Categories: Metro 24 Jam

4 Anggota Jaringan Narkoba Internasional Asal Aceh Utara Ditangkap, 6 Kg Sabu Disita

Tim Unit Reskrim Polsek Patumbak berhasil meringkus empat anggota jaringan narkotika sabu-sabu Internasional dari lokasi berbeda, Kamis (22/10/2020) pagi kemarin. Dari keempat tersangka, polisi menyita barang bukti sabu-sabu seberat 5,980 gram.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko SIK MSi menjelaskan, keempat tersangka adalah MZ alias Nazar (34), MR alias Riki (25)–keduanya warga Desa Rambung Dalam dan Desa Lhokibo, Kecamatan Baktia, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.

Dua tersangka lainnya adalah J alias Jas (34) dan Z alias Din (41)–keduanya warga Desa Batu 12, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara.

“Keempat tersangka diamankan dari dua lokasi berbeda, yakni di simpang lampu merah Jalan Ringroad, Kota Medan dan SPBU Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara,” kata Kombes Riko didampingi Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fahreza SIK MH dan Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba di Mapolsek Patumbak, Selasa (27/10/2020) siang.

Penangkapan keempat tersangka berawal dari informasi yang diterima personel Polsek Patumbak, bahwa ada transaksi/pengiriman paket yang diduga berisi sabu-sabu akan melintas di Kota Medan dengan tujuan Provinsi Jambi.

Kemudian, personel Unit Reskrim Polsek Patumbak dipimpin Kapolsek Arfin Fahreza didampingi Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba serta Panit I Reskrim Ipda M Yusuf Dabutar SH langsung melakukan penyelidikan.

“Selain keempat tersangka, kita juga mengamankan barang bukti berupa dua unit mobil, yakni Avanza warna silver plat BK 1401 AU dan Nissan warna hitam plat BK 1654 ID,” katanya.

Dari pengungkapan itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa tas ransel warna hitam dan tujuh unit ponsel berbagai merek.

Keempat tersangka mengaku sudah empat kali beraksi membawa sabu-sabu yang semuanya diedarkan di Provinsi Jambi dan Kota Palembang, Provinsi Sumatera Sumatera Selatan.

“Setiap tersangka mengaku mendapatkan upah senilai Rp30 juta per kilogramnya. Jadi sekali lagi saya tegaskan bahwa keempat tersangka tersebut adalah jaringan narkotika Internasional,” tegas Kombes Riko.

Saat ini, keempat tersangka sudah ditahan di Mapolsek Patumbak, menunggu berkasnya dilimpahkan ke kejaksaan guna menjalani hukuman mereka.

“Atas perbuatannya, keempat tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati,” pungkas Kapolrestabes Medan. (*)

Recent Posts

Berhasil Curi Honda Supra, 2 Pria Ini Lebaran di Sel Polisi Plus Masing-masing Sebutir Peluru

Dua orang pria terpaksa dilumpuhkan tekab Polsek Medan Baru. Pasalnya, kedua sohib itu nekat melawan…

8 jam ago

Benda Mirip Mortir Ditemukan di Hatonduhan

Huta VIII, Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun mendadak ramai, Selasa (13/4/2021) sekira pukul…

9 jam ago

Polisi Jaga Ketat Pencairan Dana UMKM di Pematang Siantar

Personel Sat Sabhara Polres Pematang Siantar, melakukan penjagaan dan pengawasan ketat pencairan dana Usaha Menengah…

9 jam ago

Kades Pulo Tagor Baru Ditangkap Kasus Sabu, Sekdes dan Bandahara Desa Datang Menjenguk

Sat Resnarkoba Polresta Deliserdang menangkap Kepala Desa Pulo Tagor Baru, Kecamatan Galang, Salimuddin dari kediamannya,…

13 jam ago

Panglong Kayu Marzul di Desa Bakaran Batu Ludes Dilahap Api, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Panglong pembuatan kusen dan pintu milik Marzul Efendi (39), di Gang Setia Budi Ujung, Dusun…

17 jam ago

5 Ruko di Jalan Rahmadsyah Terbakar, Seorang Wanita Lansia Tewas Terpanggang

Api melahap 5 unit ruko di Jalan Rahmadsyah, Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Rabu…

18 jam ago