Categories: Metro 24 Jam

‘Pinjam Kreta Kau Kojap!’ Habis Itu Seminggu Tak Nampak, Dirayu Datang, Wak Sahrul Langsung Diborgol

Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi. Begitu ungkapan yang menggambarkan perilaku pria satu ini. Di usianya yang sudah 50 tahun, Sahrul Nizam alias Sahrul, ini masih saja bergerilya merayu para wanita.

Tujuannya hanya satu, memanfaatkan situasi dan menguras harta para wanita kenalannya. Tapi, sepandai-pandai tupai melompat, sesekali akan jatuh ke tanah.

Pria yang beralamat Jalan Dok Kapal Tambatan Bersama, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan, akhirnya kena batunya setelah ia menggelapkan satu unit sepedamotor milik wanita kenalan barunya.

Sahrul yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan akhirnya diringkus polisi, ketika ia balik termakan rayuan wanita kenalannya tersebut.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas Iptu Ahmad Dahlan, Sabtu (7/11/2020) mengatakan, Sahrul ditangkap berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/33/XI/2020/Poldasu/Res. Tg. Balai/ Sek. Utara, tanggal 06 Nopember 2020

“Tersangka melakukan penggelapan satu unit sepedamotor Honda Vario warna merah, nomor polisi, BK 6171 VBA, milik korbannya Helmawati (38), warga Desa Gunung Melayu, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan, Jum’at (30/10/2020) sekira pukul 19.15 Wib,” jelasnya.

Kejadian berawal dari perkenalan Sahrul dengan Helmawati melalui media sosial. Setelah cukup lama bercanda melalui media sosial, Sahrul kemudian mengajak Helmawati bertemu tatap muka.

Pria yang sudah dipanggil ‘uwak’ di kampungnya itu kemudian mengajak Helmawati bertemu di Jalan Letjen Suprapto Lingkungan I, Kelurahan Matahalasan, Kecamatan Tanjungbalai Utara, tepatnya di depan salah satu warung penjual nasi.

Bak gayung bersambut, ajakan itu pun diterima Helmawati. Bersama teman sekampungnya, Nurlela Manurung (48), berdua mereka mendatangi tempat yang disebutkan Sahrul.

Sesampainya di sana, setelah bercerita sejenak, Sahrul pun meminjam sepedamotor Helmawati dengan alasan hendak mengambil jaket di kos-kosannya di Desa Sei Apung Jaya, Kecamatan Tanjungbalai, yang memang tidak terlalu jauh dari lokasi pertemuan mereka.

“Pinjam kreta (motor) kau kojap (sebentar), ondak (mau) mengambil jeket aku ke rumah, dingin ini ha,” kata Sahrul ketika itu.

Percaya dengan ucapan Sahrul, Helmawati pun menyerahkan kunci kontak sepedamotor Honda Vario, BK 6171 VBA, miliknya. Namun setelah berjam-jam ditunggu, batang hidung Sahrul tak kunjung kelihatan.

Dengan perasaan lemas, Helmawati pun sadar telah ditipu. Bersama temannya, ia kemudian membuat pengaduan ke Polsek Tanjungbalai Utara.

Selanjutnya, pada hari Jum’at (6/11/2020), sekira pukul 09.00 Wib, personel Unit Reskrim Polsek Tanjungbalai Utara mengajak Helmawati mencari keberadaan Sahrul.

Setelah beberapa kali dihubungi melalui nomor selulernya, Sahrul tiba-tiba menjawab.

“Jadi, korban berpura-pura memaafkan tersangka yang telah satu minggu melarikan sepedamotornya dan mengajaknya bertemu di salah satu warung dekat Simpang Tugu Jembatan Titi Silau, Tanjungbalai,” kata Ahmad Dahlan.

Rayuan Helmawati ternyata cukup jitu, Sahrul akhirnya bersedia bertemu di tempat yang disebutkan.

“Saat tersangka tiba di lokasi yang ditentukan sekira pukul 13.00 Wib, Kanit Reskrim Polsek Tanjungbalai Utara Ipda L Simatupang bersama anggotanya langsung melakukan penangkapan,” jelas Ahmad Dahlan.

Kepada polisi, Sahrul mengakui seluruh perbuatannya menipu Helmawati.

“Tersangka mengaku telah menjual sepedamotor milik korban di daerah Kubu Provinsi Riau seharga Rp2.000.000, dan uang hasil penjualannya telah habis difoya-foyakan,” jelasnya.

Dari tangan Sahrul, polisi menyita tas sandang merk Polo King dan dompet merk Levi’s warna coklat, KTP, Kartu Indonesia Sehat dan kartu ATM atas nama Helma Wati, HP merk Nokia warna hitam, sebagai barang bukti.

Selanjutnya, pria itu langsung diboyong ke Mapolsek Tanjungbalai Utara untuk penyelidikan dan penyidikan. “Korban mengalami kerugian Rp21.000.000,” pungkasnya. (*)

Recent Posts

Tak Terima Jenazah Harus Dimakamkan Secara Covid-19, Keluarga Duka di Siantar Pajang Poster Ini

Jalan Ade Irma Suryani Nasution Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Siantar Utara Kota Pematangsiantar, Selasa (20/4/2021)…

10 jam ago

Ribuan Ikan Mati Mendadak di Pantai Batubara, Diduga Keracunan Limbah

Puluhan ribu ikan ditemukan mati terkapar di Pantai Kuala Indah, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara,…

11 jam ago

Mega Pro Kontra Vixion di Jalan Sangnaualuh, Pensiunan PNS Patah Kaki

Seorang laki-laki lanjut usia terkapar dengan darah berceceran, setelah mengalami kecelakaan di Jalan Sangnaualuh, Kelurahan…

14 jam ago

BBPSU Gelar Kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Pematang Siantar

Balai Bahasa Provinsi Sumatra Utara (BBPSU) menggelar kegiatan Penguatan Kebahasaan Bagi Penegak Hukum di Kota…

15 jam ago

Anggota DPRD Sumut Minta Polda Selidiki Dalang Galian C Ilegal di Aek Nalas Siregar

Anggota DPRD Sumatera Utara Viktor Silaen, meminta pihak Polda Sumatera Utara agar secepatnya mengungkap dalang…

1 hari ago

Mortir Temuan Warga di Hatonduhan Diledakkan, Kapolsek: 5 Kali Lebih Dahsyat dari Sebelumnya

Tim Gegana Brimob Polda Sumatra Utara meledakan mortir temuan warga di Huta VIII Buntu Uluan…

1 hari ago