Categories: Metro 24 Jam

Terungkap! Ini Motif Paman Tega Perkosa dan Bunuh Keponakan

Pelaku pembunuhan siswi SMK di Jalan Tanjung Selamat, Gang Karo-Karo, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Deliserdang dipaparkan di Mapolrestabes Medan, Jum’at (16/10/2020) sore.

Tersangka adalah paman korban bernama Supriono (43) yang tinggal tak jauh dari kediaman gadis yatim tersebut.

Selain Supriono, polisi juga meringkus pria Suharno (40) dan M Hendrik (27), keduanya warga Jalan Percobaan, Gang Keluarga, Desa Tanjung Selamat.

“Pelaku Supriono ditangkap beberapa jam setelah kejadian di salah satu rumah kosong di Pasar 3 Jalan Setia Budi, Medan Selayang,” ungkap Kapolrestabes Kombes Pol Riko Sunarko kepada wartawan.

Supriono juga ditembak di kaki kanan karena melakukan perlawanan saat mencari barang bukti. Sementara dua rekan Supriono diamankan di kediaman masing-masing.

“Kedua temannya berperan membantu menjual barang bukti handphone hasil curiannya pelaku utama,” sebut Riko.

Dari pengungkapan itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.

“Kita  mengamankan sebuah bantal, celana panjang milik dan sandal jepit milik pelaku, uang tunai Rp150.000 dan 3 unit handphone,” bebernya.

Terlilit Hutang dan Memperkosa Korban

Kapolrestabes Medan menjelaskan, bahwa motif pelaku tega menghabisi nyawa keponakannya karena terlilit hutang.

Awalnya, Supriono sempat meminjam uang kepada ibu MJ, Erlina (41), Rabu (14/10/2020). Oleh Erlina, Supriono diberikan uang Rp 200 ribu dan Supriono pun meninggalkan kakak iparnya itu.

Keesokan harinya, Kamis (15/10/2020) saat Erlina pergi bekerja, Supriono kembali datang ke rumah tersebut dan saat itu MJ sedang seorang diri di rumah.

Di sana, Supriono meminta gadis yatim tersebut untuk menunjukkan tempat penyimpanan uang ibunya. Karena MJ mengaku tak tahu, Supriono bertindak pun beringas.

Pria yang pernah dipenjara terkait kasus curanmor dan penganiayaan itu membekap mulut MJ dengan tangannya lalu mendorong tubuh gadis tersebut ke dalam kamar. Di sana, pria itu mencekik leher MJ hingga remaja tersebut pingsan.

“Saat korban pingsan, pelaku mengikat tangan korban dan menutup mulut korban dengan kain gurita. Setelah itu pelaku memperkosa korban,” ungkap Riko.

Beberapa menit kemudian, MJ sempat sadar dari pingsannya dan coba berteriak meminta tolong.

Ketika itulah, Supriono langsung mencekik leher dan membekap wajah
keponakannya tersebut dengan bantal guling hingga sang gadis tewas.

“Saat itu pelaku kembali menyetubuhi korban dan mengeluarkan spermanya di dalam,” lanjutnya.

Puas melampiaskan birahinya, Supriono kemudian mengambil 3 unit handphone dan satu unit laptop dari rumah tersebut.

Selanjutnya, Supriono meninggalkan lokasi melalui pintu belakang rumah dan menemui dua rekannya untuk menjual satu unit HP membeli sabu-sabu.

“Pelaku kita persangkaan dengan pasal 339 subs 338 subs 365 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman maksimal seumur hidup atau penjara 20 tahun,” pungkasnya.

Sementara Supriono saat ditanya awak media mengaku hanya satu kali menyetubuhi keponakannya itu. Dia juga mengakui bahwa hasil penjualan handphone dipakai untuk membeli narkoba.

“Cuma satu kali saya perkosa pak. Iya, uangnya untuk beli sabu,” tuturnya. (adi)

BACA JUGA:
Pembunuh Siswi SMK Disebut Telah Ditangkap dan Ditembak, Kanit Reskrim: Masih Dikejar

Recent Posts

Panglong Kayu Marzul di Desa Bakaran Batu Ludes Dilahap Api, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Panglong pembuatan kusen dan pintu milik Marzul Efendi (39), di Gang Setia Budi Ujung, Dusun…

4 jam ago

5 Ruko di Jalan Rahmadsyah Terbakar, Seorang Wanita Lansia Tewas Terpanggang

Api melahap 5 unit ruko di Jalan Rahmadsyah, Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Rabu…

5 jam ago

Tak Ada Izin, Penginapan di Desa Patumbak 1 Ini Tetap Beroperasi dan Jadi Tempat Maksiat

Di depan pintu masuknya terpampang nama 'Valentino'. Menurut warga setempat bangunan tersebut merupakan sebuah penginapan…

5 jam ago

Kapolda Sumut, Gubernur dan Pangdam I/BB Pimpin Penataan KJA di Danau Toba

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, memimpin penataan Keramba Jaring Apung (KJA),…

5 jam ago

Jajaran Polres Toba dan Masyarakat Deklarasi Tolak Narkoba

Kapolres AKBP Akala Fikta Jaya didampingi Kasat Resnarkoba AKP Firman Peranginangin dan sejumlah Pejabat Utama…

21 jam ago

Panitia Pembangunan Masjid Al Falah Siantar Harapkan Infaq Dermawan

Masjid Al Falah, Jalan Pane, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematang Siantar saat ini…

22 jam ago