Categories: Metro 24 Jam

BNNK dan Polisi Diminta Lebih ‘Ganas’ Berantas Peredaran Narkotika di Simalungun

Peredaran narkotika di Kabupaten Simalungun saat ini semakin memprihatinkan. Narkoba dan zat adiktif kini dengan mudah didapatkan di seluruh lapisan masyarakat, bahkah remaja dan anak-anak. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) maupun Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun diminta untuk lebih ‘ganas’ melalukan pemberantasan dan pengungkapan di tengah Adaptasi Kebiasan Baru pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan Ruslan Purba selaku orangtua serta Penasehat Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPC) Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat), Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun.

Mantan anggota DPRD Simalungun ini juga mengutarakan keprihatinannya terhadap sistem penegakan hukum yang belum mampu menimbulkan efek jera bagi para pengedar narkoba.

Ia menyesalkan alasan kekurangan personel dan minimnya anggaran operasional sebagai dalih sulitnya pemberantasan peredaran narkoba.

Kondisi tersebut akhirnya dimanfaatkan para komplota sindikat pengedar untuk masuk ke seluruh lapisan masyarakat, bahkan hingga ke desa-desa.

“Tidak main-main, jaringan pemain lama mayoritas masih mendominasi peredaran gelap narkoba ini. Kemudian seringnya tersangka pengedar yang  tertangkap, berubah dari bandar menjadi hanya sebatas pengguna. Inilah indikasi sulitnya upaya pemberantasan sindikat peredaran narkoba,” katanya.

Salah satu kasus yang dinilai Ruslan plin-plan adalah tertangkapnya pengedar sabu-sabu oleh personel Polsek Bosar Maligag beberapa waktu lalu.

“Waktu dirilis Polsek, barang bukti ditemukan 8 paket sabu dan uang Rp1.700.000, serta kertas bertuliskan angka diduga Togel. Setelah sampai di Polres, barang bukti berubah, hanya 1 klip sabu, mancis dan bong. Setelah kita protes, tiba-tiba berubah lagi ke bukti awal,” katanya.

Hal serupa diduga sudah sering terjadi. Fenomena itu dinilai sebagai ketidakseriusan BNNK Simalungun dan kepolisian dalam pemberantasan peredaran narkoba.

“Kebanyakan pengungkapan di lapangan masih sebatas penangkapan para pengguna, belum menyentuh bandar besarnya. Kami minta BNNK dan Satuan Narkoba Polres Simalungun, tetap serius memberantas peredaran narkoba meski di tengah Adaptasi Kebiasan Baru ini,” ujarnya.

Ruslan menegaskan, Granat DPC Simalungun siap mendukung dan memberi semangat kepada BNNK dan kepolisian dalam memberantas peredaraan narkotika.

“Kita tetap dukung dan mengapresiasi kinerja BNNK dan kepolisian dalam pemberantasan peredaran narkoba, dengan penindakan, maupun sosialisasi kepada masyarakat maupun sekolah-sekolah,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan seorang warga Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar. Warga yang minta namanya tidak ditulis tersebut mengatakan, salah satu pengedar narkoba berinisial SP alias Sontol masih bebas menjalankan bisnisnya di seputaran pekuburan Tionghoa di Kelurahan Aman Sari, Dolok Batu Nanggar, yang hanya berjarak beberapa meter dari Mapolsek Serbelawan.

Bapak dua anak ini mengaku sangat khawatir dengan peredaran narkoba yang dinilai sudah mencapai titik kritis. “Ini bahanyanya sudah melebihi virus corona,” kata dia.

Narkoba, menurut dia, pertama kali akan berdampak pada pemakai dan selanjutnya pada keluarga serta orang lain.

Strategi penindakan tegas, sosialisasi, antisipasi dan pencegahan terpadu oleh BNNK dan Satuan Narkoba Polres Simalungun yang saat ini di bawah kepimimpinan AKP Adi Haryono, serta Kapolsek Serbelawan Iptu Abdullah Yunus Siregar, diharap memberikan solusi yang tepat dalam memerangi narkoba sejak dini.

Lebih lanjut dikatakan pendidik di salah satu sekolah di Kecamatan Dolok Batu Nanggar ini, semua stakehoder, harus ikut bertanggungjawab pada peredaran narkoba yang menjadi ancaman serius bagi generasi muda penerus bangsa.

Sementara itu, salah seorang warga di Kecamatan Ujung Padang, mengaku sempat merasa lega setelah Satuan Narkoba Polres Simalungun meringkus RS (41)–warga Huta IV Kampung Petani, Nagori Hutaparik–Kamis (22/10/2020) siang.

