Categories: Metro 24 Jam

Jurtul dan ‘Agen’ Togel Marihat Bandar Diciduk, ‘Big Boss’ RB 55, SN dan RS Masih Eksis

Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungun menangkap 2 tersangka pelaku judi toto gelap (Togel) di wilayah hukum Polsek Perdagangan, Kamis (1/10/2020), sekira pukul 15.45 Wib.

Mereka adalah, Fordes Sianturi (44) sebagai merupakan juru juru tulis alias Jurtul dan Joakim Sinaga (52)–keduanya beralamat warga Nagori Marihat Bandar, Kecamatan Bandar, Simalungun.

Joakim Sinaga, yang merupakan pengepul judi Togel, juga diketahui berstatus residivis dalam kasus serupa.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK melalui Kasubag Humas AKP Lukman Hakim Sembiring menjelaskan, awalnya polisi mendapat informasi dari masyarakat.

“Ada informasi bahwa di warung kopi milik warga marga Siahaan, di Nagori Marihat Bandar sering dijadikan tempat perjudian jenis Togel,” kata Lukman.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas segera bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan Fordes Sianturi yang saat itu sedang menunggu pesanan pemain judi Togel di warung kopi tersebut.

Dari tangan Fordes, polisi menyita 1 unit HP Nokia berisi pesanan tebakan tebakan judi Togel dan uang tunai sebanyak Rp 235.000.

Ketika diinterogasi, Fordes mengaku menyetorkan hasil penjualan judi Togel tersebut kepada tersangka Joakim Sinaga. Polisi segera melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan Joakim di rumahnya.

“Tersangka Joakim ditangkap saat merekap tebakan judi Togel,” jelas Lukman.

Dari rumah tersebut, polisi menyita barang bukti uang tunai Rp16.000, ponsel merk Samsung, HP Polytron berisi pesanan tebakan Togel, 2 lembar kertas bertulisan nomor-nomor tebakan, 1 buku Tafsir Mimpi, 2 buku rekapan Togel, kalkulator dan sejumlah pulpen.

“Saat ini, kedua pelaku tersangka sudah diamankan ke Mapolres Simalungun untuk diproses lebih lanjut,” kata pungkasnya.

‘Big Boss’ Togel Masih Bebas Beroperasi

Menanggapi penangkapan tersebut, sejumlah warga Simalungun mengaku mengapresiasi kinerja Polres Simalungun. Namun mereka berharap, dengan banyaknya warga yang terlibat perjudian, hal ini harus menjadi perhatian pemerintah serta kepolisian.

“Banyak orang yang berjudi ini mengaku melakukan karena keadaan ekonomi mereka terpuruk, daya beli hasil kebun dan pertanian menurun drastis di pasaran. Padahal tanpa disadari, mereka yang rata-rata petani dan pekerja kebun itu, sudah tertipu dengan iming-iming hadiah berlipat ganda,” kata N Sinurat, seorang warga Tanah Jawa.

Ia menjelaskan, sudah menjadi rahasia umum bagi warga, selama ini para bandar judi memanfaatkan teknologi dalam operasi mereka, mulai dari SMS, media sosial, hingga situs perjudian.

“Makanya harus ada pembelajaran dari pihak-pihak terkait. Semua pihak mempunyai andil penting dan kesadaran bersama untuk membasmi praktik judi di Simalungun. Karena hanya dengan begitu, Simalungun ini bisa bebas dari perjudian,” tandasnya.

Sementara itu, seorang sumber mengatakan, praktik judi Togel di Simalungun dalam masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) diduga telah berlangsung rapi dan terorganisir.

“Omset para bandar di Simalungun bisa mencapai ratusan juta rupiah, mulai putaran siang hingga malam,” katanya.

Ia menjelaskan, omset tersebut selama ini diraup bandar Togel berinisial RJ–yang sebelumnya mendominasi di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan– yang menjadi cukong Togel dengan Kode 55.

