Categories: Metro 24 Jam

Siswa SDN 091470 Sibaganding Dikutip Rp20 Ribu/Bulan, Kepala Sekolah Diduga Langgar Permendikbud 60/2011

Pengutipan biaya sebesar oleh SD Negeri 091470 Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Simalungun terhadap para pelajar menuai kritikan keras dari sejumlah kalangan.

Salah satunya disampaikan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Macan Habonaron. Mereka menuding pihak sekolah telah mengabaikan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 60/2011 tentang Larangan Pungutan Terhadap Pelajar.

“Dengan adanya peningkatan besaran dana BOS untuk tiap peserta didik, khususnya pada Sekolah Dasar (SD), maka pemerintah dengan tegas melarang adanya pungutan biaya pendidikan pada pelajar. Adapun yang mengatur tentang larangan pungutan biaya pendidikan tersebut tertuang dalam permendikbud Nomor 60 Tahun 2011,” kata Ketua LSM Macan Habonaron, Jansen Napitu, saat dimintai tanggapan melalui selulernya, Jum’at (13/11-2020).

Jansen menguraikan, di dalam Permendikbud No 60/2011 tertuang bahwa pendidikan pada sekolah yang diselenggarakan pemerintah dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Sekolah program wajib belajar menjadi tanggung jawab pemerintah sampai terpenuhinya Sekolah Nasional Pendidikan (SNP).

“Sekolah pelaksana program wajib belajar dilarang memungut biaya investasi dan biaya operasi dari peserta didik, orangtua, atau walinya, dan sekolah tidak boleh melakukan pungutan baik dikaitkan dengan persyaratan akademik, penerimaan peserta didik, penilaian hasil belajar, kelulusan, atau untuk kesejahteraan anggota komite sekolah. Karena sekolah sudah ada BOS, dan bila hal itu terjadi, maka oknum Kasek kita sarankan supaya ditindak,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan pengutipan yang dilakukan oleh pihak sekolah termasuk pungli. Oleh karena itu diminta pihak kepolisian mau pun kejaksaan memeriksa oknum kepala sekolah dan komite.

“Terkait kutipan ini, Kadis Pendidikan Simalungun juga jangan tutup mata, karena kegiatan itu sudah melanggar Permendukbud no 60-2011 tentang larangan pengutipan pada siswa,” kata Jansen.

Sebelumnya, seorang sejumlah orangtua siswa mengaku keberatan adanya kutipan di SDN 091470 Sibaganding. Kepala Sekolah Juneti Marpaung membenarkan pengutipan tersebut dengan dalih uang Komite untuk membantu gaji guru honor dan petugas operator. (*)

BACA JUGA:
Di Masa Pandemi Covid-19, Siswa di SDN 091470 Sibaganding Masih Dikutip Biaya Rp20/Bulan

Recent Posts

Ketua Fraksi PAN DPRD Deliserdang: Lelang Jabatan Harus Profesional, Peringkat 1 Harus Jadi Kadis

Ketua Fraksi PAN DPRD, Bayu Sumantri Agung, mengkritik proses Lelang Jabatan Eselon II yang digelar…

2 jam ago

Gegara Dituduh Curi Beras, Ponakan Tikam Bude Pakai Gunting, Warga Jalan Ade Irma Geger!

Warga seputaran Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Martoba, Siantar Utara digegerkan aksi penikaman yang dilakukan…

2 jam ago

Soal Tambang Batu di Siregar Aek Nalas, KPH Balige: Itu APL, Ketua DPRD Toba: Harus Disikapi dengan Bijak

Lokasi penambangan liar galian C batu padas di Huta Holbung, Desa Siregar Aek Nalas, Kecamatan…

2 jam ago

Ditangkap Polisi dan Positif Narkoba, Kades Pulo Tagor Baru Hanya Direhabilitasi

Oknum Kepala Desa Pulo Tagor Baru, Kecamatan Galang, Deliserdang, yang terjerat kasus narkoba akhirnya bisa…

3 jam ago

Duduk-duduk di Kawasan TPU, Pemuda 18 Tahun Tewas Tertimpa Tembok Rubuh

Seorang pemuda tewas lantaran tertimpa tembok rubuh di kawasan TPU, Jalan Medan, Lingkungan I, Kelurahan…

4 jam ago

Digrebek Polisi, Pengedar Sabu Kampung Banjar Tunjuk Temannya

Satuan Reserse Narkoba Polres Pematang Siantar kembali melakukan penggrebekan di Kelurahan (Kampung) Banjar, Siantar Barat,…

5 jam ago