utama Polres Simalungun.

Pasalnya, banyak lokasi peredaran narkoba belum tersentuh. Seorang warga mengatakan, salah satunya adalah di kawasan Lorong 7 Kecamatan Tapian Dolok.

Pria berinisial OK disebut menjadi ‘penguasa’ peredaran barang haram itu di sana. Sudah menjadi rahasia umum bagi kalangan remaja di sana selama ini, sabu-sabu yang biasa diistilahkan dengan ‘buah’, bisa didapat dengan mudah dari OK.

Bahkan, menurut warga itu, OK secara terang-terangan menjajakan sabu-sabu dagangannya kawasan itu.

“Dia (OK), ini bebas berkeliaran mengedar sabu-sabu di Tapian Dolok. Omsetnya saja bisa mencapai Rp20-30 juta, untuk siang saja, belum sore sampai malam,” sebut warga, kepada Metro24jam.com.

OK disebut-sebut merupakan anggota dari jaringan inisial NS, salah seorang narapidana yang masih mendekam di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas).

“Si NS ini mengendalikan operasi melalui HP dari dalam Lapas,” katanya.

Untuk di kawasan Simalungun, sabu dari dalam Lapas saat ini dikendalikan pria inisial AS yang disebut berada di kamar tahanan di AA6. AS dibantu anggotanya CT dan AM yang ‘menginap’ di kamar Ambarita dan Enggang 5.

“AS ini kaki tangan NS yang pernah mendekam di Lapas Klas IIA Pematang Siantar ini. Sekarang dia masih ditahan di Lapas Tanjung Gusta,” bebernya.

Warga pun berharap agar polisi bisa berkoordinasi dengan BNNK untuk menangkap para bandar narkoba di Simalungun.

“Kalau yang di ‘dalam’ itu tak diberantas, pengedar di luar ini tetap aja berkeliaran,” sebut sumber kepada Metro24jam.com.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK ketika dikonfirmasi melalui Kasat Resnarkoba AKP Adi Haryono mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak Lapas.

“Oke bang. Makasih infonya. Akan kami koordinasikan dengan pihak Lapas,” katanya.

Terkait maraknya peredaran sabu di Kecamatan Tapian Dolok, mantan Kasat Resnarkoba Polres Tanjungbalai itu mengaku sudah mendapat informasi tersebut.

“Sudah dapat info juga kita. Tapi hasil lidik, sesuai nama OK belum dapat info akurat,” sebutnya via WhatsApp, Jum’at (20/11/202) malam.

Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Pematang Siantar, Rudy Fernando Sianturi, hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi terkait dugaan peredaran narkoba di dalam Lapas tersebut.

Ketika dikonfirmasi melalui Humas Daniel Sitindaon, terkait keberadaan ketiga napi yang disebutkan warga, Sabtu (21/11/2020), tidak diperoleh jawaban. (*)

KOMENTAR ANDA
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Pergi Mancing Sama Anak Ayan Kambuh, Pria Ini Ditemukan Tewas di Aliran Sungai Paluh Kemiri

Pergi Mancing Sama Anak Ayan Kambuh, Pria Ini Ditemukan Tewas di Aliran Sungai Paluh Kemiri

Muhammad Soleh Purba (39), warga Dusun II Desa Punden Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang ditemukan tewas mengambang di ...
3 Tahun Kabur ke Bandung Usai Gelapkan Uang Rp515 Juta, Eks Kacab BPR Eka Prasetya Diciduk

3 Tahun Kabur ke Bandung Usai Gelapkan Uang Rp515 Juta, Eks Kacab BPR Eka Prasetya Diciduk

Betty Situmorang alias Betty (41), eks Kepala Cabang (Kacab) PT BPR Eka Prasetya Lubukpakam ditangkap dari kediamannya di Kampung Simpati, RT/RW ...
Didatangi Polisi Lagi Tunggu ‘Pasien’ di Warung, Pengedar Ganja di Kahean Ini Gelagapan

Didatangi Polisi Lagi Tunggu ‘Pasien’ di Warung, Pengedar Ganja di Kahean Ini Gelagapan

Santai menunggu 'pasien' atau pembeli ganja di sebuah warung tak jauh dari kediamannya, di Jalan Merbau, Kelurahan Kahean, Siantar Utara, ...
Puluhan Warga Disabilitas & Lansia Terima Bantuan Sembako dari Karang Taruna Aceh Utara

Puluhan Warga Disabilitas & Lansia Terima Bantuan Sembako dari Karang Taruna Aceh Utara

Sebanyak 43 warga disabilitas dan lanjut usia (lansia) di beberapa wilayah Kabupaten Aceh Utara, menerima bantuan sembako, Kamis (03/12/2020) Bantuan ...
Dikenali Karena Coba Pakai ATM Curian, Maling ‘Gaptek’ Ditangkap 2 Jam Usai Beraksi Lagi

Dikenali Karena Coba Pakai ATM Curian, Maling ‘Gaptek’ Ditangkap 2 Jam Usai Beraksi Lagi

Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjungbalai meringkus seorang pelaku pencurian, Rabu (2/11/2020) sekira pukul 06.00 Wib. Pria ini ditangkap hanya berselang ...
Disparbud Simalungun Gelar Workshop Bagi Manajer, Pengusaha Hotel dan Restoran

Disparbud Simalungun Gelar Workshop Bagi Manajer, Pengusaha Hotel dan Restoran

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Simalungun menggelar worskshop bagi pengusaha dan manajer hotel maupun pemilik restoran, bertempat di Atsari Hotel, ...
Reklam Sticky Ads
Reklam Inread
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
ReklamStore Scroll