Untuk operasi di Sumalungun, peredaran judi Togel RJ ini dikelola oknum berinisial SN, SM serta RS. Selain itu, masin ada bandar lainnya inisial AN, yang menjadi bandar Togel dengan kode ‘Ora Urus’.

“Untuk omset setengah wilayah Kabupaten Simalungun ini, bisa mencapai Rp400 juta dalam semalam,” sebut sumber tersebut.

“Yang paling besar bandar Guli 55, satu malam bisa Rp150 juta-Rp 200 juta. Kalau koordinator dari Guli 55 ini untuk wilayah Kecamatan Hatonduhan inisialnya CS, LM dan marga TP.

Sedangkan untuk kawasan Tanah Jawa, koodinatornya disebut berinisial NS.
“Di Kecamatan Huta Bayu ada si DS, DS, BS dan IM. Lalu untuk Kecamatan Jawamaraja Bahjambi, marga PG dan seorang warga berinisial SO,” katanya.

Omset mereka diperkirakan mencapai Rp 200 juta sekali putaran itu, dimotori bandar lokal berinisial SN selaku big bos, serta RP dan RS.

“Kalau si RS ini berdomisili di kawasan Siantar Silatasari, Kota Pematang Siantar. Omzetnya lebih kurang mencapai Rp 40 juta per hari. Sisanya bandar-bandar yang tidak menginduk sama bandar-bandar itu (Guli 55 dan SN, SM dan ‘Ora Urus’),” terangnya.

Selain itu, untuk kawasan Serbelawan, Dolok Batu Nanggar masih ada bandar lainnya, berinisial PTR.

“Dia ini masih bebas aja berkeliaran di Serbelawan, omsetnya mencapai Rp 15-20 juta hingga putaran malam,” sebut warga lainnya kepada Metro24jam.com.

Aktivitas judi togel di sejumlah kawasan di Simalungun, disebut berjalan secara terang-terangan. Para pemain judi selalu terlihat meramal nomor hampir di sembarang tempat, baik itu di warung kopi maupun warung tuak.

“Di depan rumah, samping rumah, warung tuak, kopi ada semua. Tiap sore dan pagi, selalu saja ada yang menanyakan, ‘Berapa angka yang keluar?’,” tuturnya.

Sementara itu, warga lainya mendesak agar polisi fokus pada tujuan besar yakni penangkapan terhadap bandar untuk menghentikan praktik judi Togel di Simalungun.

“Jangan hanya ribut di asap namun tak dicari apinya. Artinya, jangan cuma sibuk menangkapi Jurtul, tapi bandarnya bebas-bebas saja beroperasi,” tegasnya. (age)

Recent Posts

Berhasil Curi Honda Supra, 2 Pria Ini Lebaran di Sel Polisi Plus Masing-masing Sebutir Peluru

Dua orang pria terpaksa dilumpuhkan tekab Polsek Medan Baru. Pasalnya, kedua sohib itu nekat melawan…

8 jam ago

Benda Mirip Mortir Ditemukan di Hatonduhan

Huta VIII, Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun mendadak ramai, Selasa (13/4/2021) sekira pukul…

9 jam ago

Polisi Jaga Ketat Pencairan Dana UMKM di Pematang Siantar

Personel Sat Sabhara Polres Pematang Siantar, melakukan penjagaan dan pengawasan ketat pencairan dana Usaha Menengah…

9 jam ago

Kades Pulo Tagor Baru Ditangkap Kasus Sabu, Sekdes dan Bandahara Desa Datang Menjenguk

Sat Resnarkoba Polresta Deliserdang menangkap Kepala Desa Pulo Tagor Baru, Kecamatan Galang, Salimuddin dari kediamannya,…

13 jam ago

Panglong Kayu Marzul di Desa Bakaran Batu Ludes Dilahap Api, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Panglong pembuatan kusen dan pintu milik Marzul Efendi (39), di Gang Setia Budi Ujung, Dusun…

18 jam ago

5 Ruko di Jalan Rahmadsyah Terbakar, Seorang Wanita Lansia Tewas Terpanggang

Api melahap 5 unit ruko di Jalan Rahmadsyah, Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Rabu…

18 jam ago