Categories: Metro 24 Jam

Dugaan Korupsi Pengadaan Perahu Kayak, Kejari Tobasa Tetapkan 6 Tersangka, Termasuk Kadis

Kejaksaan Negeri (Kejari) Balige menetapkan 6 orang sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pengadaan perahu kayak oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Toba (dulu Toba Samosir-red) TA 2017.

Hal itu diungkapkan Kajari Balige DR Robinson SH MH saat dikonfirmasi Metro24jam.com, melalui Kasi Intel Gilbeth Sitindaon, Rabu (16/9/2020) sekira pukul 14.00 Wib.

“Terkait perkara tindak pidana korupsi yang lagi ditangani oleh Kejaksaan Toba Samosir, tentang pengadaan peralatan kayak marathon pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Toba Samosir Tahun Anggaran 2017 ini sudah masuk dalam proses penyidikan,” sebut Gilbeth didampingi Kasi Pidsus Richard Sembiring.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan melakukan penyitaan terhadap dokumen dan adanya barang bukti yang sudah kami sita itu 3 unit kayak,” imbuhnya.

Gilbeth menjelaskan, Kejari Balige juga telah menetapkan 6 orang yang selama ini diperiksa sebagai saksi menjadi tersangka, yaitu US selaku PPK dan Kadis Pariwisata Tobasa; SS dan NT selaku Direktur dan Wakil Direktur CV Citra Sopo Utama; AL panitia penerima hasil pekerjaan juga merangkap pengurus barang, ST Ketua PPHP dan HB selaku PPTK.

Lebih lanjut dijelaskan Gilbeth, dalam pemeriksaan dugaan tindak pidana korupsi ini, pihaknya menetapkan tersangka setelah melakukan pemeriksaan saksi.

“Dari hasil pemeriksaan, terjadi kerugian negara yang telah dilakukan perhitungan oleh ahli berjumlah sekitar 300 jutaan rupiah,” katanya.

Para tersangka diduga melanggar Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-undang Tipikor Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Pemberantasan Korupsi.

“Ancaman hukumannya 20 tahun, paling singkat 1 tahun,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pengadaan perahu yang digunakan pada Lomba Perahu Kayak Internasional di Pantai Pasir Putih Lumban Bulbul, Kecamatan Balige menggunakan dana APBD Pemerintah Kabupaten Toba (Toba Samosir-red).
Namun belakangan disinyalir, sebagian besar di antaranya merupakan sumbangan pihak swasta. (Hotman)

Recent Posts

Mengaku Sering Dapat ‘Bisikan Gaib’, Petani di Desa Ujung Labuhan Gantung Diri di Pohon Coklat

Sempat mengaku sering mendapat 'bisikan gaib', seorang petani di Dusun 1, Desa Ujung Labuhan, Kecamatan…

10 jam ago

Arus Mudik di Jalinsum Aek Natolu Lengang, 21 Pemudik Diputarbalik

Dua hari jelang Idul Fitri 1442 H , arus kendaraan di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya…

1 hari ago

Data PPKM Mikro: Deliserdang Masuk Zona Kuning Covid-19

Berdasarkan data PPKM Mikro di Kabupaten Deliserdang periode 3 Mei s/d 9 Mei 2021, di…

1 hari ago

Warga Tembaan Temukan Mayat Pria Mengambang di Sungai Bah Boluk

Sesosok mayat pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan mengambang di aliran sungai Bah Boluk, Nagori…

1 hari ago

Hendak Jual 1,1 Kg Sabu, 2 Pria Asal Aceh Utara Ini Diringkus Polisi di Depan Rumah

Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara, meringkus dua pria pengedar sabu-sabu, Minggu (09/05/2021) dinihari kemarin.…

3 hari ago

Lapas Siborong-borong Ikuti Apel Pagi Serentak Kemenkumham

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Siborong borong, mengikuti apel pagi secara serentak di Kementrian Hukum…

3 hari ago