Categories: Metro 24 Jam

6 Jam Tak Ditangani, Jenazah Bayi Pasien Covid-19 di RSUD HAMS Dibawa Keluarga Pulang

Sepasang suami istri di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara membawa pulang jenazah bayi yang dinyatakan terinfeksi Covid-19 dari Rumah Sakit Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS), Kisaran, Selasa (20/10/2020).

Bersama orangtuanya, Mahyudi (28) dan istrinya Ernawati (25), mengaku kecewa karena pihak rumah sakit terkesan tetap menelantarkan jenazah balita mereka berinisial YS, setelah lebih kurang 6 jam dinyatakan meninggal dunia.

Alhasil, pasangan suami istri (Pasutri) warga Jalan Budi Utomo, Kelurahan Siumbut-umbut, Kisaran, Asahan mengambil paksa jenazah bayi berusia 7 bulan itu dari ruang isolasi.

Dengan menumpang mobil yang telah dipersiapkan, Mahyudi dan Ernawati bersama keluarganya langsung membawa pulang jenazah buah hati mereka tersebut ke rumah duka sebelum dikebumikan.

Mahyudi saat ditemui awak media di rumah duka mengatakan, mereka kecewa kepada pihak rumah sakit yang seakan menelantarkan jenazah buah hatinya itu.

“Kecewa bang, lama kali! Gak ada kejelasan dari rumah sakit, kapan pulang nggak tau,” katanya.

Menurut Mahyudi, pihak rumah sakit menyatakan putri mereka itu meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19.

“Covid! Itulah alasan orang itu. Mayat itu mau dibungkus, entah mau diapain, sesuai protokol, itulah,” katanya.

Namun, setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah sang bayi, menurut Mahyudi, tak kunjung diurus oleh pihak rumah sakit.

Melihat itu, Mahyudi dan keluarganya mengaku sanga kecewa sampai akhirnya mereka nekat membawa jenazah sang bayi ke rumah duka.

Masih menurut Mahyudi, bayi mereka tersebut mengalami demam dan diare setelah terjatuh dari tempat tidur 3 hari sebelumnya.

Mereka kemudian membawa bayi tersebut ke rumah sakit untuk mendapat perawatan hingga akhirnya dinyatakan positif Covid-19.

Sementara itu, pihak RSUD HAMS Kisaran melalui Kabid Pelayanan dr Lobiana Nadeak mengatakan, vonis Covid-19 terhadap sang balita sudah sesuai dengan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan dokter spesialis anak, sekaligus penanggung jawab pasien di rumah sakit tersebut.

“Dan itu sudah ditanya sama keluarganya tadi dan sudah diterangkan sama keluarganya, bahwasanya pasien itu, Covid,” sebut dr Lobiana Nadeak kepada awak media.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, pihak rumah sakit langsung melaksanakan prosedur penanganan jenazah balita itu sesuai protokol pasien Covid-19.

Selain itu, dr Lobiana Nadeak juga mengatakan, bahwa pihaknya sudah melaporkan kasus tersebut kepada Gugus Tugas Covid-19 Asahan.

Terkait pengambilan paksa jenazah bayi tersebut oleh keluarganya, dr Lobiana Nadeak mengaku itu sudah di luar tanggung jawab rumah sakit.

“Kita sudah lapor ke Gugus Tugas. Nanti Gugus Tugas yang akan memberitahukan kepada camat dan kelurahan. Nanti, camat yang memanggil pihak kepolisian setempat,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Metro24jam.com, sesuai peraturan yang dikeluarkan pemerintah pada Juli 2020 lalu, jenazah terpapar Covid-19 harus dimakamkan sebelum 1×24 jam.

Sedangkan berdasarkan aturan sebelumnya pada April 2020, jenazah terpapar Covid-19 harus dimakamkan paling lambat 4 jam setelah dinyatakan meninggal dunia.

Kasus pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19, khusus di Asahan adalah untuk yang ke sekian kalinya. (Taufik)

Recent Posts

Ketua Fraksi PAN DPRD Deliserdang: Lelang Jabatan Harus Profesional, Peringkat 1 Harus Jadi Kadis

Ketua Fraksi PAN DPRD, Bayu Sumantri Agung, mengkritik proses Lelang Jabatan Eselon II yang digelar…

1 jam ago

Gegara Dituduh Curi Beras, Ponakan Tikam Bude Pakai Gunting, Warga Jalan Ade Irma Geger!

Warga seputaran Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Martoba, Siantar Utara digegerkan aksi penikaman yang dilakukan…

2 jam ago

Soal Tambang Batu di Siregar Aek Nalas, KPH Balige: Itu APL, Ketua DPRD Toba: Harus Disikapi dengan Bijak

Lokasi penambangan liar galian C batu padas di Huta Holbung, Desa Siregar Aek Nalas, Kecamatan…

2 jam ago

Ditangkap Polisi dan Positif Narkoba, Kades Pulo Tagor Baru Hanya Direhabilitasi

Oknum Kepala Desa Pulo Tagor Baru, Kecamatan Galang, Deliserdang, yang terjerat kasus narkoba akhirnya bisa…

3 jam ago

Duduk-duduk di Kawasan TPU, Pemuda 18 Tahun Tewas Tertimpa Tembok Rubuh

Seorang pemuda tewas lantaran tertimpa tembok rubuh di kawasan TPU, Jalan Medan, Lingkungan I, Kelurahan…

4 jam ago

Digrebek Polisi, Pengedar Sabu Kampung Banjar Tunjuk Temannya

Satuan Reserse Narkoba Polres Pematang Siantar kembali melakukan penggrebekan di Kelurahan (Kampung) Banjar, Siantar Barat,…

4 jam ago