Categories: Metro 24 Jam

Akui Terjadi Penyimpangan Proyek Pipanisasi, Kades Aek Godang Arbaan Bayar Ganti Rugi

Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Humbahas dan Inpektorat Humbahas berhasil menemukan adanya penyimpangan dalam proyek yang menggunakan Dana Desa dan ADD Tahun Anggaran 2017 di Desa Aek Godang Arbaan.

Penyimpangan itu terjadi dalam proyek pembangunan pipanisasi sepanjang 1300 meter di Dusun II, Desa Aek Godang Arbaan, Kecamatan Onan Ganjang dengan pagu anggaran sebesar Rp94.954.830.

Berdasarkan hasil audit Inspektorat Humbahas/APIP terhadap pengelolaan Dana Desa Aek Godang Arbaan TA 2017, ditemukan kerugian negara sebesar Rp17.840.000.

Penyelidikan terhadap kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat desa setempat yang menilai sejumlah proyek desa yang ditangani Kepala Desa Marganti Sibagariang.

Kapolres Humbahas ,AKBP Rudi Hartono SIK, dalam keterangannya melalui Paur Subbag Humas, Bripka Syawal Lolobako, Rabu (16/9/2020), membenarkan adanya kasus tersebut.

“Hasil temuan Inspektorat, kegiatan pembangunan pipanisasi sepanjang 1300 meter di Dusun II, Desa Aek Godang Arbaan, Kecamatan Onan Ganjang, perhitungan volume pekerjaan tidak sesuai dengan kegiatan pembangunan yang telah dilaksanakan,” katanya.

Setelah dilakukan penyelidikan mendalam oleh Polres Humbahas, Kades Marganti Sibagariang akhirnya mengakui kesalahan tersebut dan berjanji akan membayar ganti rugi sesuai perhitungan Inspektorat Humbahas.

Selanjutnya, Selasa (15/9/2020), sekira pukul 12.00 Wib, setelah sebelumnya membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya, Kades Marganti Sibagarian menyetorkan jumlah kerugian Rp17.840.000 tersebut ke rekening Desa Aek Godang Arbaan, dengan didampingi personel Unit Tipidkor Sat Reskrim Polres Humbahas.

“Bahwa jumlah TGR yang dikembalikan ke Desa Aek Godang Arbaan, Kecamatan Onan Ganjang, sebesar Rp 17.840.000, bukan pengembalian dari hasil audit seluru Dana Desa Aek Godang Arbaan yang berjumlah Rp1.137.902.000, melainkan hanya pada kegiatan pembangunanan pipanisasi,” sebutnya.

Kades Marganti Sibagariang telah menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya tersebut serta tidak melakukan tindak pidana lainnya yang dapat menimbulkan kerugian keuangan negara.

“Saat ini kita melengkapi administrasi penghentian penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan Dana Desa Aek Godang Arbaan TA 2017,” pungkasnya. (Hotman)

Recent Posts

Bupati Toba Terbitkan Surat Edaran Larangan Pesta, Objek Wisata Ditutup

Bupati Toba Ir Poltak Sitorus melarang warganya terlibat dalam kerumunan khususnya yang akan melakukan kegiatan…

7 jam ago

Pemkab Simalungun Bantu Korban Longsor dan Banjir di Parapat

Pemerintah Simalungun melalui Dinas Sosial memberikan bantuan 75 paket bahan pangan pokok kepada korban longsor…

10 jam ago

Viral di Mesdos, Seorang Pelaku Pemerasan di Eks Terminal Sukadame Ditangkap, Temannya Buron

Aksi pemerasan di kawasan eks Terminal Sukadame Kota Pematang Siantar viral di media sosial (medsos).…

11 jam ago

Tinjau TPS, PLt Camat Lubukpakam: Kebersihan Harus Diawali dari Desa

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Lubukpakam Drs Syahdin Setia Budi Pane mengimbau seluruh warganya agar peduli…

11 jam ago

Kelilingi Objek Wisata Lurah Tigaraja Imbau Warga Taati Prokes

Kepala Kelurahan Tigaraja, Darmadonni Silalahi SH, mengelilingi lokasi objek wisata di seputar wilayah kerjanya, untuk…

12 jam ago

Gubuk Diduga Lokasi Judi Dadu di Durin Simbelang Dibakar Polisi

Menindaklanjuti keresahan masyarakat akan adanya lokasi judi dadu di Desa Durin Simbelang, personel Polsek Pancurbatu…

13 jam ago