Categories: Metro 24 Jam

Kematian PNS PUPR Deliserdang Masih Tanda Tanya, Mufida: Berdiri Aja Anak Ku Tak Mampu!

Kasus Kematian Harmaini alias Armen (49) yang diduga gantung diri masih menyisakan tanda tanya bagi pihak keluarga. Mufida ibunda almarhum Harmaini merasa banyak kejanggalan atas kematian putranya tersebut.

Saat ditemui Metro24jam.com, Selasa (27/10/2020), wanita berusia 77 tahun itu terlihat masih sangat berduka, didampingi dua putranya Alfid Iskandar dan Safri.

Menurut Mufida, kematian putranya Harmaini dirasa sangat tidak wajar. Betapa tidak, hampir 2 bulan lamanya tinggal bersama setelah sang putra sakit akibat kecelakaan, Harmaini selama ini tidak bisa berjalan.

“Berdiri saja anak ku gak bisa, kayak mana dia menggantungkan dirinya. Selama ini aku yang ngurus dia. Kalau jalan, dia mengesot karena tidak bisa berdiri sama sekali,” kata Mufida kepada Metro24jam.com di kediamannya, di Jalan WR Supratman Pasar IV, Kecamatan Lubukpakam.

Mufida juga mengaku heran karena ada tali timba pada saat kejadian itu.

“Di rumah ini tidak ada tali timba. Adapun tali timba di sumur kami di belakang. Anak ku aja gak bisa berdiri nak, kayak mana dia mengikat tali di atas kayu itu,” kenang Mufida sedih.

Setelah kematian putranya Harmaini, Mufida mengaku tak bisa tidur di rumahnya karena trauma.

“Saya tidur di rumah anak saya satu lagi di Gang Sadar Sekip, trauma saya kalau ada tamu. Saya masih berpikir tamu itu adalah tiga OTK yang marahin dan ngancam anak saya itu,” sebut Mufida.

Sementara itu, dari rekaman CCTV milik tetangganya, terlihat salah seorang tiga penagih utang yang mendatangi Harmaini pada saat kejadian.

Pria itu terlihat memakai kaos oblong warna putih, celana pendek serta sepatu sport mengendarai sepedamotor Honda Supra X-125 warna hitam stiker biru.

Mufida pun berharap, pihak kepolisian bisa segera mengungkap kematian anaknya yang dirasa masih penuh kejanggalan itu.

“Semoga anak saya diampuni dosa-dosanya. Kalau misalnya anak saya punya utang, kan bisa dibicarakan baik-baik, jangan di bentak dan diancam sama orang itu. Saya meminta agar kasus ini diungkap segera,” katanya.

Salah seorang pria yang diduga ikut menagih utang kepada Harmaini alias Armen. (ist/metro24jam.com)

Safri, adik kandung Harmaini yang sempat melihat rekaman CCTV tetangganya menduga kuat, sesorang yang mengendarai Honda Supra X125 hitam biru itu adalah salah satu dari orang yang mendatangi abangnya.

“Saya menduga dia orangnya bang, tadi sudah saya kirim rekaman CCTV ini ke kepolisian. Kami meminta polisi menyelidiki kasus kematian abang saya ini,” kata Safri.

Senada dengan Safri, Alfid Iskandar selalu abang kandung Harmaini, juga merasa ada ketidakwajaran soal kematian adiknya itu.

Alfid saat kejadian melihat langsung adiknya tergeletak di lantai dengan tali masih melilit di leher.

“Tidak tergantung adik saya ini. Ada tali tersisa di kayu, adik saya tergeletak di lantai. Saat itu saya mencari perawat atau dokter di sekitar rumah kami, mana tau adik saya bisa tertolong, tapi ternyata tak tertolong lagi. Kemudian tali timba masih terlilit di lehernya. Ada tali di lehernya, saya pun yang bukakan,” katanya.

Sementara itu, Sat Reskrim Polresta Deliserdang masih terus menyelidiki kasus kematian Harmaini.

“Kita masih mendalami korban utang Rp20 juta itu. Orangtuanya tidak tahu dia berutang sama siapa, namun ini kita masih meminta keterangan dari keluarganya terkait ada tiga orang yang tidak kenal itu menagih utang dan kasus ini terus masih dalam penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Kompol Muhammad Firdaus, Sabtu (24/10/2020) lalu. (*)

BACA JUGA:
Ditemukan Tewas Usai 3 Pria Datang ke Rumah, PNS PUPR Deliserdang Diduga Gantung Diri, Keluarga Mengaku Ikhlas

Recent Posts

Tak Tahan Pisah Ranjang, Pria Ini Tikami Istri Lantaran Tolak Ajakan Rujuk

Suasana di Jalan Stella Raya, Kelurahan Simpang Selayang, Medan Tuntungan, mendadak heboh, Sabtu (17/04/2021) sore,…

15 jam ago

Sat Reskrim Polres Toba dan Dinas Kehutanan Galian C Ilegal di Siregar Aek Nalas

Personel Satuan Reserse Kriminal Polres Toba didampingi dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara memeriksa lokasi penambangan…

15 jam ago

Lagi Cas HP, Tabung Gas Diduga Bocor, Kios di Jalan Perjuangan Meledak, Pemilik Dilarikan ke RS

Satu ledakan hebat, Jum'at (16/4/2021) sekira pukul 23.00 Wib, sontak membuat warga sekitar Jalan Perjuangan…

2 hari ago

Judi Dadu Putar di Dusun Batu Karang Kembali Buka, Bulan Ramadhan Makin Meriah

Pihak kepolisian bersama Forkopimda sedang gencar-gencarnya melakukan razia terhadap kegiatan yang dinilai tidak ada kaitan…

2 hari ago

Berawal dari Penangkapan di Sei Semayang, Reskrim Polsek Patumbak Ringkus Kurir Ganja dari Medan dan Madina

Personel Unit Reskrim Polsek Patumbak, meringkus 3 kurir ganja Jum'at (09/04/2021) lalu. Dari penangkapan tersebut,…

2 hari ago

Prosesi Lelang Jabatan Pemkab Deliserdang Selesai, Pansel Akan Kirim 3 Nama

Prosesi dan tahapan Seleksi Lelang Jabatan Eselon II Pemkab Deliserdang segera tuntas hari ini, Sabtu…

2 hari ago