Tak lama jeda dari waktu penangkapan pria itu, kaki tangan RS seperti IPN alias Agen (30) dan JLT alias Bardos (36), warga Lingkungan II, Kelurahan Ujung Padang, masih saja bergerilya mengedarkan narkoba di sana.

Warga setempat sempat merasa lega, karena penangkapan RS diharap akan menbuat anak-anak mereka sedikit terbebas dari pengaruh peredaran narkoba. Namun, perasaan senang warga ternyata tidak berkepanjangan. Pasalnya kembali beredar kabar, bahwa RS sudah sudah terlihat di kampungnya.

Selain itu, sejumlah nama-nama lain seperti Enjoy di Huta V Kampung Petani Nagori Hutaparik dan seorang pecatan aparat penegak hukum di Dusun 2 Desa Sukarami, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara, masih leluasa menjalankan bisnis haram RS (41).

Bandar sabu-sabu lainnya disebut berinisial WRD. Pria ini menjalankan bisnis haramnya menjual sabu-sabu di Nagori Aek Ger-ger Sidodadi.

Warga dan tokoh pemuda Kecamatan Ujung Padang berharap kepada Polres Simalungun untuk menindaklanjuti informasi ini dengan harapan terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan tenteram.

“Keberadaan si RS selama ini memang sudah sangat meresahkan kami. Jadi kami minta polisi menjalankan proses hukum terhadap dia sesuai dengan UU yang berlaku. Jagan dibiarkan berkeliaran atau dilepaskan,” kata warga.

Terpisah, Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK ketika dikonfirmasi melalui Kasat Resnarkoba AKP Adi Haryono mengatakan pihak sudah pernah melakukan penggrebekan di kediaman SP alias Sontol di Serbelawan.

“Sekitar sebulan yang lalu, sudah digrebek anggota rumahnya didampingi gamot. Tapi masih belum ditemukan barang bukti (BB). Kemudian terhadap Rizal alias Gandos, sudah kita tahan dan proses penyidikan, lanjut pemberkasan untuk kirim ke jaksa,” jelas Adi Haryono lewat pesan WhatsApp Kamis (29/10/2020) sore.

Sementara itu, Kepala BNNK Simalungun Kompol Suhana Sinaga ketika diminta tanggapak terkait langkah-langkah maupun tindakan pihaknya dalam pemberantasan narkoba saat ini, meminta Metro24jam.com untuk datang ke kantor.

“Datang aja ke kantor kalau mau minta info,” jawabnya singkat via WhatsApp. (*)

Recent Posts

Tak Tahan Pisah Ranjang, Pria Ini Tikami Istri Lantaran Tolak Ajakan Rujuk

Suasana di Jalan Stella Raya, Kelurahan Simpang Selayang, Medan Tuntungan, mendadak heboh, Sabtu (17/04/2021) sore,…

15 jam ago

Sat Reskrim Polres Toba dan Dinas Kehutanan Galian C Ilegal di Siregar Aek Nalas

Personel Satuan Reserse Kriminal Polres Toba didampingi dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara memeriksa lokasi penambangan…

15 jam ago

Lagi Cas HP, Tabung Gas Diduga Bocor, Kios di Jalan Perjuangan Meledak, Pemilik Dilarikan ke RS

Satu ledakan hebat, Jum'at (16/4/2021) sekira pukul 23.00 Wib, sontak membuat warga sekitar Jalan Perjuangan…

2 hari ago

Judi Dadu Putar di Dusun Batu Karang Kembali Buka, Bulan Ramadhan Makin Meriah

Pihak kepolisian bersama Forkopimda sedang gencar-gencarnya melakukan razia terhadap kegiatan yang dinilai tidak ada kaitan…

2 hari ago

Berawal dari Penangkapan di Sei Semayang, Reskrim Polsek Patumbak Ringkus Kurir Ganja dari Medan dan Madina

Personel Unit Reskrim Polsek Patumbak, meringkus 3 kurir ganja Jum'at (09/04/2021) lalu. Dari penangkapan tersebut,…

2 hari ago

Prosesi Lelang Jabatan Pemkab Deliserdang Selesai, Pansel Akan Kirim 3 Nama

Prosesi dan tahapan Seleksi Lelang Jabatan Eselon II Pemkab Deliserdang segera tuntas hari ini, Sabtu…

2 hari ago