Categories: Metro 24 Jam

Perkosa Bocah 6 Tahun, 2 Remaja di Raya Tongah Ditangkap, Terduga Pelaku Rudapaksa Ponakan Masih Bebas

Dua remaja pria terduga pelaku pemerkosaan terhadap seorang bocah perempuan berusia 6 tahun di Nagori Raya Tongah, Kecamatan Raya, Simalungun, ditangkap polisi, Minggu (13/9/2020) dinihari kemarin.

Personel Unit PPA Sat Reskrim Polres Simalungun, mengamankan abang beradik berinisial JS (19) dan LS (16) dari rumah mereka di Raya Tongah.

Informasi dihimpun, aksi rudapaksa itu dilakukan keduanya, di salah satu ladang kopi di desa mereka dalam waktu berbeda.

Perbuatan itu terungkap setelah orangtua korban melihat putrinya selalu kesakitan. Setelah berulangkali dibujuk bocah 6 tahun itu akhirnya mengakui bahwa ia telah diperkosa tetangganya sendiri.

“Korban awalnya enggan bercerita kasus pencabulan yang dialaminya, karena dia takut, kalau kedua pelaku akan marah,” sebut sumber.

Berdasarkan pengakuan putrinya itu, kedua orangtua sang bocah tersebut kemudian membuat pengaduan ke Mapolres Simalungun.

Sesuai visum et repertum yang diterbitkan RSUD Djasarmen Saragih Kota Pamatang Siantar menyebutkan, bahwa korban mengalami luka akibat benda tumpul pada kemaluannya.

Berdasarkan hasil visum dan pengaduan orangtua korban, personel Sat Reskrim Polres Simalungun kemudian meringkus kedua terduga pelaku di kediamannya, Minggu (13/9/2020), sekira pukul 13.30 Wib.

Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian Candra, ketika dikonfirmasi melalui Kanit PPA, Iptu Salomo Sagala membenarkan adanya kasus dugaan pencabuluan tersebut.

“Kedua terduga pelaku diancam hukuman pidana kurungan 7 tahun penjara,” katanya via pesan Whast App Rabu (16/9/2020) malam.

Sayang, hingga saat ini polisi belum berhasil meringkus seorang terduga pelaku pemerkosaan terhadap siswi SMU di Kecamatan Pamatang Bandar, Simalungun.

Personel Unit Perlindungan Perempuan Anak (UPPA), bekerjasama dengan Unit Jahtanras Satuan Reserse Kriminal Polres Simalungun, masih terus mengejar terduga pelaku berinisial MRJ ini.

Pria yang juga diketahui sebagai pejabat Nagori Purba Ganda, Kecamatan Pamatang Bandar, Simalungun, menghilang sejak perbuatan bejatnya terungkap.

Kasus ini sudah dilaporkan ke UPPA Polres Simalungun, dengan bukti laporan nomor: STPL/7/XI/2018/SU/SIMAL oleh orangtua korban SWI (37), pada 24 November 2018.

WP, diduga telah diperkosa pada satu malam di bulan Mei 2018 lalu. saat itu WP, tinggal serumah dengan MJR, yang merupakan pakciknya sendiri, lantaran kedua orangtua gadis itu tidak mampu membiayai sekolah sang anak.

Saat ini, remaja perempuan itu diketahi telah melahirkan seorang bayi dari perbuatan bejat oleh pamannya tersebut.
(age)

BACA JUGA:
Dilaporkan Memperkosa Keponakan Sendiri Hingga Hamil 7 Bulan, Pria Ini Dicari Polisi!

Recent Posts

Buka di Malam Takbiran, THM ‘ANDA’ Digrebek Kapolres Siantar

Dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan…

34 menit ago

Hujan Deras, Sungai Batu Gaga Meluap, Puluhan Rumah di Parapat Terendam Banjir

Puluhan rumah terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batu Gaga Bangun Dolok, Parapat. Satu di antaranya…

42 menit ago

Mengaku Sering Dapat ‘Bisikan Gaib’, Petani di Desa Ujung Labuhan Gantung Diri di Pohon Coklat

Sempat mengaku sering mendapat 'bisikan gaib', seorang petani di Dusun 1, Desa Ujung Labuhan, Kecamatan…

11 jam ago

Arus Mudik di Jalinsum Aek Natolu Lengang, 21 Pemudik Diputarbalik

Dua hari jelang Idul Fitri 1442 H , arus kendaraan di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya…

1 hari ago

Data PPKM Mikro: Deliserdang Masuk Zona Kuning Covid-19

Berdasarkan data PPKM Mikro di Kabupaten Deliserdang periode 3 Mei s/d 9 Mei 2021, di…

1 hari ago

Warga Tembaan Temukan Mayat Pria Mengambang di Sungai Bah Boluk

Sesosok mayat pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan mengambang di aliran sungai Bah Boluk, Nagori…

1 hari ago