Categories: Metro 24 Jam

Masih Tak Menyangka Kepergian Putrinya, Ibu Kandung MJ Berharap Pelaku Dihukum Mati

Polisi telah meringkus Supriono, pelaku pembunuhan MJ (15), siswi SMK yang dibunuh dan diperkosa di kediamannya, Jalan Tanjung Selamat, Gang Karo-Karo, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Deliserdang, Kamis (15/10/2020) lalu.

Meski begitu, ibu kandung korban Erlina, mengaku masih shock atas kejadian yang menimpa putrinya.

Saat disambangi di kediamannya, Senin (19/10/2020), wanita berusia 41 tahun tersebut masih sangat menyesalkan apa yang telah diperbuat adik iparnya Supriono.

Menurut Erlina, dirinya maupun putrinya itu sehari-harinya tidak pernah bermasalah Supriono. Bahkan dia kerap kali memberikan bantuan uang jika diminta oleh adik iparnya tersebut.

“Nggak nyangka lah. Anak saya itu baik-baik aja kesehariannya. Bahkan anak saya sering jagain anaknya dia,” kata Erlina kepada Metro24jam.com, Senin (19/10/2020).

Erlina pun berharap agar penegak hukum dapat memberikan hukum seberat-beratnya terhadap Supriono. Bahkan, menurut Erlina, warga sekitaran kediaman mereka sangat membenci Supriono atas perbuatan yang telah dilakukannya terhadap keponakannya sendiri.

“Kalau bisa nyawa bayar nyawa. Warga di sini pun palak kali sama dia itu,” ungkapnya.

Ibu dua anak itu pun mengaku dirinya saat ini hanya bisa berdoa untuk anak bungsunya itu. “Cuma berdoa aja lah, mudah-mudahan dia tenang disana,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Erlina pun mengapresiasi kinerja petugas Polsek Sunggal yang dengan cepat berhasil mengungkap kasus tersebut.

“Untuk polisi kami juga beribu-ribu terimakasih sudah dengan cepat bekerja dan menangkap pembunuh anak saya,” tutupnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Budiman Simanjuntak mengatakan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar pra rekonstruksi di tempat kejadian perkara.

“Iya, mungkin dalam minggu ini,” jawabnya singkat.

Sebelumnya diberitakan, MJ (15) siswi kelas 1 SMK ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya di Jalan Tanjung Selamat, Dusun IA, Perumahan Griya, Desa Tanjung Selamat, Kamis (15/10/2020) malam.

Polisi dengan cepat berhasil menangkap Supriono (43), pelaku pembunuhan tersebut, yang tak lain adalah pamannya sendiri.

Dalam pengakuannya, Supriono mengaku tega menghabisi nyawa keponakannya itu karena hendak mencuri barang berharga rumah tersebut. Uang hasil kejahatannya itu, menurut pria bertato tersebut, digunakan untuk membayar hutang.

Namun saat itu, ia tak hanya merampok dan membunuh keponakannya, tapi masih menyempatkan diri untuk memperkosa gadis tersebut sebanyak 2 kali sebelum meninggalkan lokasi. (adi)

BACA JUGA:
Terungkap! Ini Motif Paman Tega Perkosa dan Bunuh Keponakan

Recent Posts

Kades Pulo Tagor Baru Ditangkap Kasus Sabu, Sekdes dan Bandahara Desa Datang Menjenguk

Sat Resnarkoba Polresta Deliserdang menangkap Kepala Desa Pulo Tagor Baru, Kecamatan Galang, Salimuddin dari kediamannya,…

11 menit ago

Panglong Kayu Marzul di Desa Bakaran Batu Ludes Dilahap Api, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Panglong pembuatan kusen dan pintu milik Marzul Efendi (39), di Gang Setia Budi Ujung, Dusun…

4 jam ago

5 Ruko di Jalan Rahmadsyah Terbakar, Seorang Wanita Lansia Tewas Terpanggang

Api melahap 5 unit ruko di Jalan Rahmadsyah, Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Rabu…

5 jam ago

Tak Ada Izin, Penginapan di Desa Patumbak 1 Ini Tetap Beroperasi dan Jadi Tempat Maksiat

Di depan pintu masuknya terpampang nama 'Valentino'. Menurut warga setempat bangunan tersebut merupakan sebuah penginapan…

5 jam ago

Kapolda Sumut, Gubernur dan Pangdam I/BB Pimpin Penataan KJA di Danau Toba

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, memimpin penataan Keramba Jaring Apung (KJA),…

5 jam ago

Jajaran Polres Toba dan Masyarakat Deklarasi Tolak Narkoba

Kapolres AKBP Akala Fikta Jaya didampingi Kasat Resnarkoba AKP Firman Peranginangin dan sejumlah Pejabat Utama…

22 jam ago