Categories: Metro 24 Jam

Ditemukan Sekarat, Wanita Ini Tewas Tak Lama Setelah Diperiksa Petugas Puskesmas

Seorang wanita ditemukan dalam kondisi sekarat di kediamannya, Dusun V, Kelurahan Delitua Timur, Kecamatan Delitua, Senin (28/9/20/2020) sekira pukul 13.00 Wib.

Temuan wanita sekarat yang belakangan diketahui berinisial LY (48) itu pun membuat warga setempat sempat heboh.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan warga kepada kepala lingkungan dan pihak kecamatan yang kemudian diteruskan ke Polsek Delitua.

Bersama beberapa petugas medis dari Puskesmas Delitua, polisi kemudian masuk ke rumah tersebut dan memeriksa kondisi LY disaksikan Camat Delitua Wakil Karokaro dan Lurah Delitua Timur, M Fadly Fadillah.

Tak lama berselang, petugas Puskemas Delitua keluar dari rumah dan menyaatakan korban telah meninggal dunia.

Camat Wakil Karokaro saat dikonfirmasi di lokasi menagtakan, ketika diperiksa petugas medis, wanita tersebut masih dalam kondisi bernyawa.

“Tadi masih ada nadinya waktu diperiksa pegawai Puskesmas, tapi memang sudah kritis. Se per berapa…[denyut nadi-red]? Lupa pula saya tadi,” kata Camat Wakil Karokaro di lokasi.

Hal itu diamini Lurah Delitua Timur M Fadly Fadillah. “Tadi mau ditensi, mau diperiksa denyutnya gak dapat lagi, tapi masih hidup. Beberapa menit kemudian meninggal,” sebut Lurah Fadly.

Tak lama berselang, Tim Inafis Polrestbes Medan tiba di lokasi dan membawa jenazah wanita itu ke RS Bhayangkara Polda Sumut di Jalan Wahid Hasyim, Medan.

Beberapa warga setempat kemudian menyesalkan tindakan petugas Puskesmas Delitua yang tidak segera membawa korban ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Petugas Puskesmas juga langsung pergi, diduga karena khawatir korban sudah terpapar Covid-19.

“Tadi memang di sini pegawai Puskesmas. Setelah korban meninggal, mereka pergi. Takut mungkin orang itu yang meninggal ini kena Covid,” sebut seorang warga di lokasi.

Terpisah, Kepala Puskesmas Delitua, dr Riauti Sinurat saat dikonfirmasi menafikan petugasnya pergi dari karena khawatir korban terpapar Covid-19.

“Bukan tidak mau [membawa] pak, tapi [mobil] Puskesmas Keliling kami lagi tidak di tempat, lagi ke Lubukpakam. Kami suruh bawa ke Puskesmas, tapi tidak ada keluarga yang tanggung jawab,” kata Delitua, dr Riauti melalui pesan WhatsApp.

Meski begitu, Riauti tak menampik bahwa petugasnya langsung pulang begitu mengetahui LY telah meninggal dunia. “Tapi setelah selesai semua, pegawai pulang,” jelasnya.

“Tanya Kepling ya pak, jangan hanya buat cerita yang gak benar. Mereka pergi juga setahu camat,” pungkasnya. (Sam)

Recent Posts

Panglong Kayu Marzul di Desa Bakaran Batu Ludes Dilahap Api, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Panglong pembuatan kusen dan pintu milik Marzul Efendi (39), di Gang Setia Budi Ujung, Dusun…

3 jam ago

5 Ruko di Jalan Rahmadsyah Terbakar, Seorang Wanita Lansia Tewas Terpanggang

Api melahap 5 unit ruko di Jalan Rahmadsyah, Kota Matsum I, Kecamatan Medan Area, Rabu…

3 jam ago

Tak Ada Izin, Penginapan di Desa Patumbak 1 Ini Tetap Beroperasi dan Jadi Tempat Maksiat

Di depan pintu masuknya terpampang nama 'Valentino'. Menurut warga setempat bangunan tersebut merupakan sebuah penginapan…

3 jam ago

Kapolda Sumut, Gubernur dan Pangdam I/BB Pimpin Penataan KJA di Danau Toba

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, memimpin penataan Keramba Jaring Apung (KJA),…

4 jam ago

Jajaran Polres Toba dan Masyarakat Deklarasi Tolak Narkoba

Kapolres AKBP Akala Fikta Jaya didampingi Kasat Resnarkoba AKP Firman Peranginangin dan sejumlah Pejabat Utama…

20 jam ago

Panitia Pembangunan Masjid Al Falah Siantar Harapkan Infaq Dermawan

Masjid Al Falah, Jalan Pane, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematang Siantar saat ini…

20 jam ago